Ulangan akhir semester sudah terlewatkan dan pembagaian rapot telah di lakukan. Haira merasa sangat senang sebab dia tidak perlu belajar dengan keras lagi, apalagi saat sudah berpacaran dengan Arkana.
Pacarnya itu tidak membiarkan Haira tenang sedikitpun. Selalu mengingatkannya untuk belajar, belajar dan belajar. Sampai rasanya kuping Haira akan putus bahkan Arkana rela mengajarkan Haira dan teman-temannya.
Seperti dugaan Haira dan teman-temannya mereka cukup puas dengan nilai yang di dapat. Sebenarnya bagi mereka sangat puas tapi bagi Arkana "cukup".
Hari ini Arkana mengundang 5 sekawan plus Enzo dan Hendri untuk BBQ-an dirumahnya. Sebenarnya sih ini ide Enzo, awalnya akan diadakan dirumah Enzo tapi karena sudah tahun lalu jadi tahun ini di adakan di rumah Arkana untuk menyambut tahun baru.
Karena ini adalah tahun baru sebelum Arkana berangkat ke Jerman jadi acara diadakan tanggal 29 sementara tanggal 31 mereka bisa merayakannya bersama keluarga masing-masing begitu juga dengan Arkana yang akan merayakan bersama keluarganya nanti dirumah Nenek dan Kakeknya.
Haira, Arumi, Andi, Jerome dan Jovin sudah sampai di area perkompleksan rumah Arkana, saat sampai mereka kompak melongo melihat rumah Arkana. Haira terkikik geli, dia juga saat pertama kali datang kemari terperangah melihatnya
"Rumahnya bagus banget. Emang kaya sih ini" Gumam Jerome
"Udah datang ya, ayo masuk"
Arkana menyambut mereka dan mempersilahkan mereka duduk. Saat melihat Bi Jun datang Jovin dan Jerome duduk di sofa ruang tamu layaknya pemilik rumah.
Mereka merasa menjadi orang kaya
kapan lagi dilayani begini kan? Wkwwkwk
Jadi Jovin dan Jerome menikmati peran mereka sebagai anak tunggal kaya raya
"Udah kayak pemilik rumah ya lagak lo berdua!" Arumi berbisik sambil mencubit satu-satu tangan Jerome dan Jovin
"Ya kapan lagi bisa cosplay jadi orang kaya sih?" Jawab Jerome dengan ringisan kecil
"Maaf ya Kak" Ujar Andi sungkan pada Arkana.
Dia malu akan tingkah temannya yang diluar nalar
"Santai aja" Jawab Arkana tidak keberatan sama sekali
Saat Bu Jun datang membawa minuman dan snack mereka tampak bersemangat, kemudian menghabiskan waktu diruang tamu sampai Enzo dan Hendri akhirnya datang.
-
-
Pukul empat sore mereka menyiapkan alat dan bahan untuk BBQ-an di taman belakang. Arkana, Andi dan Hendri berjalan membawa alat-alat dan bahan kemudian mereka mulai sibuk memanggang daging, jagung, dan juga sosis.
"Kalau halaman belakangnya kayak gini rasanya enak banget tiap hari bisa BBQ-an di pakai kemah juga bisa" Kata Jovin
"Bener banget Vin, Bang lo pasti sering BBQ-an yah di sini?" Tanya Jerome
"Gak juga, paling beberapa kali aja, tapi kalau untuk pesta agak sering" Jawab Arkana sambil duduk di kursi di depan Jovin
"Kita biasa minjam rumah Al buat pesta. Maklum rumahnya gede terus fasilitasnya memadai apalagi ortunya Al sering gak ada" Tambah Enzo sambil sibuk membalikkan daging dan sosis
"Oh jadi lo sering ngadain pesta diam-diam pas gak ada ortu lo gitu?"
"Gak gitu, maksud Enzo itu kan ortu gue biasanya sibuk kadang gak dirumah, kadang keluar kota atau luar negeri kadang kerumah Kakek. Jadi mumpung sepi kita bisa adainnya disini" jelas Arkana pada Jovin yang ngangguk-ngangguk paham
KAMU SEDANG MEMBACA
My First (End)
Fiksi Remaja"To My First, I Love You so much " Haira, Kisah Haira yang secara diam-diam menyukai Arkana dan berharap mendapatkan pria itu di akhir kisahnya. (Slow burn romance) #gs! #Markhyuck #lokal
