..........
---------------
"Gua di adopsi keluarga Wijaya dari panti asuhan," timpal Alezya dengan nada serius nya.
Sejujur nya Elvan melarang Alezya mengatakan hal ini kepada siapapun namun dia tidak bisa diam saja jika Aksa bertanya hal itu terus lebih baik dia jawab saja status nya yang hanya anak adopsi dari panti asuhan.
"Bang Elvan ngelarang gua ceritain ini sama siapapun. Jadi tolong tutup mulut lo," ucap Alezya tegas.
"Jadi saat kita bertemu lo masih anak panti asuhan?" tanya Aksa.
"Hooh!" saut Alezya.
"Sorry."
"Gua nggak akan pernah maafin lo," tegas Alezya kesal.
Alezya segara melangkah pergi dari sana meninggalkan Aksa yang masih di sana memandang nya dengan wajah datar. Alezya sangat ingin pindah dari sekolah ini segera namun dia sadar tidak mudah membujuk Vera dan Arga karna sekolah ini punya sahabat mereka yaitu kedua orang tua Aksa.
"Sampai kapan gua disini?"
........
-------------
Saat jam pulang sekolah Alezya segera menemui Monika yang sudah menunggu nya di parkiran. Kedua gadis itu berniat pergi ke suatu tempat untuk memenuhi permintaan seseorang namun setibanya Alezya di parkiran sekolah dia sudah ditunggu oleh Elvan yang tampak memandang nya dingin.
"Bang Elvan," kaget Alezya.
"Lo mau kemana?" tanya Elvan dengan nada dingin.
"Jalan bentar sama Monika," saut Alezya dengan nada santai dia tidak boleh gelagapan nanti dikira bohong.
Disitu terlihat Monika hanya diam saja di samping mobil nya sepertinya ada yang terjadi saat Alezya belum datang.
"Nggak usah pergi sama dia. Lo pulang sama gua," ujar Elvan tegas.
"Tapi bang!"
"Udah lo pulang aja sama abang lo. Lain kali aja kita pergi," sela Monika dengan nada badmood nya.
Alezya pun pulang bersama dengan Elvan. Kedua nya segara masuk ke dalam mobil terlihat di sepanjang jalan kedua nya hanya diam saja. Jujur Alezya merasa kesal karena sudah dilarang pergi dengan Monika padahal dia harus memeriksa keadaan seseorang demi permintaan sahabat nya yang sedang mendekam di penjara.
'Gua pergi nanti malam aja lah.'
"Alezya!" panggil Elvan langsung mengejutkan Alezya dari lamunan nya.
"Iya."
"Lo jangan temenan sama Monika," ucap Elvan mengejutkan Alezya.
"Why?" tanya Alezya penasaran tidak biasa nya Elvan melarang nya berteman.
"Monika mantan anggota Glorious. Bahaya temenan sama dia," jawab Elvan mengejutkan Alezya.
Alezya tidak sangka jika Elvan tau kalau Monika adalah mantan anggota Glorious. Sejak kapan Elvan tahu tentang rahasia Monika padahal Monika pernah bilang ke Alezya jika tidak ada yang tahu dia adalah mantan anggota Glorious kecuali orang terdekat dan kepercayaan nya saja.
'Sial dari mana Bang Elvan tau Monika mantan anggota Glorious?'
Alezya berharap rahasia nya tidak diketahui oleh keluarga baru nya dan teman sekolah nya dia tidak mau semua rusuh karna tau siapa dia sebenar nya di belakang layar sana.
"Tapi kan dia cuma mantan anggota. Kenapa gua nggak boleh temenan sama dia?" tanya Alezya.
"Gua cuma peringati lo aja. Kalau lo tetap mau temenan sama dia itu terserah lo," ucap Elvan dengan nada badmood.
Alezya mengerutkan kening nya kenapa Elvan seperti menyembunyikan sesuatu dari nya. Elvan juga tahu banyak tentang geng motor, Alezya merasa curiga karena dia yakin pasti Elvan juga adalah anggota geng motor tidak mungkin dia berteman dengan geng motor tapi bukan bagian dari anggota.
"Lo mau tau alasan gua benci Glorious?" tanya Elvan tiba tiba.
"Maksud lo?"
"Gua kehilangan seorang sahabat karena Glorious," jawab Elvan kesal.
'Ha?'
...........
---------------
Kini Alezya sedang duduk di bangku taman belakang mansion yang sangat luas. Disana gadis itu tengah asik menikmati pemandangan sambil meneguk segelas jus jeruk yang di buatkan oleh Lilin.
"Alezya!" panggil Arga yang datang menghampiri gadis cantik itu.
"Iya pa!" jawab Alezya kaget karena sedari tadi dia sibuk dalam lamunan nya sampai tidak sadar ada orang yang datang.
"Boleh papa duduk?" tanya Arga.
Alezya membalas dengan anggukan. Sepertinya Arga ingin mengobrol dengan nya terlihat jelas dari raut wajah serius nya.
"Kamu tau tentang kedua orang tua kamu tidak?" tanya Arga serius.
"Nggak pa." sejak bayi Alezya dibuang di samping tong sampah di depan panti asuhan. Dia tidak tahu asal usul dan kedua orang tua nya bahkan pemilik panti saja tidak tahu siapa yang sudah membuang nya.
"Kamu tahu alasan kami adopsi kamu?" tanya Arga.
"Kata Mama buat nambah beban keluarga," jawab Alezya santai di tutup tawa kecil nya.
Arga tersenyum tipis. "Sebenarnya alasan kami karena kamu sangat mirip dengan anak kami yang hilang," ujar Arga mengejutkan Alezya seketika.
"Anak hilang?"
"Sebenar nya Elvan itu punya adik seumuran dengan kamu sekarang. 17 tahun lalu saat bayi kami baru saja lahir ke dunia ini dia hilang dari rumah sakit. Bayi kami tidak sekedar hilang saja dia diculik oleh orang yang menyamar sebagai dokter."
Arga merasa sangat bersalah tidak dapat menjaga bayi manis nya dengan baik. Dia sangat hancur sangat bayi manis nya hilang 17 tahun lalu di culik oleh orang tidak di kenal yang menyamar sebagai dokter di rumah sakit.
"Setelah mencari banyak informasi. Akhir kami menemukan kamu yang sangat mirip seperti bayi kami yang hilang 17 tahun lalu," ucap Arga dengan nada sangat serius.
Alezya yang mendengar itu sangat kaget karena dia yakin dia dibuang oleh kedua orang tua nya bukan karena hilang. Dia juga tidak yakin dia adalah anak kandung keluarga Wijaya yang hilang 17 tahun lalu.
"Papa yakin Alezya adalah anak kandung Papa sama Mama?" tanya Alezya merasa ragu.
Arga mengeluarkan sebuah foto dari dalam saku jas nya. Di dalam foto itu terdapat empat anak berusia sekitar 17 tahunan di antara nya dua laki-laki dan dua perempuan. Yang membuat Alezya terkejut adalah salah satu anak perempuan di foto itu sangat mirip dengan diri nya.
"Ini Mama kamu." Arga menunjuk ke arah seorang gadis yang sangat mirip dengan Alezya di foto jadul itu.
"Nggak mungkin....wow!!" kagum Alezya sambil mengusap dengan kasar wajah nya tidak percaya kalau wajah nya sangat mirip dengan Vera sewaktu seumuran dengan nya.
"Mau tes DNA nak?" tanya Arga.
"Lumayan kamu bisa pindah ke kk tanpa status anak adopsi," timpal Arga di tutup senyuman antusias.
"Wow....Go!!"
........
-------------
Makasih sudah mampir jangan lupa vote dan komen nya.. Tolong ramaikan cerita ini ya...
...... Seee you....
KAMU SEDANG MEMBACA
Glorious [End] ( Sudah Terbit)
Novela Juvenil(Sudah Terbit di Teori kata Publishing dan sudah ada di shopee!! Kalian bisa pesan kapan aja ya!). Alezya Violin nama seorang gadis berparas cantik berusia 17 tahun, kerap di sapa Alezya si gadis biang onar dia sangat suka membuat masalah dimanapun...
![Glorious [End] ( Sudah Terbit)](https://img.wattpad.com/cover/342981508-64-k754938.jpg)