Bab 48. Beberapa bulan

17.2K 835 5
                                        

.........

----------

Beberapa bulan kemudian... 

Terlihat satu kelas itu sedang melihat poster yang ditempel tepat di depan papan tulis mereka. Poster itu adalah poster pesta dansa topeng yang diadakan oleh ketua geng Viper untuk merayakan kemenangan mereka. Semua tampak senang membaca poster itu namun terlihat ada yang heboh mau pakai baju apa. 

Pesta dansa ini akan mengundang semua anggota Viper, Wolfein, dan Glorious yang masih berada di pihak Alezya. Mereka semua akan datang berkumpul dengan pasangan mereka di pesta dansa topeng di markas besar Viper. 

"Pesta dansa topeng? Tahun lalu setelah tawuran acara nya makan bareng. Sekarang kok pesta dansa topeng? harus ada pasangan lagi," gerutu Gavin. 

"Emang nya kenapa? Sekali kali ganti tema dong," saut Langit yang sedang duduk di atas meja dan Monika yang duduk juga di samping nya. Biasalah nama nya juga calon pengantin pasti nempel kek perangko. 

"Lo nggak punya pasangan ya?" ejek Endra. 

"Lah lo juga nggak punya kan. Ngaca jomblo!" ledek Gavin. 

"Gua punya," jawab Endra mengejutkan Gavin. 

Endra menarik pinggang ramping Salsa lalu merangkul tubuh gadis itu dengan senyuman manis dan begitupun dengan Salsa yang tersenyum lebar karena menahan malu. 

"Kalian berdua jadian?" kaget Gavin seorang diri karena semua yang di kelas itu udah tau. 

"Dasar ketinggalan berita," ejek Alezya yang tengah duduk di atas meja sementara Aksa dia duduk di bangku nya. 

Kedua sejoli ini juga menertawakan Gavin yang ketinggalan berita sepertinya tahun ini dia lah yang masih pegang gelar jomblo. 

"Jahat!" kesal Gavin. 

"Tenang aja nggak lo aja kok yang belum ada pasangan. Tuh Adel belum dapat pasangan juga," ujar Monika dengan nada santai sambil menunjuk Adel yang tengah memasang senyuman manis. 

"Lo mau jadi pacar gua?" tanya Gavin menebak gadis itu tepat di depan semua teman nya. 

"Nggak. Gua Terima kalau lo tembak gua di kafe favorit gua," jawab Adel dengan santai. 

"Ok! Kita kesana sepulang sekolah," ucap Gavin semangat sekali bunda. 

"Lah.. Maksud gua mereka bisa jadi pasangan dansa bukan pasangan beneran," guman Monika heran. 

"Biarkan saja. Mereka cocok kan?" tanya Langit. 

"Anggap saja iya," balas Monika di tutupi senyuman tipis. 

......... 

-------

Malam itu Alezya dandan sangat cantik dengan di bantu oleh Lilin dan Vera yang sedari tadi sibuk sendiri seperti orang yang akan datang. Sementara dia yang diundang mah santai aja sampai males banget dandan dia ingat kalau dia tidak pandai berdansa. 

"Kamu harus tampil cantik sayang. Jangan sampai nanti Aksa terpikat cewek lain," ujar Vera. 

"Nanti pesta nya pakai topeng. Ngapain dandan rempong begini sih," kesal Alezya yang kurang suka dandan ribet. 

"Nggak menor kok sayang. Coba lihat ke kaca kamu cantik banget kayak seorang ratu," puji Vera dengan ditutupi senyuman hangat nya. 

Alezya melihat pantulan wajah nya di kaca rias dia memang sangat cantik dengan tambahan bando mutiara dan permata yang dia kenakan di kepala nya. Dia merasa kagum dengan kecantikan nya sendiri saat ini seperti seorang ratu dibanding biasanya dia seperti berandalan. 

Glorious  [End] ( Sudah Terbit)Tempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang