[Sudah terbit]
Bagi Ezra, melukis adalah napas. Tetapi karena masa lalu Ratu-mamanya mulai merenggut napasnya itu. Di tengah asa yang mulai sirna, Ezra dipertemukan oleh seorang gadis dengan biola di pelukannya.
Kisah mereka akan abadi di sebuah ka...
You can pretend that it was me but no, oh Baby i'm preying on you tonight Hunt you down, eat you alive just like animals, animals like animals
Animals—Maroon 5
Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.
"Kemarin Mama nemuin palet di dalam lemari kamu." Seketika Ezra berhenti mengunyah makanannya. Lalu menatap perempuan di depannya perlahan yang tengah sibuk mengoleskan selai strawberi ke roti tawar.
"Dan sudah Mama buang," lanjut Ratu sembari meletakkan pisau bekas mengoleskan selai tadi ke atas piring dengan keras sampai membuat dentingan yang nyaring.
Palet yang ia beli bersama Farel sepekan lalu dibuang dengan begitu mudahnya. Sebenarnya, Ezra sudah terbiasa dengan sikap mamanya yang sering membuang alat-alat lukis seenaknya. Bahkan, Ezra pernah menyaksikan sendiri kanvasnya dibakar tepat di depan matanya.
"Ezra lagi nggak mau berdebat sama Mama."
"Tapi kamu yang mancing, Ezra," sergah Ratu. Ezra segera menghabiskan sarapannya lalu berdiri, tidak mengacuhkan Mamanya. Mengambil tasnya dan melangkah keluar rumah.
"Ezra! Mama belum selesai bicara!" teriak Ratu.
"Dasar anak kurang ajar!"
Sudah menjadi kebiasan beragumen dengan Ratu. Jadi jangan salahkan Ezra jika terus melawan, karena Ratulah yang memulai.
Ezra langsung menancap gas motornya, lalu meninggalkan pekarangan rumahnya yang luas. Rumahnya megah, tetapi sepi. Yang terjadi hanya perdebatan antaranya dan Ratu. Tidak ada canda tawa ataupun teriakan yang sekadar menyuruhnya untuk makan maupun mandi. Ia tahu ia sudah dewasa, tetapi apakah pertanyaan seperti itu sangat sulit untuk dikatakan? Hanya teriakan untuk belajar saja yang setiap hari ia dengar dari mulut Mamanya. Ia muak. Sungguh.
Ezra baru saja sampai di sekolah. Dan ada saja yang membuatnya kesal. Bagaimana tidak? Perkelahiannya kemarin, malah menjadi berita hot di sekolahnya—SMA Negeri Bunga Bangsa. Dan beritanya itu, terpampang jelas di mading sekolahnya.
Hot news BB
Ezra anak kelas 11-7 yang terkenal sering mengikuti OSN berkelahi dengan Gala anak kelas 11-1! Perkelahian berlangsung sengit di depan ruang lab!
Ezra mengepalkan tangannya kuat. Jika mamanya tahu ini bisa menjadi malapetaka baginya. Apalagi si akal bulus Gala akan melakukan segala cara untuk membuat dirinya terkena masalah.
Semua murid menatap Ezra terkejut. Saling berbisik. Mereka tak menyangka murid yang selalu memenangkan olimpiade ternyata mempunyai sisi yang cukup beringas. Saat mengingat kejadian kemarin, Ezra begitu menampakkan wajahnya yang tak segan melukai lawannya secara kasar.
Ting!
Ezra melihat notifikasi dari layar ponselnya, lalu ia membuka memperlihatkan sebuah berita yang berisi tentang dirinya di sebuah akun sosial media milik sekolahnya. Bahkan ada sebuah video yang menampakkan dirinya sedang berkelahi dengan Gala. Dan videonya itu sudah mendapatkan banyak view juga like mengingat sekolahnya yang cukup terkenal di Bogor. Ezra juga melihat banyak komen yang menjelek-jelekan nama dirinya.