Chapter 48

959 67 30
                                        

Vallen pov






Sekarang waktu telah menunjukan waktu pukul empat sore saat kami tiba di pangkalan pesawat jet yang telah membawa kami kembali ke negara Amerika Serikat. Udara dingin Amerika pun langsung menusuk kulitku begitu diriku keluar dari pintu pesawat ini. Dan pandanganku kini langsung mengarah pada beberapa pria yang sudah menunggu kami dengan beberapa mobil anti peluru yang akan menjemput kami semua untuk kembali pulang ke rumah Dante.

Udara di sini sangat dingin dan tidak berbeda jauh dengan udara di Ukraina. Namun kenapa rasanya udara kali ini begitu menusuk hingga menembus ke dalam tulang? Untung saja aku dan Nathalio sudah mengganti pakaian yang kami kenakan dengan pakaian yang cukup tebal. Selain itu aku juga telah memakaikan syal, kaos kaki, sarung tangan dan juga topi rajut tebal kepada Nate untuk melindunginya dari udara dingin seperti ini.

Sial! Tapi selangkanganku sekarang masih terasa sangat sakit. Dan rasa sakitnya kian bertambah menjalar ketika diriku mulai melangkahkan kedua kakiku untuk menuruni tangga pesawat ini. Bagaimana tidak merasa sakit setelah Dante menyetubuhi diriku dengan sangat keras. Ya Tuhan... Aku bahkan sampai tidak bisa melupakan kejadian demi kejadian panas itu, bagaimana untuk pertama kalinya setelah sekian lama kami melakukan hubungan seksual kembali. Jantungku bahkan terus berdebar-debar sangat kencang, terutama ketika kepalaku tidak mau berhenti untuk mengingat setiap patah kata yang keluar dari bibir pria itu. Aku bahkan tidak bisa melupakan bagaimana Dante menatapku ketika pria itu mengungkapkan cintanya, tatapannya memabukan hingga mampu membakar pikiranku. Dan moment detail itu benar-benar tidak bisa hilang begitu saja dan terus melekat di kepalaku.

Sekarang aku bahkan tidak bisa berhenti untuk tersipu malu dan tidak berani untuk menatap langsung pada Dante, malu dan gugup seolah bercampur aduk menjadi satu ketika memori tersebut kembali terulang.

Aku pun melirik sekilas pada tangan Dante yang saat ini terus menggenggam tanganku dengan satu tangan pria itu yang kini menggendong Nathalio yang sedang tertidur pulas di atas dadanya sambil terus melangkah untuk kami segera masuk ke dalam salah satu mobil yang sudah menunggu kami di sana. Kemudian pandanganku mengarah ke sekeliling dengan suasana sore yang sedikit mendung. Rasanya sudah sangat lama sejak terakhir kali aku berada di sini hingga sekarang aku kembali lagi ke negara di mana awal mula masa kelamku dulu tercipta.

Seluruh duniaku berubah drastis ketika Dante datang merengsek masuk kedalam hidupku kemudian menikahiku secara paksa dan mengontrol kehidupanku layaknya Tuhan. Dan saat itu juga aku benar-benar terbelenggu, terjerat dalam dunia yang penuh dengan ketakutan, kekerasan, pengkhianatan dan juga kemewahan yang meninggalkan luka yang begitu panjang.

Namun kisahku tidak hanya tentang istana Dante yang di bangun dari uang berlumur darah. Tapi ini tentang hidup yang terbelenggu di dalam kesepian serta bayang-bayang maut yang selalu mengintai diriku di setiap hari yang ku lalui bahkan setelah aku berhasil kabur dari Dante. Dan semenjak itu juga aku di paksa harus lebih kuat dan awas diri untuk bisa bertahan hidup di dalam bayang-bayang ketakutan sebagai istri seorang gembong narkoba paling d cari itu tanpa adanya perlindungan sama sekali dari siapapun. Dan ketakutan itu semakin bertambah besar ku rasakan ketika aku mengandung dan melahirkan anak dari pria penjahat itu di tanah Ukraina seorang diri. Karena bisa saja para musuh Dante datang lalu mereka  menculik dan membunuh kami karena dendam mereka terhadap pria itu.

Namun apapun yang telah ku lalui di negara ini, mungkin pada akhirnya aku harus tetap kembali kemari, tidak peduli seberapa sulitnya untuk aku bisa melupakan masalalu kelam yang telah ku alami selama aku hidup bersama dengan pria ini.

Dimana saat ini aku akan masuk kembali ke dalam babak awal mengerikan untuk hidup bersama kembali dengan sosok mengerikan bernama Dante Petterson, seorang gembong narkoba dengan kartelnya yang begitu kuat. Dimana aku akan di tuntut untuk menjalani kembali kehidupan cinta dan rumah tangga yang gelap bersama dengan pria yang aku cintai. Meskipun sejujurnya aku belum merasa yakin dengan ungkapan cinta yang telah dia lontarkan padaku, namun apa salahnya untuk memberikan pria itu kesempatan kedua untuk membuktikan ucapannya tersebut. Walau pun mungkin tidak akan mudah untuk diriku hidup selamanya bersama dengan Dante yang memiliki segudang aktivitas salah dan sangat berbahaya, yang jelas-jelas berbanding dan berbeda dengan kehidupanku yang jauh dari kata kokain, pembunuhan, minuman keras, dan apapun hal mengerikan itu.

Kamu telah mencapai bab terakhir yang dipublikasikan.

⏰ Terakhir diperbarui: Mar 05 ⏰

Tambahkan cerita ini ke Perpustakaan untuk mendapatkan notifikasi saat ada bab baru!

OBSESSEDTempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang