Bab 26. Viper geng

25K 1.1K 1
                                        

.........

----------

Seorang pria gagah mengenakan setelan berjas rapi, turun dari dalam mobil mewah yang baru saja masuk ke dalam mansion mewah. Pria itu turun bersama dengan satu orang pria lain dan seorang gadis. 

Mereka bertiga segara melangkah masuk kedalam mansion semua orang yang menjaga dan berada di dalam mansion segera tunduk ketika mereka bertiga berjalan melewati setiap ruangan. 

Ketiga nya tidak butuh waktu lama segera sampai di depan pintu megah berwarna hitam pekat dengan ukiran burung elang hitam bermata merah darah. Pintu besar menjulang tinggi itu segara terbuka lebar saat salah satu pria menekan tombol kecil yang berada di samping pintu. 

Ketika pintu terbuka mereka segera masuk kedalam ruangan tersebut kemudian pintu besar itu kembali tertutup rapat tanpa suara. Ketiga orang itu segera duduk di masing masing kursi di meja bundar hitam dengan tambahan berlian merah darah di dalam meja itu. 

Terlihat suasana ruangan itu juga sangat seram dengan lampu redup. Beberapa lilin yang ada di ruangan itu menyala dengan otomatis saat ada orang yang masuk kedalam ruangan. 

Salah satu diantara mereka yang memakai setelan jas rapi adalah Davian Zero Ranjaya kerap disapa Davian. Pria tampan dan seorang ceo kaya raya dia memiliki perusahan besar bernama Zero company selain itu keluarga Ranjaya adalah keluarga kaya raya yang memiliki bisnis terkenal di luar negeri. Begitupun dengan perusahaan milik Davian yang sangat terkenal. 

Davian berusia 23 tahun dia salah satu ceo muda yang sangat sukses. Dia bekerja sambil berkuliah seperti salah satu sahabat nya yaitu Elvan Wijaya. Mereka juga menjalin hubungan kerja sama antara Zero company dengan El company yang dipegang oleh Elvan. 

Davian adalah Ketua Viper dari sejak Viper berdiri. Dia juga seseorang yang memerintah dan ikut serta tawuran sebagai ketua Viper namun beberapa tahun ini dia tidak muncul lagi karena sibuk di luar negeri dan dia juga sedang sibuk mencari seseorang sangat penting dalam hidup nya. 

Elvan di Viper dia sebagian wakil ketua karna dia memiliki kemampuan dan kekuasaan yang sangat luas. Dia bahkan tau segala hal dengan cepat dari sumber informasi rahasia yang dia punya. Elvan juga sangat lincah dan pintar menjadi seorang mata mata untuk mencari banyak informasi dari musuh mereka.

Ezio Evander kerap disapa Ezio. Pria tampan berusia 25 tahun dia adalah seorang pengusaha sukses juga dan memiliki perusahan nya sendiri. Ezio juga bagian dari anggota inti Viper dia dikenal sangat abstrak dan suka membuat masalah dulu nya padahal dia yang paling tua namun kelakuan nya seperti bocil kematian. 

Dan seorang gadis yang duduk di sling Ezio adalah Vanesa Seralin kerap disapa Vanesa. Dia berusia 22 tahun memiliki paras cantik dan sangat dingin dia juga tidak mudah bergaul dengan siapapun dia lebih suka sendiri karena memang jiwa nya introvert. Vanesa bekerja di sebuah perusahaan sebagai asisten seorang ceo mudah yang sangat menyusahkan diri nya yaitu Elvan. 

Vanesa berasal dari keluarga biasa saja dia berhasil mendapatkan banyak kekayaan sejak bekerja dengan Elvan walau sangat menderita dia harus mencari banyak uang untuk keluarga nya. Vanesa adalah anggota inti Viper juga dia memiliki kehebatan bertarung dan dia juga sangat pintar. 

Di dalam Viper terdapat ketua, wakil ketua, dan tiga anggota inti. Namun sayang nya 4 tahun lalu salah satu dari anggota inti Viper hilang secara tiba tiba hingga saat ini tidak ada yang tahu dimana keberadaan nya. Semua anggota Viper sudah berusaha keras hingga saat ini terus mencari keberadaan nya bahkan sampai mereka rela menghilang dari Viper demi fokus mencari sahabat nya yang hilang. 

"Dimana Elvan?" tanya Davian menyadari pria itu belum datang. 

"Masih di jalan. Ada drama singkat di keluarga saat ini," saut Vanesa sambil menghela nafas panjang. 

"Drama apa?" tanya Ezio kepo. 

"Adik kandung nya sudah ketemu," jawab Vanesa yang tahu dari Elvan. 

Ezio yang mengetahui itu langsung terkejut namun Davian dia biasa saja. Di Viper hanya mereka saja yang tahu tentang adik Elvan yang hilang 17 tahun lalu hingga saat ini. Namun kini anak itu sudah ditemukan dalam keadaan sehat walafiat dan masih hidup. 

"Wow..mujizat itu nyata ya. Gua kira dia akan terus jadi anak tunggal kaya raya," ujar Ezio. 

"Lo tau informasi apa yang mau disampaikan Elvan?" tanya Davian pada Vanesa. 

"Yang gua tahu. Yang memiliki tato ular yang melingkar di pedang adalah anggota penting di Glorious bahkan lambang geng mereka juga adalah ular yang melingkar di pedang," jawab Vanesa sambil menunjukkan beberapa foto anggota Glorious yang memakai jaket Glorious. 

"Hanya anggota penting?" tanya Davian sambil melihat salah satu foto tersebut. 

"Iya. Tidak sembarang orang memiliki tato itu," jawab Vanesa. 

"Jadi ada kemungkinan kalau Glorious dalang nya? Mereka yang culik sahabat kita?" tanya Ezio dengan nada kesal. 

"Iya. Kita harus cari tahu siapa saja pemilik tato itu. Tapi masalah Glorious sekarang sedang bubar karena kasus pembunuhan itu," ujar Vanesa dengan nada tegas. 

"Sialan!" umpat Ezio. 

"Lo tau dimana Ketua Glorious?" tanya Davian. 

"5 tahun lebih gua sama Elvan cari tahu tentang dia. Tidak ada sama sekali informasi tentang dia. Dia seperti hilang ditelan bumi," jawab Vanesa kesal karena dia gagal mencari tahu informasi dan keberadaan ketua Glorious. 

"Gua juga nggak bisa cari keberadaan dia," saut Davian sambil mengepalkan telapak tangan nya. 

"Dulu kita pernah bertemu sekali dengan dia bukan?" tanya Ezio teringat saat dulu mereka masih remaja. Viper pernah tawuran dengan Glorious. 

"Iya. Tapi setelah itu dia menghilang," jawab Vanesa. 

"Siapa dia sebenar nya?" ujar Ezio penasaran. 

"Wakil ketua Glorious dia lah yang memimpin Glorious beberapa tahun ini menggantikan Ketua Glorious. Dia pasti tahu banyak tentang ketua Glorious ucap Ezio. 

"Tapi wakil ketua Glorious sama misterius dengan ketua Glorious. Sangat sulit membongkar identitas nya," jawab Vanesa.

"Tenang saja. Kali gua yang urus." tegas Davian. 

Davian akan terus mencari keberadaan sahabat nya yang hilang dia tidak akan melupakannya begitu saja walau polisi sudah menganggap dia sudah mati. Apapun akan Davian lakukan untuk mendapatkan sahabat nya kembali. 

Davin mengeluarkan HP nya lalu dia mengirim pesan ke seseorang yang menjadi bawahan nya. 

Pesan : 

Davian : cari wakil ketua Glorious sampai dapat. Jangan sampai salah orang lagi.

Ex : Baik tuan. 

........ 

--------

Terima kasih sudah mampir jangan lupa vote dan komen nya.... See yuuu..

Glorious  [End] ( Sudah Terbit)Cerita yang bikin terobses. Temukan sekarang