"A-NIAAANG AYO PAKAIKAN BAJUKU!" Ucap A-yue
"Iya sebentar ini A-niang sedang mengikatkan tali di pinggang mu"
Tidak lama A-Yuan melompat-lompat mendatangi sang ibu "A-NIANG AKU JUGA! GEGE KAU SERAKAH SEKALI, AKU JUGA MAU A-NIANG KU!" Dia merengek
"Siapa yang cepat dia yang dapat weeek" A-yue mengejek
"Ayo sini A-die saja yang mengikatkan baju A-Yuan" Ucap Zhou Yichen sembari berjalan mendekati mereka
"Tidak mau! A-die tidak cantik mengikatnya!"
"Heeeh anak ini! Itu kan cuma tali baju, yang penting ketat dan tidak mudah terlepas. Sudah!"
"Nah makannya itu aku dan A-Yuan tidak pernah mau di ikatkan oleh A-die eheheh" ejek A-yue
"Aku pintarnya memang melepas ikatan baju ibumu" bisik Zhou Yichen
"YICHEN!" Bentak Zhao Yuanzhou sembari memelototi dirinya
"APA DIE? APA?" Tanya A-Yuan dengan rasa penuh penasaran
"Buka apa A-die baju siapa dibuka???" A-yue juga ikut bertanya
"Sudah selesai, ayo A-yue sini gantian Niang ikatkan baju nya" ucap Zhao Yuanzhou mencoba mengalihkan pembicaraan
A-Yuan merengut "Kalian ini pelit sekali sih!"
"Iya. Padahal cuma bertanya soal mengendurkan baju. Dulu juga saat bertanya soal tepuk tangan kalian tidak mau jawab!"
Zhao Yuanzhou memelototi Zhou Yichen. Dia menendang kaki sang suami dengan kuat.
"Aduh Furen sakit!" Zhou Yichen mengeluh
"Sudah sini A-Yuan Niang ikatkan cepat atau Niang buang kalian! Jiu gege lebih enak di jadikan anak!" Dia mengancam
A-Yuan dan A-yue saling bertukar pandang panik, mereka langsung berlari menerjang ibu mereka.
"A-niang jangan begitu!!!" Ucap A-yue semberi memeluk pinggang sang ibu
"PINGGIR KAU GE!" A-Yuan mendorong sang kakak hingga hampir tersungkur "A-niang jiu gege tidak setampan kami, jadi jangan buang kami" dia merengek
"HEI ANAK-ANAK MONYET JANGAN PELUK-PELUK ISTRIKU"
"KAMI KERA!!!"
Mereka bertiga secara serempak membentak Zhou Yichen.
Sekarang Zhou Yichen akan di keroyok tiga kera ketika dia mengatai mereka dengan sebutan monyet.
"Tetap monyet" Gerutu nya
Tidak lama mereka merasakan sebuah energi yang familiar.
"PAMAN LI LUN!" A-Yuan berteriak sambil berlari
"DIDI TUNGGU!!" A-yue pun menyusul
Li Lun, dan Ying Lei baru saja sampai di depan gerbang ketika perasaan nya berubah menjadi kalut.
"Ada apa?" Tanya Ying Lei
"Monyet-monyet nya Zhu Yan"
Si kembar melompat keluar dari pintu biro, mereka tidak menuruni tangga, melainkan langsung melompat dan mendarat seperti seekor kera di atas tanah.
"PAMAN LI LUN!!!" A-Yuan menerjang Li Lun
"Waiyooooh astaga pinggang ku"
"Paman Li Lun, ikatkan bajuku!" Pinta A-Yuan, mata bulatnya menatap Li Lun penuh harap
"Baik sini paman ikatkan"
"Heii kera kecil aku ini ayahmu loh, kenapa Bisa-bisanya kau manja pada paman Li Lun mu"
KAMU SEDANG MEMBACA
CHASING HIM
FanfictionZhou Yichen tidak pernah membayangkan dia akan jatuh cinta pada Siluman Monyet yang telah membunuh ayah dan kakak laki-laki tercintanya. Tapi setelah dia mengenal monyet sialan itu lebih jauh, dia justru menaruh hati padanya
