Chapter 14

4.4K 86 4
                                        

Christopher Back

Maaf untuk typo yang tidak terlihat

Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.

Maaf untuk typo yang tidak terlihat
.Happy Reading.

"Siapa kau?" Tanya Komandan SEAL itu dengan suara berat, mengarahkan moncong Glock 19 miliknya tepat ke wajah wanita di bawah kolong meja

Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.


"Siapa kau?" Tanya Komandan SEAL itu dengan suara berat, mengarahkan moncong Glock 19 miliknya tepat ke wajah wanita di bawah kolong meja.

"A-aku... Aku... Kumohon, t-tolong a-aku," Ucap Vallen dengan nada suara yang teramat ragu dan gemetar hebat.

Vallen tidak mampu lagi untuk menyembunyikan ketakutan luar biasa yang melumpuhkan seluruh tubuhnya.

Sambil terisak pelan di bawah sana, ia memberanikan diri untuk mengangkat wajah. Ia menatap sang Komandan SEAL dengan sepasang mata penuh permohonan yang mendalam. Vallen menaruh harapan besar agar para tentara elit ini bisa menyelamatkan dirinya. Membawa ia pergi secepat mungkin dari neraka penuh penjahat tersebut.

Tanpa menjawab satu patah kata pun, sang Komandan menarik kembali senjatanya. Ia perlahan mengambil posisi berlutut di lantai yang dingin, lalu kembali menatap lekat wajah pucat Vallen.

Entah magnet apa yang sedang bekerja, kedua bola matanya seolah terkunci rapat dan tak mau berhenti menatapi gurat wajah gadis itu. Detik berikutnya, tangan kekar pria itu bergerak melepas topeng setan yang sejak tadi menutupi seluruh wajahnya.

Tindakan itu memperlihatkan dengan sangat gamblang bagaimana wajah asli sang Komandan. Ia memiliki rahang tegas yang terlihat sangat tampan, dipadukan dengan sepasang bola mata tajam beriris hitam pekat yang menghanyutkan.

Pada saat itu juga, Vallen sontak kembali menundukkan wajahnya ke lantai. Ia merasa terintimidasi ketika pria asing itu terus menatapinya tanpa mengeluarkan sepatah kata pun.

Komandan SEAL itu mendadak terdiam. Ia terpaku membatu di tempatnya berlutut.

Bukannya dia belum pernah melihat sesosok wanita yang jauh lebih rupawan dari gadis yang tengah dia tatap saat ini.

OBSESSEDCerita yang bikin terobses. Temukan sekarang