•
•
Aku tidak tahu harus bersikap apa kepada Dante. Diam, marah, benci atau aku harus menerima nasib burukku ini dan menerima pria itu berada di sisiku selamannya. Namun satu hal yang pasti aku masih belum bisa menerima pernikahanku bersama Dante.
Aku benar-benar tidak bisa untuk menjadikan diriku menjadi istri yang baik atau pun patuh terhadapnya.
Karena aku tidak mau hidupku bergantung kepada Dante. Namun, aku harus melakukan apa untuk bisa lepas dari penjara yang Dante ciptakan untukku sekarang? Selain itu aku masih mencemaskan keadaan Christopher di sana.
Dan jika aku tetap melawan Dante, aku yakin betul Dante tidak akan pernah bermain-main dengan ancamannya waktu itu. Bahwa dia akan melakukan hal lebih buruk lagi pada Christopher. Bahkan mungkin akan jauh lebih buruk lagi dari apa yang selalu aku pikirkan dan aku bayangkan selama ini.
Aku berusaha memejamkan erat kedua mataku dan membiarkan setiap tetes air hangat yang jatuh dari aliran shower kamar mandi mewah ini membasahi wajah hingga seluruh tubuhku. Apa benar saat ini aku berada di dalam istana mewah milik Dante? tidur, makan dan memakai pakaian mewah dari pria kejam itu? Rasanya ini seperti mimpi, sebuah mimpi buruk bagiku. Mengingat jika rasanya baru saja kemarin aku tinggal dan hidup bahagia bersama dengan Christopher dan juga aunty Ellena. Dan kini terpaksa, aku harus tinggal kembali dengan pria itu, tetapi, aku tidak boleh lupa tujuanku menerima pernikahan ini adalah untuk melindungi Christopher dan juga ibunya dari kekejaman pria itu. Jika perlu aku akan mencari tahu seluruh informasi tentang kejahatan yang selama ini Dante lakukan dan membantu Christopher untuk menjebloskan Dante dan juga para cecunguknya itu untuk masuk ke dalam penjara.
Tetapi lamunanku seketika terpecah dan aku sedikit terkesiap ketika sebuah tangan tiba-tiba saja melingkari perutku dari arah belakang.
Aku menelan ludah dan berusaha tidak menolehkan wajahku ke arah belakang. Sial, kenapa dia bisa masuk ke dalam kamar mandi ini? entah sejak kapan dia telah membuka pintu kamar mandi ini? padahal aku mengingat dengan jelas jika aku telah mengunci pintu kamar mandi ini dari dalam tadi.
Aku memejamkan mataku saat Dante mengeratkan lingkaran tangannya sembari menyerukan wajahnya pada ceruk leherku lalu berbisik. "Mandi bersama, hmm." Dante mencumbu telingaku lalu beralih mencumbu rahangku.
Dan jujur saja, perlakuannya ini benar-benar telah memberikan sensasi aneh dari ujung rambut hingga ke ujung kakiku kini.
"Apa yang kau lakukan di sini, Dante? ini adalah kamar mandiku." Degub jantungku mulai tidak beraturan, terutama ketika jemari pria itu kini beralih memegang payudaraku, memilinnya lalu meremasnya.
"Memperlakukanmu layaknya seorang istri, kita bahkan belum melakukannya setelah kita menikah, princessa." Dia berusaha mencium leherku secara rakus dan semakin merapatkan tubuh kami kini tanpa adanya sehelai benang pun yang menghalangi tubuh kami.
"Hentikan Dante!" Aku memperingatinya. Dan aku benci reaksi tubuhku yang memanas ini. Aku berusaha untuk tidak terpancing tetapi Dante selalu bisa memancing reaksi tubuhku. Aku benci dia yang selalu memiliki kendali untuk aku mengeluarkan setiap sisi kelemahanku.
Dia lalu menarik lenganku dan membalikan tubuhku, sehingga saat ini aku dapat melihat dengan jelas bagaimana ekspresi wajah pria itu. Tetapi aku hanya berani melakukan kontak mata sebentar dengan Dante lalu lebih memilih untuk mengalihkan pandanganku ini ke arah lain enggan untuk menatapnya.
"Look at me." Perintahnya.
Aku mengerjapkan kedua mataku berulang kali lalu kembali melihatnya hingga membuatku menyadari kini betapa rupawannya wajah milik Dante, terutama ketika Aku melihatnya dari jarak sedekat ini. Hingga tanpa aku sadari kini aku telah menerawang jauh menelusuri kedua manik kelabu indah milik pria itu tanpa mengedipkan mataku. Rahang tegas dan wajah rupawan__ bahkan aku mengakui jika seluruh yang ada pada wajah Dante itu benar-benar indah dan bahkan mendekati sempurna.
KAMU SEDANG MEMBACA
OBSESSED
Cinta🚫 •WARNING• 🚫 MATURE CONTENT, 21+ Series #1 (Dante Petterson dan Vallen Cooper) Cerita ini berlatar belakang kehidupan para Gengster atau para Mafia besar juga kejam yang menjurus dengan kekerasan, bahasa kasar, dan juga seksual bebas. ••• Dante...
