CHAPTER 25

1.7K 167 5
                                        

Zhao Yuanzhou berjalan menuju gerbang masuk, di depannya ada Ying Lei dan Zhou Yichen yang sudah menunggu.

Zhou Yichen menggenggam erat tangan Zhao Yuanzhou "Kau bisa melakukan ini, bulan darah masih lama ketika kalian selesai memperbaiki Bai Zhe ling"

Zhao Yuanzhou mengangguk "Tapi kau harus ingat apapun yang terjadi kau harus memikirkan tentang umat manusia dan jangan terbawa ego"

"Tidak akan terjadi apa-apa"

Zhao Yuanzhou berjalan masuk melewati gerbang besar. Tapi tepat setelah tubuhnya masuk kedalam, dia berhenti dan menatap Zhou Yichen.

Zhou Yichen juga balas menatap dirinya.

Perlahan pintu tertutup dan akhirnya wajah Zhao Yuanzhou sudah tidak terlihat.

Zhou Yichen sangat cemas, tapi dengan cepat dia mengesampingkan perasaan itu.

Di dalam, Zhao Yuanzhou duduk menghadap Wen Xiao.

Di depan mereka, Ying Zhao dan Zhu Yin tengah bersiap membuka segel.

"Kau siap?" Tanya Wen Xiao

Zhao Yuanzhou mengangguk.

Mereka membentuk formasi sihir dengan  tangan mereka dan mengeluarkan Bai Zhe ling dari tubuh masing-masing.

Ketika Bai Zhe ling hampir bersatu sepenuhnya, Zhu Yin menghentikan mantra dan justru malah menghantam Bai Zhe ling dengan kekuatannya.

"Zhu Yin, apa yang kau lakukan?!" Ying Zhao berteriak

"Memang sudah menjadi rencana ku untuk menghancurkan Bai Zhe ling"

"Zhu Yin, dari Awal aku tau kau bermasalah. Ternyata benar" ucap Zhao Yuanzhou

Zhu Yin tersenyum sungging "Sekarang Bai Zhe ling sudah keluar dari tubuhmu. Kau akan kembali menggila seperti delapan tahun lalu"

"Hari masih siang, langit masih cerah masih lama"

Zhu Yin kembali tersenyum mengejek.

Tiba-tiba matahari terbenam, hari menggelap.

"Kau lupa aku bisa mengendalikan waktu di Dahuang"

"AAAAAAHHHH"

Terdengar teriakkan ketakutan dari Wen Xiao.

Zhou Yichen langsung menarik pedang Yunguang dan mendobrak masuk.

Ketika masuk kedalam, betapa terkejutnya dia melihat Wen Xiao yang sudah tergeletak, dan Zhao Yuanzhou yang di kendalikan oleh hawa jahat.

"ZHU YAN!" Dia berteriak

Tapi Zhao Yuanzhou seakan tidak mengenal dirinya.

Zhao Yuanzhou mencengkram leher Zhu Yin, dan

Crack

Leher itu patah. Darahnya tercecer di seluruh tangan Zhao Yuanzhou.

"ZHU YAN HENTIKAN!"

Ying Lei langsung melompat masuk, membantu sang kakek untuk membuat penjara magis untuk menahan Zhao Yuanzhou.

"Kami tidak bisa menahan dirinya lama!" Ying Lei berteriak

"Zhou-dàren lakukan yang harus kau lakukan!" Ying Zhao berkata

Zhou Yichen tertegun, dia menggenggam erat pedang Yunguang.

"ZHU YAN SADAR!!! INI AKU YICHEN!"

Tapi Zhao Yuanzhou tetap tidak sadar.

Hanya dengan satu ketukan lembut dari jarinya, mampu menghempaskan Ying Lei dan Ying Zhou dan menghancurkan formasi penjara magis.

Zhao Yuanzhou merebut suling Bai Zhe dari Wen Xiao dan menghancurkannya hanya dengan genggaman kosong saja.

"TIDAK!!!" Wen Xiao berteriak

"DIA DI LUAR KENDALI!!!"

Terdengar ledakkan yang hebat di dahuang.

Tidak lama segumpal asap hitam terbang dan mendarat di depan Zhao Yuanzhou.

Dia adalah Li Lun, tersenyum puas melihat keadaan Zhao Yuanzhou.

"Akhirnya aku bebas.... Ayo Zhu Yan jadilah kau yang sebenarnya. Seekor monster kera"

"TIDAK!"

Zhou Yichen melompat menerjang Zhao Yuanzhou. Dia menangkup pipi sang istri

"Zhu Yan sadar ini aku Chen-er!"

Tapi di mata Zhou Yichen, tatapan Zhao Yuanzhou sangat asing.

"ZHU YAN AKU CHEN-ER MU!"

Li Lun terlihat sangat kesal menyaksikan moment pasangan itu.

Tiba-tiba Zhao Yuanzhou mendapatkan kesadarannya. Dia terjatuh lemas di tanah.

Kilas balik kehidupan bahagianya bersama Zhou Yichen terputar. Kehidupan yang sangat singkat namun berbekas.

Dia menatap Ying Zhao penuh harap

"Cepat bunuh aku! Cepat!" Dia memohon

"TIDAK!" Zhou Yichen memeluk Zhao Yuanzhou, menjadikan dirinya tameng

"K-ku mohon cepat! Aarrgh!" Akhirnya dia kembali mengamuk, Zhao Yuanzhou menghempaskan Zhou Yichen hingga terpelanting.

"Tidak ada pilihan lain" ucao Ying Zhao

"Tidak aku mohon jangan bunuh dia!" Zhou Yichen memohon

"Tidak tenang saja"

Ying Zhao duduk di depan Zhao Yuanzhou. Dia merapalkan segel terlarang, menjadikan nyawanya sebagai imbalan.

"Ying Lei, ini adalau saat terakhir kakek" dan setelah itu menabrakkan kekuatan penyegel pada Zhao Yuanzhou.

"TIDAK KAKEK!" Teriak Ying Lei

Segel itu mengikat Zhao Yuanzhou, masuk ke dalam dirinya dan perlahan mengembalikan kesadarannya.

Dia yang tidak sadar akan perbuatannya masih tetap tersenyum. Namun perlahan senyum itu hilang ketika melihat teman-temannya terluka.

Melihat tatapan benci Ying Lei.

Melihat Zhou Yichen tergeletak di tanah.

Melihat senyuman puas dan mengejek dari Li Lun.

Melihat tangannya yang penuh darah.

Bulir air mata mulai terbentuk pada mata indahnya.

"Tidak... Apa yang telah ku lakukan! Li Lun apa yang kau lakukan padaku!"

"Membuat mu sadar siapa dirimu yang sebenarnya"

CHASING HIMTempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang