RED CARPET

231 17 2
                                        

Jin keluar dari mobil menggandeng Irene di red carpet. Flash camera saling beradu membidik momen yang sangat langka. Hari itu di acara chef award Irene masuk salah satu undangan. Irene memutuskan mengajak Jin menghadiri. Sejujurnya ini keputusan yang sangat berat. Namun tidak ada pilihan lain seiring berjalannya waktu Irene memang sering tersorot media karna kepiawaiannya dalam bisnis dan kuliner.

Dari awal mereka menikah Jin memang ingin memperkenalkan Irene ke publik hanya saja Irene belum menyetujuinya. Irene tidak ingin ada di bayang-bayang nama besar Jin. Karna sekarang Irene yang mengajak, tanpa pikir panjang Jin menyetujuinya.

Irene menggandeng Jin dengan sedikit malu-malu menuju stage red carpet untuk photo session dan interview.

Irene menggandeng Jin dengan sedikit malu-malu menuju stage red carpet untuk photo session dan interview

Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.

"Irenessi apakah benar anda istri dari Jin BTS?" tanya seorang wartawan.
"Benar" jawab Irene singkat malu-malu.

"Ini pertama kalinya kalian muncul bersama di publik, apa yang membuat kalian memutuskan go publik setelah beberapa tahun menikah?"
Irene melihat Jin karna ragu menjawabnya.
"Ini karna istriku yang meminta, tanpa persetujuan mungkin aku tidak akan disini" jawab Jin senyum merekah bangga.

"Bagaimana kehidupan kalian setelah menikah ini? Kalian sangat terkenal dibidang masing-masing" tanya wartawan lagi.
"Kami sangat bahagia, kami saling mendukung profesi kita masing-masing dan aku sangat mencintai istriku" jawab Jin sebelum mengandeng istrinya untuk masuk ke venue. Diikuti decak kagum para wartawan mendengar jawaban yang dipublish oleh pasangan yang menjadi trending topik sekarang.

"Aaaaaa Jin sangat romantis sekali dengan istrinya"
"Sekarang aku tau alasan Jin sangat tergila-gila dengan istrinya hingga memaksa BigHit membuat encore"
"Wahhh mereka sangat serasi cantik dan tampan"
"Aku ingin melihat keturunan mereka"
"Chef Irene sangat cocok dengan Jin, mereka setara" beberapa komentar netizen yang memantau berita di media berita.

•••••

Seulgi menyuapi Soobin dengan masakan mpasi yang ia buat
"Binnie kalau sudah besar ingin jadi apa?" tanya Seulgi melhat Soobin bermain dengan mainannya.
"Idol" spontanitas Soobin.
Seulgi yang kaget hanya melihat ke arah Jimin dan bertukar pandangan.
"Binnie kanapa mau jadi idol?" tanya Jim paham dengan maksud kekasihnya.
"Mau jadi kelen caya Appa" ucap Soobin polos.
"Masih keren paman tau, nih lihat videonya" Jimin memutar video performnya.

Soobin yang melihat antusias sambil tepuk tangan.
"Paman kelen tapi Appa jauh lebih kelen" puji Soobin tetap menomor 1 kan Appanya.
Jimin yang mendengar kesal sementara Seulgi menahan tawa. Seulgi sangat gemas kalau Jimin dekat dengan Soobin seperti tikus dan kucing.

Jin dan Irene memasuki kediaman mereka setelah menghadiri acara award.
"Eommaaaa" teriak Soobin berlari menyambut orangtuanya.
Irene yang melihat Soobin menghampiri langsung memeluknya.
"Eomma Binnie mau menica cama bibi Selgi" ucap Soobin menunjuk Seulgi.
"Apa? Menikah?" tanya Irene kaget dengan pernyataan mendadak buah hatinya.
Dibalas anggukan oleh Soobin.

"Bibi Seulgi milik ku wekkkk" ledek Jimin memeluk Seulgi.
"Appa usil paman Jimin, Binnie tak cuka" kesal Soobin mengadu ke Jin.
Jin mengambil Soobin dari gendongan istrinya.
"Kamu masih kecil sayang, bagaimana mungkin bisa menikah. Nanti kalau sudah besar ya" Jin memberi pengertian.
"Nanti calau Binnie cudah becal, Binnie mau lamal bibi Selgi" Soobin mempererat pelukannya ke Jin.

"Kenapa kalian tak segera menikah saja, lihat ini" omel Jin sambil mengelus-elus Soobin agar tertidur.
"Hyung aku udah berkali-kali mengajaknya menikah tapi lihat" Jimin tidak melanjutkan bicaranya melihat Seulgi melotot.
"Oppa aku ingin fokus ke karir dulu, aku ingin seperti Eonni" jawab Seulgi.

"Karir bisa sambil jalan Seulgiya, Irene dulu juga seperti itu" jelas Jin.
"Benar kalian sudah seattle sudah usia menikah juga. Apalagi yang kalian cari" Irene hadir dengan baju santai.
"Lagian nampaknya Seulgi juga suka anak kecil. Cepatlah buatkan teman bermain untuk Soobin" ledek Jin.
"Apa ku buat hamil dulu aja ya Hyung? Biar dia mau menikah dengan ku" ide gila Jimin.
"Yaaa enak saja" Seulgi menjitak kepala Jimin.
Jin dan Irene hanya tertawa melihat pasangan muda yang sering main ke rumah mereka hanya untuk bermain dengan Soobin.


~END~






Hai guys gimana kabar kalian? Maaf ya baru bisa up chapter terakhir ini karna kesibukan di real life. Terimakasih kalian sudah mendukung dan sabar menunggu cerita ini.

Dengan berakhirnya cerita ini jangan berlarut sedih ya. Aku usahakan bakal bikin sequel dari Soobin yang pasti kelanjutan parenting dari Jin dan Irene. Aku udah bikin beberapa draft cuman mungkin akan ku selesaikan dulu jadi tinggal up kalau aku sibuk lagi. Doakan segera selesai dan cepet bertemu kalian lagi 💜

Love in JejuCerita yang bikin terobses. Temukan sekarang