31.

3.1K 191 8
                                        

Ini yg pada minta lanjut ga sadar apa, vote nya aja ga sampe 100, bikin males tau😭😭😭😭

Kaya biasa klo ga 100 vote ga lanjut atau update nya bkln aku lamain😔 atau yaudah lah, sampe sini aja aku publish kaya kmrn

Bagi yg mau tau lebih dulu drpd yg lain bisa hubungin aku di nomor di bawah ini yaaa dg harga 15k.

083143977387

.
.
.

"Papa, main mobil-mobilan kayak kemarin yok." Ajak Alessandro, ia sudah kangen dengan sang papa.

Beberapa hari ini Gerrad tak lagi menghampiri nya untuk bermain. Jadi Alessandro memilih mengajak sang terlebih dahulu.

"Apa yang kamu lakukan di sini?." Sentak Gerrad dengan tatapan tajam.

Alessandro yang mendapat tatapan tajam dari sang ayah langsung terkejut, apa yang terjadi dengan papanya?.

Kenapa sang papa tiba-tiba berubah, berubah seperti dulu lagi.

Alessandro takut, takut jika sang papa yang lama akan kembali. Lessa sudah sangat menyayangi papa nya yang versi ini.

"Tapi pa." Alessandro berusaha kuat untuk berbicara, ia harus yakin jika papa nya hanya sedang kesal karena ia nakal.

"Pergi." Nada rendah nan datar itu langsung membuat Alessandro pergi.

Tanpa pria itu tau, badan Alessandro bergetar karena menahan tangis, papa nya sudah kembali.

Papa yang tak peduli lagi dengan mereka. Alessandro berlari keluar dari ruang kerja sang papa.

Ia berlari sambil menangis, karena tangis nya tak bisa lagi ia tahan.

"Mama, mama." Panggil Alessandro saat telah tiba di kamar sang mama.

"Cecily yang sedang fokus dengan rajutan nya menoleh, ia terkejut saat melihat tangis milik Alessandro.

Wajah anak nya memerah, badannya nampak bergetar.

Dengan cepat Cecily meletakkan rajutan nya dan kemudian berlari dengan cepat ke arah Alessandro sambil menahan perut nya.

"Astaga, Lessa kenapa?." Tanya Cecily panik sambil memeluk tubuh kecil anak nya itu.

"Papa."

"Kenapa papa?." Tanya Cecily.

"Ma, papa jahat lagi, Lessa gak mau, ma jangan biarin papa kayak dulu lagi ma."

"Lessa udah sayang banget sama papa yang sekarang."

"Bilangin sama papa ma, jangan berubah, Lessa takut."

Cecily hanya diam sambil memeluk tubuh bergetar milik Alessandro. Cecily tak tahu harus berkata apa.

Ternyata Alessandro sudah dapat merasakan perubahan Gerrad.

Cecily menghela nafas, ia melepaskan pelukan itu dan kemudian mengecup lembut seluruh wajah mungil milik Alessandro, wajah copy an milik Gerrad.

"Jangan nangis, papa cuman lagi badmood, papa pusing karena masalah kantor, jadi kelepasan sama Lessa."

"Maafin papa ya?." Lanjut Cecily, sambil menghapus semua air mata Alessandro.

Dengan lemah anak nya itu mengangguk.

"Yaudah, udah sore, ayo mandi, habis itu mama bakalan masakin sesuatu buat Lessa." Alessandro tersenyum lebar saat mendengar ucapan sang mama, ia mengangguk semangat dan kemudian keluar dari kamar Cecily dengan semangat.

LAST OPTIONWhere stories live. Discover now