20. Kesempatan kedua

15 1 0
                                        



disisi lain

Malam hari pun telah tiba, bintang bintang bersinar jauh lebih terang daripada biasanya. membuat Shean menuju ke jendela kamarnya untuk melihat bintang. ia tersenyum tipis, dan tiba tiba memikirkan seorang gadis yang begitu cantik..

Shean melihat kearah buku yang tergeletak di atas kasurnya. Buku itu begitu istimewa baginya. ia kembali tersenyum dan menatap sang bintang lagi.

"Bintang menjadi saksi, bahwa kita akan bersama.. Lisa. aku pastiin hal itu"

"Aku bakal selalu jagain kamu dari jauh." Shean tersenyum, membayangkan senyuman Lisa yang begitu manis.

"Senyumanmu seindah bunga mawar yang kau rawat Lisa.. Senyumanmu membuat hatiku membeku."

"Selalu senyum ya? Kau terlihat cantik saat tersenyum." Shean terdiam, melihat langit langit malam yang diisi oleh keheningan namun tenang.



"Lisa, ummi mau ngomong sebentar sama kamu"

"mau tanya apa ummi? Lisa siap kok jawab pertanyaan ummi"

"Tolong jujur ya nak, kalau semisalnya orang udah nyakitin kita balik lagi. kamu bakal nerima dia gak?"

Lisa sontak terdiam mendengar pertanyaan ibunya. memikirkan mengapa ibunya tiba tiba bertanya seperti itu? apakah..

"Kok ummi tiba tiba nanya gitu?." Lisa menggelengkan kepalanya dan terbangun dari lamunannya tersebut.

"Ummi sengaja nanya begini, mau tau Lisa itu siap ga nerima orang itu lagi?."

"Ummi, Lisa gatau. Lisa bukannya dendam atau apapun, tapi Lisa masih gaterima keluarga kita diperlakuin kayak gitu Ummi."

Flashback on

"Ngapain sih kalian disini?" ucap seorang wanita minterus kepada keluarga Lisa yang sedang berbelanja di Mall

"memangnya salah ya tan? kita kan disini mau beli kebutuhan rumah"

"ya jelas lah! kalian tuh miskin, ga bakal mampu beli barang barang disini"

"astagfirullah mbak, kami hanya ingin berbelanja. kenapa mbak menghina keluarga saya?" Ucap ayah Lisa.

"loh? kan emang fakta." wanita itu mengeluarkan uang dari tas nya. dan melemparkan uang tersebut ke wajah keluarga Lisa

"tu duit, biar bisa beli barang barang yang kalian mau"

Lisa melihat uang yang tergeletak di lantai dan segera memungutnya dan melemparkan kembali kepada wanita tersebut.

"kita ga butuh uang dari mbak, mbak seenaknya banget memperlakukan saya dan keluarga saya!"

"HEH BELAGU BANGET SIH LO!? UDAH MISKIN BELAGU LAGI!" Ucap sang putri wanita tersebut.

karena keributan tersebut, membuat seluruh orang di mall memperhatikan mereka. keluarga Lisa yang sadar akan perhatian tersebut pergi meninggalkan tempat itu dan segera pulang.

Sesuci CintamuCerita yang bikin terobses. Temukan sekarang