55

54 6 2
                                        

Minggu pagi pukul tujuh ini Nayeon masih bermalas-malasan di kamar hotel. Dia sedang bermain ponsel namun masih berada di tempat tidur. Sementara itu di sampingnya ada Seyeon yang belum bangun.

Ini adalah hari terakhir mereka berada di Jepang, karena sore nanti mereka akan kembali ke Korea. Sebenarnya hari ini jadwal mereka pun sangat padat, mereka ingin menghabiskan sisa-sisa waktu di Jepang dengan bersenang-senang.

Ting tong

Bel kamar hotel yang ditempati Nayeon berbunyi. Itu pasti kedua temannya yang sudah tak sabar untuk pergi jalan-jalan. Mina dan Dahyun sama antusiasnya seperti Seyeon.

"Hah mereka ini, sudah kubilang perginya jam delapan saja" gerutu Nayeon sambil turun dari tempat tidur. Dia terganggu dengan bunyi bel itu, terlebih lagi dia mengkhawatirkan Seyeon yang masih lelap tertidur.

Nayeon tau teman-temannya pasti sudah tak sabar.

Nayeon membuka pintu dengan malas, ekspresi wajah nya seolah-olah lelah. Namun...,

"Jjan!"

Jungkook yang berada di balik pintu, pria itu tersenyum senang sambil merentangkan kedua tangan nya.

"Kenapa kau ada di sini?"

Jungkook melangkah masuk ke kamar itu dan memeluk istrinya.

"Aku merindukanmu"

"Tetap saja, seharusnya kau memberitahuku kalau akan menyusul"

"Kalau aku memberitahumu pasti kau tak akan memberi izin dengan alasan kalian sudah akan pulang" jawab Jungkook sambil mengecup pipi Nayeon beberapa kali.

"Tapi itu benar kan?"

"Ya, tapi aku merindukanmu"

"Kau datang sendiri?" tanya Nayeon sembari melepas pelukan itu.

"Tidak, aku datang bersama Jimin. Dia sudah menunggu kita sarapan di bawah. Jadi sekarang kau harus bersiap-siap" jawab Jungkook.

"Seyeon bahkan belum bangun, sepertinya dia kelelahan. Sebaiknya kau ke bawah dan menemani Jimin karena aku butuh waktu lumayan lama untuk menyusul kesana"

"Ah tidak perlu"

"Hey, kasian kalau dia menunggu seorang diri. Di negara orang lain lagi"

"Dia tak sendiri. Dia bersama teman-temanmu" sahut Jungkook.

"Bagaimana bisa?"

"Menurutmu bagaimana bisa aku mengetahui ini kamarmu" Jungkook.

Ah... Sepertinya pria itu sudah bertukar informasi dengan teman-temannya.

"Hah... sekarang tugasku adalah membangunkan Seyeon" ujar Jungkook sambil mendekati tempat tidur. Nayeon mengekor di belakangnya.

"Kau bersiap-siaplah sayang" suruh Jungkook.

"Baiklah" Nayeon pergi untuk bersiap-siap karena mereka akan sarapan bersama.

"Seyeon gongju-nim, kau belum berniat bangun? Sekarang sudah siang" Jungkook membangunkan putrinya.

"Uhhh... Kenapa ayah di sini?" Seyeon menggeliat dengan mata yang masih terpejam.

"Ya ayah di sini lah. Memang di mana?" Jungkook berniat mengerjai putrinya.

"Ayah seharusnya di Korea" ujar Seyeon masih memejamkan matanya.

"Memang kita ada di Korea"

"Aku sedang di Jepang"

"Jepang? Hahaha... kau bermimpi. Bangunlah gongju-nim" Jungkook mencubit pipi Seyeon.

Bocah itu membuka matanya, karena baru bangun dia tetap belum memperhatikan sekitarnya.

𝚁𝚎𝚠𝚒𝚗𝚍Tempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang