hari ini merupakan tanggal merah dimana ervin selalu saja mengajak istrinya membawa marshel jalan jalan ke sebuah tempat. tapi, revelyn selalu menolak dengan alasan lelah cape dan 1001 alasan lainnya.
"pagi mama" ujar ervin sembari melingkarkan tangan kekarnya di pinggang revelyn yang sedang memasak. bukan ervin jika tak menjahili revelyn, ia tiba tiba meremas rachel dan samantha lalu duduk di meja makan menunggu sarapan selesai di siapkan oleh revelyn.
"heh whos a good boyy?" tanya ervin pada marshel yang di dudukan di tempat duduk bayi mengingat usia anak mereka kini sudah mencapai 8 bulan.
"aa?? baabeebuu" ujarnya tak jelas. "miihh mammmi?" ervin memajukan bibirnya kesal karena marshel selalu memanggil revelyn.
"papa papa, kalo kamu bilang papa nanti papa kasi mclaren" ujar ervin.
"diem ga!" bentak revelyn pada ervin sembari memberikan satu mangkok berisi dada ayam dan salad sayur. sedangkan ia memegangi 1 mangkok kecil berisi bubur bayi untuk marshel.
"orang aku lagi ga bulking" ujar ervin.
"yauda kalo gamau" ervin menahan piringnya yang hendak di tarik revelyn sembari tersenyum memperlihatkan gigi rapihnya.
"nih shel makan biar ga kaya bapak kamu" revelyn menyuapi anaknya. "harus nya bapak kamu tuh central cee kalau engga dpr ian deh mami rela" ujar revelyn.
"rela apa" tanya ervin.
"rela ngapain aja" revelyn tersenyum miring sembari menatap ervin. membuat sang suami semakin memajukan bibirnya kesal. "cape banget punya 2 bayi"
"yauda sini mama aku mau nyusu" sontak revelyn menatap sinis suaminya.
"sopan kamau bilang gitu depan anak kamu" tegur revelyn yang tak suka dengan jokes ervin jika ia mengatakannya dengan marshel.
"maaff re.." ervin kembali diam dan memakan sarapannya.
"dada mmiii?" celoteh marshel.
"sssttt mam dulu kalo udah mam nanti mami kasih kamu apapun okee?" marshel mengangguk seolah olah ia paham apa yang dikatakan oleh revelyn membuat ervin iri karena dirinya tak dekat dengan marshel.
"nyaa nyaaa" ujarnya saat mengunyah makanan yang ada di dalam mulutnya.
"sstt telen.. nanti keselek u know keselek mean??" tanya revelyn dengan nada yang konyol membuat marshel terkekeh.
"aku mau main golf boleh?" tanya ervin pada istrinya yang sibuk menyuapi anaknya. tanpa menoleh sedikitpun revelyn mengangguk menyetujui ucapan ervin.
"bawa marshel boleh?" tanya ervin yang sontak membuat revelyn menatap sinis suaminya.
"jangan dibawa perjalanan jauh kenapa si?" balas revelyn sinis.
"sama kamu?" tanyanya. "bedua sama kamu?" lanjutnya.
"terus marshel?" revelyn memutarkan matanya malas.
"yaudah si orang ada kakek, pasti kakek seneng dititipin marshel banyak yang mau urus marshel di rumah kakek" lanjut ervin.
"ga enak orang aku ibunya" ervin berdiri dari meja makan dan menyimpan piring kotornya di wastafel lalu pergi begitu saja.
"tu liat tu bapak kamu nyebelin" bisik revelyn pada marshel.
"dam mama? da daa? mih? ngg?" revelyn mengangguk menanggapi celotehan anaknya.
tak lama ervin berjalan melewati revelyn dengan pakaian yang sudah ia ganti dan membawa tas golfnya. "jangan ngebut" ujar revelyn pada suaminya yang tak di tanggapi.
KAMU SEDANG MEMBACA
child grooming
Romancepria dewasa yang dijodohkan keluarganya dengan seorang remaja sma. kehidupannya begitu rumit 18+
