......
--------
Sepulang nya Alezya terlihat Vera sudah menunggu nya di mansion dengan tatapan penuh harapan yang membuat Alezya merasa ingin lenyap saja dari dunia ini.
Dia tahu kalau tujuan dari kencan dengan Aksa adalah membuat Alezya dan Aksa saling jatuh cinta namun itu tidak mudah bagi Alezya.
'Gua nggak mau hidup gua tambah beratakan Tuhan. Tolong jangan pernah pertemukan kita lagi, gua cuma ingin hidup tenang setelah semua masalah gua selesai,' batin Alezya memohon dia sudah lelah dengan masalah di kehidupan nya.
Vera yang melihat raut wajah Alezya sangat suram seperti tagihan rentenir akhir bulan langsung menghilangkan ekspresi senang nya.
"Kok sedih gitu? Nggak suka sama Aksa?" tanya Vera.
"Entahlah," jawab Alezya malas.
"Kenapa? Aksa baikan sama kamu?" tanya Vera.
"Iya. Dia sangat baik sampai Alezya nggak mau ketemu dia lagi," jawab Alezya kemudian melangkah pergi dari sana meninggalkan Vera yang terlihat kebingungan.
"Ada apa denganya?" heran Vera.
"Mungkin dia tidak tertarik dengan Aksa," saut Arga yang duduk di samping Vera sambil main game.
"Nggak mungkin. Aksa kan ganteng anak kaya raya baik hati walau agak berandalan dikit, tapi masih ok kok," ujar Vera yakin.
"Heem entahlah perasaan perempuan itu memang sulit dimengerti seperti rumus fisika," jawab Arga.
-------------
Di hari libur Alezya memanfaatkannya untuk menjenguk keadaan Adina di rumah sakit jiwa terlihat keadaan Adina mulai membaik dia tidak seperti pertama kali saat di bawah kesana oleh Alezya.
"Kak Alezya!" panggil Adina yang terlihat sudah mengetahui diri nya.
"Lo baik baik aja disini?" tanya Alezya sambil mengusap pucat kepala Adina.
"Iya kak. Semua suster dan dokter baik sama Adina. Mereka juga sayang sama dede bayi," jawab Adina sambil mengelus perut nya. Adina sudah mulai menerima kehamilan nya.
"Jaga diri mu dan dia baik baik. Jangan sampai kalian berdua terluka," ucap Alezya ramah.
"Terimakasih banyak kak. Berkat kak Alezya. Adina mendapatkan perawatan terbaik disini mereka semua membantu Adina untuk sembuh dan membuat Adina bahagia," ucap Adina senang karena selama ini yang dia rasakan hanyalah kesedihan, penyesalan, kecewa, dan sakit hati.
"Baguslah kerja mereka memang harus baik," ucap Alezya.
"Bisa kita bicara sebentar kak?" tanya Adina.
"Tentu saja," jawab Alezya.
Padahal belum ada sebulan Adina dirawat disana dia sudah terlihat membaik dan sehat. Alezya mengikuti Adina ke teman sebelah rumah sakit disana juga ada beberapa pasien sakit jiwa yang sedang bermain main.
"Kenapa lo ngajak gua kesini?" tanya Alezya.
"Adina mau tanya sesuatu sama Kakak." Adina dan Alezya duduk di kursi taman bersama.
"Tanya apa?"
"Kakak nggak bilang kak Rion kan kalau Adina disini?" tanya Adina serius dia terlihat takut.
"Iya."
"Adina takut kalau sampai kak Rion tahu Adina disini, kak Rion itu jahat dia selalu buat Adina ingat sama kejadian itu. Dia bilang kalau dia pelaku nya tapi Adina yakin bukan dia," ucap Adina memberitahu hal yang dia ingat dan dia ketahui.
"Lon ingat siapa pelaku nya?" tanya Alezya.
"Nggak. Adina nggak mau ingat kejadian itu lagi Adina takut," ucap Adina yang tampak mulai panik.
"Jangan paksakan dirimu untuk mengingat nya. Mulai lah secara perlahan," saran Alezya.
"Kalau Adina sembuh Adina boleh ketemu kak Aditya kan?" tanya Adina yang sangat merindukan satu satu nya anggota keluarga yang dia miliki.
"Iya. Kalian berdua akan bertemu lagi," jawab Alezya santai.
...........
Sepulang dari sana Alezya pergi ke tempat kejadian pembunuhan Galan dan Zio. Disana dia mencoba untuk mencari bukti valid berubah rekaman dari cctv. Namun sepanjang jalan di sekitaran sana tidak ada cctv sama sekali.
"Sial. Sangking sepi nya ini jalan sampai nggak ada cctv yang dipasang. Pasti mereka pikir jalan sepi tidak butuh cctv, padahal jalan sepi adalah tempat paling cocok untuk melakukan kriminal," monolog Alezya sepanjang jalan.
Alezya terus menelusuri jalan sekitaran taman yang dia rasa ada cctv yang menyorot ke jalan tepat kejadian pembunuhan itu namun dia tidak dapat menemukan cctv satu pun. Bahkan disana juga saat ini sangat sepi seperti kuburan.
"Sialan. Pantas saja polisi tidak memberikan bukti rekaman cctv karna mereka sadar tidak ada cctv sama sekali di sini," celoteh Alezya kesal menerima kenyataan pahit saat ini.
"Mungkin seharus nya gua terlahir jadi anak indigo, biar gua bisa komunikasi sama hantu terus gua bisa interogasi mereka," ucap Alezya namun setelah dia ingat lagi kalau dia sangat penakut dia bahkan tidak bisa tidur setelah habis menonton film horor.
Alezya terus mencari di sekitar sana dia seperti orang bodoh yang hanya terus mondar mandir tidak jelas. Namun di saat itu dia melihat sesuatu yang menarik perhatian nya dan betapa terkejutnya dia melihat seseorang datang mengejar dirinya.
"Aaarhhh sialan!! Kenapa dia datang lagi!!" panik Alezya.
Alezya segara kabur dari sana setelah orang pakaian serba hitam itu dagang mengejar nya. Setelah berlari cukup kencang bagai kuda akhirnya dia memutuskan untuk naik ke atas pohon dia yakin dengan naik ke atas pohon dia akan aman dari orang orang aneh yang ingin membunuh diri nya.
'Sialan! Seharus nya malam itu gua lempar dia ke tengah danau!!'
Saat Alezya sudah berada di atas pohon dia dapat melihat dengan jelas orang berpakaian serba hitam dengan topeng aneh yang dia pakai itu tengah berdiri di bawah pohon Alezya.
"Kemana jalang itu?" ucap nya dengan nada kesal.
Detik itu juga Alezya terdiam karena dia mengenali suara siapa itu.
'Suara nya sangat nggak asing di telinga gua. Tapi siapa ya?'
Orang itu segera pergi dari sana meninggalkan Alezya yang masih terdiam di atas pohon. Alezya yakin orang itu adalah orang terdekat nya dan pasti sangat kenal dengan diri nya.
'Siapa dia? Sialan dia pasti tahu banyak tentang gua.'
........
--------
Terimakasih sudah mampir jangan lupa vote dan komen nya maaf kalau ada typo numpang lewat....
KAMU SEDANG MEMBACA
Glorious [End] ( Sudah Terbit)
Teen Fiction(Sudah Terbit di Teori kata Publishing dan sudah ada di shopee!! Kalian bisa pesan kapan aja ya!). Alezya Violin nama seorang gadis berparas cantik berusia 17 tahun, kerap di sapa Alezya si gadis biang onar dia sangat suka membuat masalah dimanapun...
![Glorious [End] ( Sudah Terbit)](https://img.wattpad.com/cover/342981508-64-k754938.jpg)