Zhou Yichen tidak pernah membayangkan dia akan jatuh cinta pada Siluman Monyet yang telah membunuh ayah dan kakak laki-laki tercintanya. Tapi setelah dia mengenal monyet sialan itu lebih jauh, dia justru menaruh hati padanya
Zhao Yuanzhou berada di sebuah tempat yang tidak asing, namun juga tidak Ia kenali.
Dia berinisiatif untuk berjalan menelusuri tempat itu sampai akhirnya dia melihat sebuah sosok tinggi dengan rambut kehijauan membelakangi dirinya.
"Siapa?" Dia memberanikan diri untuk bertanya
Sosok itu memutar tubuhnya.
Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.
"Bi-Bing Yi?"
"Zhu Yan..."
Akhirnya untuk pertama kalinya dirinya mendengar langsung suara Bing Yi
"Zhu Yan, melangkah lebih mendekat lagi" pinta nya pelan
Dengan langkah kecil, Zhao Yuanzhou semakin mendekat
Melihat wajah Zhu Yan membuat senyuman merekah pada wajah Bing Yi.
Dia menaikkan tangannya, mencoba menyentuh wajah Zhao Yuanzhou.
"Akhirnya bisa melihat dirimu lagi. Wajah yang tidak pernah ku lupakan sampai akhir hayat ku"
"A-apakah kau disini untuk menjemput ku?"
Bing Yi tersenyum "tidak. Aku kesini untuk menyelamatkan mu"
Ada keterkejutan pada wajah Zhao Yuanzhou.
Bing Yi menarik tangan kiri Zhao Yuanzhou, jari jemarinya mengelus batu giok yang tersemat pada pergelangan tangannya.
"Gelang ini ku tempah sebagai penyesalan ku atas kematian mu. Sekarang gelang ini kembali pada pemilik nya yang sesungguhnya." Dia menggenggam erat tangan Zhao Yuanzhou "Aku menaruh potongan jiwa ku ke dalam gelang ini, berharap akan menemukan Ying Long. Dan aku sudah menemukannya"
"Tapi aku bukan Ying Long, aku Zhu Yan. Dia siluman naga aku adalah siluman kera putih. Meskipun mereka terkadang memanggilku monyet" gerutunya pelan
"Aku tau, kau juga memiliki jiwamu sendiri, kehidupan mu sendiri. Dan aku menghormatinya itu semua"
Bing Yi berjalan semakin dekat tatapannya tidak putus dari Zhao Yuanzhou "kau dan Yichen bersatu dari kehidupan yang rumit. Dewa mempermainkan takdir kalian. Cinta kalian yang dilandasi dari kebencian dan penyesalan terdalam. Yichen yang menentang norma untuk menikahimu meskipun dia sadar itu adalah sebuah pengkhianatan bagi mendiang ayah dan kakaknya. Dan kau yang selalu tulus dan tidak egois, tenang dan menuruti semua kemauannya. Hubungan kalian yang seharusnya memang tidak pernah terjadi, tapi entah bagaimana malah terjadi"
Bing Yi meremas gelang giok pada tangan Zhao Yuanzhou hingga hancur lebur.
"Bing Yi, apa yang kau?!"
"Aku meninggalkan energi siluman dan jiwaku di dalam gelang itu, bisa menyelamatkan dirimu"
"Tapi kau juga akan menghilang!"
"Aku akhirnya bisa pergi dengan damai, sedangkan kau bisa mendapatkan kebahagiaan yang pantas untukmu"