28. Permintaan Maaf

23.3K 484 9
                                        

Dring.....

Dring.....

Prince berdiri dan langsung mengambil telepon rumah yang berdering. Ia yakin kalau itu dari Fani.

"Halo"

"P-Prince?"

Prince mengerutkan alisnya bingung. Suara Fani menjadi serak dan terdengar khawatir di sebrang telfon.

"Bik Fani, Alea dimana?" Shivam menoleh menatap Prince yang bertanya.

"A-Alea, kamu kesini sekarang ya? Bibik lagi nungguin dokter nangani dia, tadi____"

Pip!

Prince membelalak. Hatinya seketikaa sesak. Laki-laki itu terdiam. Bersamaan dengan jatuhnya telepon itu, tubuh Prince merosot ke lantai.

"A-Alea...."

Shivam melebarkan matanya "Alea kenapa?!"

Prince menghela napas kasar saat matanya ikut berkaca. Laki-laki itu berdiri menyambar kunci mobil dan langsung berlari cepat menuju parkiran. Shivam dengan cepat menyusul.

"Prince!" Teriak Shivam yang ikut berlari menyusul laki-laki itu.

Vroom!

Namun mereka terlambat, Prince sudah terlebih dahulu melajukan mobilnya dengan kecepatan tinggi. Shivam yang melihat itu tidak tinggal diam, ia langsung memerintahkan beberapa bodyguard untuk menyusul Prince bersama dengannya.

Tin!!!

Tin!!!

"Prince jangan terlalu ngebut" Ucap Shivam dengan jantung yang berdegup kencang.

Shivam menyaksikan dari jarak yang cukup jauh kalau mobil Prince melaju dengan sangat cepat.

"Disini banyak lampu merah dan mobil lain yang ngebut! Gawat. Kalau Prince gak sadar ada lampu merah____"

Tin!!!

Tin!!!

"Prince sadar!!" Shivam menekan klakson mobil beberapa kali namun mobil Prince masih melaju kencang.

Di dalam mobil yang sedang Prince kemudikan, laki-laki itu terlihat panik dengan air mata yang pecah. Wajahnya basah penuh air mata. Rasanya seluruh tubuh Prince bergetar dengan perasaannya yang campur aduk. Kakinya kian menginjak kecepatan mobil tanpa ia sadar. Prince terisak. Ia rasa ia sudah gagal.

"Bu-bunuh Alea ka-kak"

"TANPA KAMU MINTA, SAYA MEMANG MEMPUNYAI NIAT UNTUK MEMBUNUH MU"

Memori malam itu terus berputar di kepala Prince. Tatapan matanya seketika kosong, pikirannya berkelana entah kemana.

Shivam membelalak dan langsung membuka kaca mobilnya "PRINCE AWASS!!!"

Prince tersentak dan kembali sadar, laki-laki itu memebelalak saat melihat depannya ada mobil yang melaju cepat. Prince dengan cepat membanting stir mobilnya.

BRAAKK

Shivam terkejut melihat mobil Prince yang tertabrak oleh sebuah mobil truk yang saling melaju dengan kecepatan penuh membuat tabrakan itu tak terelakkan lagi. Mobil sport milik Prince terseret hingga ke samping jalan dengan kondisi kaca yang pecah dan bagian mobil yang sebagian sudah hancur.

Tubuh Prince terlempar keluar dari mobil dan tergeletak di jalan dengan keadaan bermansikan darah dengan beberapa bagian kaca mobil yang pecah mengenai tubuhnya.

Prince Untuk AleaCerita yang bikin terobses. Temukan sekarang