Chapter 36

2K 59 37
                                        

Song: Lady Gaga- Always remember us this way




Anna Balle Shirley berjalan pelan menuju ke arah kolam renang yang berada di belakang villa tersebut, dia lalu memberhentikan langkahnya dan berdiri di tepi kolam renang itu dengan sebuah senyuman tipis terukir di bibirnya ketika dia menyadari bahwa Dante telah mengikuti dirinya pergi keluar dari pesta yang sedang berlangsung.

Anna.

Beberapa saat Anna terdiam sebelum akhirnya Anna pun membalikan tubuhnya menghadap pada Dante.

Hening kembali tercipta saat keduanya kini terhanyut dalam tatapan mereka satu sama lain. Anna, dia berusaha untuk berbicara pada Dante dengan air mata yang menggenang di pelupuk matanya sambil menelan ludah paksa menatapi pria di hadapannya penuh kerinduan.

"Dante, are you here?" Anna lantas berjalan mendekat pada Dante, hingga dia kini dapat melihat wajah Dante dari jarak lima sentimeter saja.

Dante tidak tahu harus berbuat apa. Tangannya yang entah sejak kapan mengepal itu rasanya ingin sekali bergerak untuk memukul Anna. Namun Dante sama sekali tidak bisa untuk menggerakan tubuhnya. Dan dia hanya bisa terdiam mematung seperti sebuah batu sembari menatapi Anna dari tempatnya kini berdiri. Rasa syok dan trauma tiga tahun lalu seketika menghantam Dante, seperti ombak yang menghantam karang dalam sekali hempasan hingga luka di dalam hatinya kembali berdenyut nyeri.

Saat ini Dante hanya ingin menemui Anna sebentar. Terlepas dari rasa kesal dan kemarahanya terhadap Anna, Dante hanya ingin menyelesaikan permasalahannya dengan Anna setelah sekian lama dirinya tidak bisa berbicara dengan wanita itu karena memang keadaan yang tidak memungkinkan untuk mereka kembali bertemu.

Dante menelan ludahnya paksa tanpa mengalihkan tatapan nanarnya pada Anna. "Anna, aku hanya ingin berbicara denganmu."

"Yeah... Kau benar__ kita harus berbicara, Dante. Aku-," Anna mencoba meraih tangan Dante dan menggenggamnya. "Aku hanya ingin meminta maaf atas semua-,"

"Why did you have the fucking heart to do all the fucking that to me? Setelah semua hal yang ku berikan dengan tulus padamu, Anna." Tandas Dante, rasa benci dan kecewa pada Anna seolah terus menghantam luka di dalam hatinya. "Katakan Anna! Katakan! kenapa kau tega meninggalkan diriku di hari pernikahan kita demi bisa bersama dengan Samuel, heh?!" Dante menatap Anna kecewa.

"Maafkan aku, Dante... Aku-, aku menyesal. Aku sungguh menyesal sekarang. Aku bahkan sangat membenci tindakan bodohku yang telah melukai dirimu!" Anna semakin mengeratkan genggaman tangannya pada lengan Dante sebelum akhirnya dia memberikan kecupan rindunya pada punggung tangan pria itu.

"I really miss you, aku sangat menyesal, Dante. Maafkan aku..."

Dante menyentak tangan Anna dengan kasar, tatapan matanya seketika berubah geram. Namun di saat yang bersamaan Dante tak menyangka jika Anna akan bergerak dari tempatnya dan seketika memeluk tubuhnya erat sembari menenggelamkan wajah cantiknya pada dada bidang milik pria itu.

Anna.

"Aku mohon... Sekali ini saja maafkan aku." Dante terkesiap, pria itu terdiam cukup lama sambil memejamkan matanya erat dengan amarahnya yang kini perlahan mulai memudar. "Dante, you still love me, right?"

"Anna... Dengar!" Dante melepaskan pelukan Anna secara kasar sambil menilik geram wanita itu. "Kau tahu bagaimana aku! Aku tidak akan memaafkan orang yang telah menyakiti diriku begitu saja, meski kau adalah orang yang pernah aku cintai, Anna! Persetan! Tapi aku tidak akan pernah melupakan dan memaafkan perbuatanmu padaku begitu saja. Kau pikir hatiku akan kembali utuh mencintai dirimu setelah kau benar-benar menghancurkannya, heh?"

OBSESSEDTempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang