............
---------------
Di rooftop terlihat dua orang gadis sedang duduk santai sambil mengobrol bersama dengan ditemani beberapa cemilan dan beberapa minuman kaleng untuk menemani mereka disana.
"Kenapa bisa bang Elvan tau lo mantan anggota Glorious?" tanya Alezya pada seseorang yang kini tampak kebingungan sendiri.
"Gua juga nggak tau. Tiba tiba aja bang Elvan datang dan bilang kalau gua harus jauh jauh dari lo," ucap Monika yang juga panik.
Dia tidak tahu bagaimana bisa rahasia lama nya yang sudah ditutup rapat bahkan sempat dia lupakan tiba tiba saja ada yang tahu apalagi orang yang tahu adalah orang yang tidak dekat dengan Monika dan orang itu juga membenci Glorious.
"Lo curiga nggak sama seseorang yang kemungkinan kasih tau rahasia lo ke abang gua?" tanya Alezya penasaran.
"Nggak ada sih. Gua udah putus komunikasi sama mereka semua sejak keluar dari Glorious kecuali lo." Monika juga awal nya putus komunikasi dengan Alezya namun sejak kedua nya kembali bertemu kini mereka menjadi bestai lagi.
"Gua yakin pasti ada orang yang bongkar rahasia lo. Bang Elvan juga nggak kasih tau gua siapa yang kasih tau rahasia lama lo," ucap Alezya kesal dia sangat penasaran dengan orang itu takut nya orang itu juga membongkar rahasia besar nya.
"Jangan jangan ini ulah orang yang benci sama gua?"
"Siapa? Dulu mungkin banyak musuh lo tapi kan lo udah lama pensiun jadi berandalan," saut Alezya bingung.
Monika mengangkat kedua bahu nya tidak tahu juga padahal dia harap tidak ada yang tahu tentang rahasia lama nya karna rahasia lama nya dapat terdapat buruk juga bagi diri nya saat ini. Apalagi satu sekolah ini lebih dominasi anak Wolfein yang saat ini masih terlibat konflik panas dengan Glorious.
"Bang Elvan nggak tahu rahasia lo kan?" tanya Monika.
"Gua harap nggak," jawab Alezya.
"Gua bakal cari tahu siapa yang berani bongkar rahasia lama gua. Berani banget dia cari masalah sama seorang Monika! Gua bakal kasih dia pembalasan yang setimpal!" ujar Monika membara dia sangat murka saat ini.
"Gua bantu doa," saut Alezya yang sebaik nya diam saja.
"Gua nggak bisa bayangin sih kalau rahasia lo diketahui semua orang. Lo pasti dibenci satu sekolah sama keluarga lo. Karna yang gua tahu bang Elvan adalah musuh bebuyutan Glorious juga," ucap Monika membuat Alezya merinding dia tidak ingin musibah kiamat bagi nya itu terjadi.
"Bang Elvan musuhan sama Glorious karena dia kehilangan sahabat nya akibat ulah Glorious. Tapi gua nggak tau maksud dari kehilangan sahabat karena ulah Glorious itu apa? Glorious pernah bunuh orang lagi sebelum nya?" Alezya merasa sangat stress memikirkan semua masalah nya dan semakin lama banyak masalah yang datang menyapa nya.
Monika terdiam mendengar itu. Selama dia masuk ke Glorious dia tidak tahu tentang kasus pembunuhan sebelum kasus pembunuhan baru ini.
"Setahu gua nggak ada deh. Baru kali ini ada kasus pembunuhan di Glorious. Kalau yang gua tau Bang Elvan itu bagian dari Geng motor Viper," ucap Monika sambil sesekali merapikan rambut nya yang berantakan karena tertiup angin.
Byurrrr!!
Uhuk!! Uhuk!!
Hoekk!!
"Pelan pelan curut gua nggak minta air lo kok," tegur Monika sambil memukul punggung Alezya.
Alezya segera kembali minum setelah dia tersedak. Alezya sangat terkejut mendengar kalau Elvan adalah Anggota geng motor Viper. Karena selama ini gadis itu tidak tahu jika Elvan juga anggota geng motor.
"Jangan bilang lo nggak tau Bang Elvan anggota Viper?" Monika tampak sudah menebak nya.
"Gua beneran nggak tau monyet. Pantas saja Bang Elvan benci Glorious!!" panik Alezya baru menyadari hal sepenting ini.
"Lo kemana aja selama ini nyet?? Bisa bisa nya lo nggak tau Bang Elvan anggota Viper???" kaget Monika yang baru tau juga kalau Alezya tidak tahu tentang hal yang dia rasa cukup umum banyak yang tahu tentang Elvan anggota geng Viper.
"Sorry gua sering ketinggalan info. Biasalah gua sibuk sama urusan dunia gua sendiri," saut Alezya melas.
Alezya seketika menghela nafas panjang dia merasa sangat menyesal baru menyadari hal sepenting itu karena setahu dia beberapa tahun lalu saat tawuran melawan Viper dia tidak tahu sama sekali ada Elvan disana.
Dia masih ingat momen itu walau ada beberapa bagian yang dia lupakan karna kejadian sudah cukup lama saat itu Alezya belum menjadi wakil ketua Glorious dia masih menjadi anggota biasa.
"Dulu saat kita tawuran dengan Viper gua nggak tau ada Bang Elvan disana," ucap Alezya yakin dengan penglihatan nya.
"Ada kok dia pakai masker hitam yang berdiri di samping ketua Viper. Btw dari info yang gua dapat sekarang Bang Elvan naik jabatan jadi wakil ketua Viper," ucap Monika kemudian memasukan kacang polong ke dalam mulut nya.
Sementara Alezya dia baru ingat dengan anggota Viper yang berdiri di samping ketua Viper. Dia tidak menduga kalau orang itu adalah Elvan yang saat itu masih remaja.
Wajah nya juga agak berbeda sekarang itu sebabnya Alezya tidak dapat mengetahuinya. Dan yang paling mengejutkan sekarang jabatan Elvan sudah naik menjadi wakil ketua Viper.
"Viper dulu menyerang Glorious karna mereka ingin merebut markas Glorious. Tapi sayangnya mereka gagal karena kalah jumlah saat itu," ujar Alezya yang teringat dengan tawuran dulu bersama dengan Viper.
"Setelah itu Viper tidak pernah muncul lagi menyerang kita."
"Mereka mungkin sudah tidak membutuhkan markas Glorious lagi. Tapi mereka sepertinya sedang mencari sesuatu dari Glorious," ucap Monika menduga duga saja karena dari ucapan Alezya barusan yang mengatakan Elvan benci Glorious karena kehilangan sahabat nya.
"Ada kemungkinan Viper sedang mencari anggota mereka yang hilang. Sahabat yang hilang karena Glorious," timpal Alezya.
"Semakin menarik sekali.." kagum Monika di tutup senyuman tengil nya.
"Siapa lagi yang hilang? Kenapa di sekitar gua jadi banyak orang hilang," heran Alezya.
"Maksud lo apa?"
"Kata Papa. Anak kedua dari keluarga Wijaya hilang 17 tahun lalu. Dan Bang Elvan juga bilang sahabat nya hilang," jelas Alezya dengan wajah lelah letih lesu.
"Ha? Anak keluarga Wijaya hilang? Jadi Bang Elvan punya adik kandung? Kok gua nggak tau sih!!" kaget Monika karena yang dia tahu Elvan adalah anak tunggal keluarga Wijaya dan keluarga Wijaya juga tidak pernah membahas tentang anak mereka yang hilang.
"Dan anak itu katanya Gua."
"HAAAAA?? LAH KO BISA???"
............
---------------
Makasih sudah mampir jangan lupa vote dan komen nya...
Sweet you....
KAMU SEDANG MEMBACA
Glorious [End] ( Sudah Terbit)
Teen Fiction(Sudah Terbit di Teori kata Publishing dan sudah ada di shopee!! Kalian bisa pesan kapan aja ya!). Alezya Violin nama seorang gadis berparas cantik berusia 17 tahun, kerap di sapa Alezya si gadis biang onar dia sangat suka membuat masalah dimanapun...
![Glorious [End] ( Sudah Terbit)](https://img.wattpad.com/cover/342981508-64-k754938.jpg)