Tentang 7 lelaki yang berusaha meraih mimpi menjadi seorang idola dalam sebuah boy band
Lolos gagal itu biasa
Naik turun itu tak mungkin tak ada
Berhasil atau tidak itu.... tergantung diri sendiri
Namun, ditengah perjuangan mereka ada sebuah rahasi...
Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.
Yukk follow dulu, aku juga bikin au loh disana
Tandain typo~~
Pukul 02.00 WIB, trainees sudah bersiap untuk melakukan penerbangan ke Italia untuk melakukan syuting MV lagu.
Untungnya AZ ENTERTAIMENT memiliki akses untuk masuk bandara lewar jalur khusus, hal ini dilakukan untuk menghindari kerumunan wartawan dan penggemar serta untuk menjaga identitas trainee mereka.
Entah bagaimana, banyak wartawan dan penggemar sudah menunggu di bandara, tepatnya di pintu masuk.
Setelah agensi mengumumkan tentang lagu untuk survival AZ01, banyak orang langsung ramai membahasnya di situs penggemar.
Setelah berhasil memasuki pesawat, trainees bebas memilih tempat duduk manapun asalkan tidak di paling depan dan tidak di paling belakang, pemilihan tempat ini juga direncanakan untuk meningkatkan keamanan bagi para trainees.
Disaat salah seorang trainees hendak memilih tempat duduk, ia melihat seorang perempuan duduk manis di salah satu kursi.
Trainee itu mengira kalau itu adalah staff perusahaan, jadi ia dengan santai duduk di kursi belakang perempuan itu.
Baru saja berhasil duduk, perempuan itu tiba-tiba berdiri dan menghampiri trainee itu sambil melakukan sebuah live streaming.
"Jadi ini guys penampilan traineenya, ganteng ya?" Dengan lancang perempuan itu duduk sambil memeluk lengan trainee itu.
Si trainee langsung terkejut dan ketakutan, ia berteriak memanggil bodyguard dibantu oleh teman-temannya yang lain.
Saat bodyguard tiba, ia langsung menarik paksa perempuan itu dan menyeretnya keluar dari pesawat, tak lupa bodyguard itu memarahi penjaga karena lalai hingga membuat masalah.
"Lo gak papa, kan?" Tanya Haikal kepada trainee itu.
Kebetulan tempat duduknya juga yang paling dekat, jadi saat trainee itu berteriak Haikal bisa langsung datang dan membantu.
"Gue takut banget, dia live streaming juga tadi." Raut wajah panik tampak jelas di wajahnya.
"Sasaeng itu, penguntit." Ujar trainee yang lain.
"Untung aja lo masih pake masket sama jaket."
"Tapi live dia tadi pasti ada yang ngerekam, gimana kalo penontonnya nyebarin itu?"
"Pasti agensi bakal bertindak."
"Kalian baik-baik aja?" Tanya salah satu staff pria.
"Menurut yang anda lihat gimana? Baik-baik aja nggak?" Mahen dengan emosi menatap tajam lawan bicaranya.
"Maaf, itu tadi kesalahan dari pihak bandaranya."
"Untung aja temen kita gak kenapa-napa, perketat dong penjagaannya kalo gak mau identitas kami kebongkar." Ujar Naje.