"Dubai"

331 45 22
                                        

Hari berganti hari, minggu berganti minggu, begitupun dengan bulan dan tahun. Tak terasa satu tahun berlalu meninggalkan banyak kenangan yang terjadi. Acep kini semakin di kenal dan diidolakan oleh anak SMK Bighit karena sifat, prestasi dan juga statusnya sebagai putra CEO B&S corporation. Anak sulung Asep itu kini sudah berada di kelas akhir, yaitu kelas 12 bersama trio AJR dan yang lainnya. Pangkat sebagai wakil ketua osispun sudah ia lepas semenjak Haje dan geng bule lulus, dan menyisakan Kamal yang kini sering ikut nongkrong dengan gengnya.

Jian dan Ram pun makin sini semakin bucin dengan kekasihnya. Meskipun Ram sempat galau karena Windi lulus lebih dulu dan meninggalkannya ke dunia perkuliahan. Namun hubungan mereka masih terjalin dengan baik.

Sedangkan untuk Asep, ia jadi sering melakukan perjalanan bisnis dan menghadiri berbagai pertemuan sendiri. Namun terkadang ia juga membawa Jennie dan si kembar jika perjalanan bisnisnya berlangsung cukup lama. Hal itu membuat Minji dan Zam jadi sering tinggal di rumah Siti. Si kecil Zam kini sudah kelas 3 SD, sedangkan Minji kelas 3 SMP. Rencananya Minji juga akan melanjutkan sekolah di SMK Bighit bersama Niki, Ela dan Suno.

Sementara itu, si kembar Safa dan Rei kini tumbuh jadi batita yang aktif dan menggemaskan. Keduanya sudah bisa berjalan di usianya yang menginjak 1,5 tahun. Bahkan mereka sudah mulai bawel mengucapkan beberapa kata meski belum jelas. Dan hal itu membuat Asep maupun Jennie harus ekstra sabar menghadapi anak kembar mereka. Tak jarang Jennie dibuat pusing sendiri dengan tingkahnya.

Maka dari itu, dari jauh-jauh hari Asep sudah merencanakan liburan berdua bersama Jennie. Untuk sekedar menjernihkan pikiran atau healing dan juga sekalian honeymoon kedua katanya.
Dan waktu yang sudah direncanakan itu jatuh pada hari ini. Yang kebetulan anak-anak sedang libur semester satu. Si kembar akan dititipkan dirumah Cahyo bersama Acep, Minji dan Zam. Sedangkan Asep dan Jennie akan pergi menuju salah satu negara yang ingin sekali Jennie kunjungi, yaitu salah satu negara di timur tengah yang terkenal dengan keindahan dan kemewahannya. Apa lagi jika bukan Dubai. Ya, Abi dan Umi Acep itu akan liburan ke Dubai selama 5 hari. Karena di hari ketujuh Asep ada perjalanan bisnis ke Jepang. Maklum kini B&S semakin besar dan relasinya juga merambah ke mancanegara, termasuk negri matahari terbit.

"A, gapapa nih kita ninggalin anak-anak selama 5 hari? Kira-kira si kembar bakal rewel gak ya?" Ujarnya resah.

Asep yang duduk disampingnya hanya menghela nafas pelan. Karena ini pertanyaan Jennie yang ke 10 kalinya. Tentu Asep lelah mendengar pertanyaan sama yang terus di ulang.

"Neng, udah ya, Aa yakin kok si kembar gak bakal kenapa-napa. Disana kan ada mommy, Daddy, Acep, Minji sama Zam. Mereka pasti bisa jaga si kembar selama kita gak ada."

"Tetep aja A hati Jennie gak tenang, soalnya ini pertama kalinya kita ninggalin si kembar lebih dari dua hari."

"Ya terus eneng maunya apa? Kita batalin aja liburannya dan suruh pesawatnya puter balik?"

"Di kira angkot kali A disuruh puter balik"

Asep terkekeh kemudian membawa tubuh sang istri untuk bersandar di dadanya. Saat ini keduanya tengah berada di dalam pesawat perjalanan Indonesia-Dubai. Namun sedari perpisahan penuh drama di bandara tadi sang istri nampak resah. Maklum namanya juga perasaan seorang ibu. Apalagi yang mereka tinggalkan adalah anak berusia 1,5 tahun.

"Yaudah makanya eneng jangan pusing sendiri. Aa sengaja ngajak eneng liburan supaya eneng bisa nyantai dan lupain sejenak urusan rumah tangga. Anggap aja kita balik lagi ke awal nikah dulu"

Jennie mendongak menatap pahatan rupa indah milik suaminya kemudian mengangguk.
"Oke, kita cosplay jadi anak muda lagi ya A"

Setelah menempuh perjalanan udara kurang lebih 8 jam 20 menit, mereka tiba di Dubai dan segera melanjutkan perjalanan dengan mobil ke salah satu hotel mewah yang sudah Asep booking sebelumnya.
Karena perjalanannya cukup melelahkan, hari itu mereka gunakan untuk istirahat. Dan biarlah esoknya mereka mulai menjelajah.

"Asep Family"Cerita yang bikin terobses. Temukan sekarang