Tidak terasa hari ini sudah memasuki weekend hari dimana semua orang beristirahat setelah satu minggu bekerja. Bagi kebanyakan orang, weekend adalah waktu untuk menghabiskan waktu bersama keluarga dan teman-teman, melakukan hobi, berlibur, atau melakukan aktivitas lain yang menyenangkan.
Karna hari ini adalah weekend, jadi Alea memilih untuk bersantai di mansion. Sedangkan Prince, suminya itu tengah membaca buku di perpustakaan pribadi miliknya.
Gadis cantik itu saat ini tengah berbaring di atas kasur empuk di kamarnya sambil memainkan handphone.
Cklek!
Alea menoleh dan melihat siapa yang masuk ke dalam kamarnya, dan ternyata Fani.
"Bik Fani?" Bingung Alea saat melihat wanita paruh baya itu berjalan mendekatinya dengan membawa sebuah paper bag ditangannya.
"Ini apa, Bik?" Alea mengernyit saat menerima paper bag itu.
"Sekarang, Alea ganti baju dan pakai ini" titah Fani seraya tersenyum.
"Bik, ini terlalu seksi" protes Alea saat wanita paruh baya itu memberikan lingerie padanya. Dan ada tiga baju tidur yang cukup seksi baginya.
"Namanya juga untuk memikat, Alea. Jadi harus yang seperti ini yang dipakai" ucap Fani dengan senyumnya.
"Udah sana cepetan! Jangan lupa sedikit dandan dan pakai parfum yang wangi agar Prince makin tergoda" ucap Fani mengajari.
Setelah mengganti pakaiannya dengan dress yang diberikan Fani, Alea memilih untuk menyusul Prince karna perintah dari Fani.
Alea mulai membuka pintu ruangan yang merupakan perpustakaan pribadi milik Prince.
Cklek!
"Kak Prince mana ya? Perasaan tadi kesini" gumam Alea bertanya-tanya.
Gadis itu kemudian perlahan berjalan mendekati rak buku. Dia melihat-lihat buku-buku yang ada disana.
"Ada novel ga ya?"
Alea mulai mencari buku novel, siapa tahu suaminya memiliki buku novel. Saat sedang asik mencari buku, Prince mengerutkan keningnya saat melihat Alea ada disana.
Sedangkan Alea, gadis itu menemukan sebuah buku yang menarik perhatiannya, namun buku itu berada di rak paling atas. Tangan Alea tidak bisa menjangkaunya, akhirnya ia berjinjit untuk mengambilnya.
Namun meskipun sudah berjinjit Alea masih merasa kesulitan. Tiba-tiba saja ada tangan yang mengambil buku itu. Alea yang terkejut pun segera berbalik badan. Ternyata suaminya berada tepat di belakangnya. Jarak mereka begitu dekat, apalagi Prince semakin maju mendekati Alea. Sedangkan Alea tidak bisa mundur karena belakangnya terdapat rak buku.
"Ngapain kamu kesini, hmm?" tanya Prince dengan wajah datarnya, sedangkan Alea hanya bisa menunduk.
"Mau cari kak Prince" jawab Alea jujur sambil memainkan jari-jarinya dan masih menunduk.
Prince menaikkan salah satu alisnya mendengar jawaban gadis yang berdiri dihadapannya itu.
"Alea nggak akan gangguin kak Prince kok, Alea cuma penasaran sama buku itu" ucap Alea seraya menunjuk buku yang ada di tangan Prince.
"Kamu mau baca buku ini?" tanya Prince mengangkat buku yang tadi dia ambil, dan langsung diangguki Alea.
"Boleh ya?" tanya Alea membuat wajah seimut mungkin.
"Otak kamu gak akan mampu memahami buku ini" ucap Prince seraya mengamati buku yang ada di tangannya.
"Mampu kok! Alea pinter loh" balas Alea tidak mau kalah.
KAMU SEDANG MEMBACA
Prince Untuk Alea
Fiksi RemajaBagaimana jadinya ketika kamu harus menikah dengan laki-laki yang belum selesai dengan masa lalunya dan harus hidup menjadi bayang-bayang orang lain? Begitulah yang dihadapi ALEA ELFASYA. Seorang gadis yang selalu mendapatkan perlakuan tak menyenang...
