Ch. 3 - Falling In Love

376 75 107
                                        

Meski bibir ini tak berkata
Bukan berarti ku tak merasa
Ada yang berbeda di antara kita
Dan tak mungkin ku, melewatkanmu hanya karena
Diriku tak mampu untuk bicara bahwa aku inginkan kau ada
Di hidupku

Siapkah Kau 'Tuk Jatuh Cinta Lagi—HIVI!

Setelah gemparnya dua video yang menghebohkan seluruh murid SMA Bunga Bangsa, berakhir dengan Dinda di DO karena telah merusak nama baik sekolahnya

Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.

Setelah gemparnya dua video yang menghebohkan seluruh murid SMA Bunga Bangsa, berakhir dengan Dinda di DO karena telah merusak nama baik sekolahnya. Bahkan, kabarnya video itu sampai terdengar di sekolah lain. Kepala sekolah sampai harus turun tangan. Untuk Gala, dia tidak di DO. Dia hanya mendapatkan skors selama seminggu penuh. Orangtuanya menggunakan uang suap ke pihak sekolah. Gala memang tidak ada malu-malunya sama sekali. Bukannya insyaf, lelaki licik itu malah makin menjadi untuk menjatuhkan Ezra.

Farel menghapus video itu saat 3 menit kemudian. Ia tak sekejam itu membiarkan video seksual terpampang jelas di akun media sosial sekolahnya dengan waktu yang lama. Bahkan, sampai ada wartawan yang datang ke sekolahnya. Ya, memang, sih. Sekolahnya adalah salah satu sekolah favorit yang ada di kota Bogor.

Ezra sangat bersyukur ketika mamanya tidak tahu berita tentang perkelahiannya. Yang mamanya tahu adalah video Dinda dan Gala. Reaksinya saat itu, menunjukkan raut wajah yang seperti melihat kotoran. Katanya, itu menjijikan sampai Ezra ditawari pindah sekolah. Tentu saja Ezra menolaknya. Mana mungkin ia meninggalkan sahabatnya.

"Jadi lo pernah sabotase—"

"Sstttt! Kecilin dikit, napa?" seloroh Farel sambil menyantap gorengan yang masih hangat ke dalam mulutnya.

Saat ini, tiga sekawan itu tengah menikmati masa istirahatnya di kantin sambil menyantap makanan di warung Bu Edi.

"Sorry, sorry. Jadi itu sebabnya lo tahu video itu?" Farel mengangguk.

Gila. Satu kata dari Ezra untuk Farel. Penjagaan di sekolahnya lumayan ketat, bagaimana bisa ia menyabotase cctv sekolah? Sulit dipercaya, tapi ini Farel.

Sudah 3 hari berlalu sejak peristiwa gemparnya video Dinda dan Gala. Videonya itu dapat menutupi video perkelahian Ezra. Sejak saat itu, Dinda dan Gala menjadi topik hangat di sekolahnya.

"Emm ... guys. Aku ke kelas duluan, ya?" kata Fanny. Ia menghabiskan minumnya, kemudian berdiri dan langsung melenggang pergi dari hadapan Ezra dan Farel.

Ezra dan Farel saling beradu tatap. "Lo apain Fanny?" Farel yang sedang minum sampai tersedak. Ia terbatuk-batuk. Seenak jidat Ezra menuduhnya.

"Gue nggak apa-apain Fanny!" seru Farel tak terima.

"Terus kenapa sikapnya kayak gitu?" tanya Ezra.

"Ya, mana gue tahu. Pms kali," jawab Farel sekenanya. Kemudian ia lanjut minum.

Ezra menghela napas panjang. Biasanya Fanny adalah orang yang super cerewet. Dan biasanya jika Fanny ada masalah, ia akan menghindari pembicaraan dan keramaian.

Kanvas RusakTempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang