Chapter 38

2K 60 17
                                        

I fucking won't let Valllen get away from me. Wait for me, princessa.

Dante tertawa sinis sambil membuka tutup botol berisi Vodka di tangannya lalu meneguknya langsung dari botol. Kekecewaan dan kemarahan nampak jelas di kedua bola mata kelabunya yang kini sedang menatap lurus ke arah jendela kaca besar yang memperlihatkan langsung suasana gelap dan sunyi dari hutan belantara yang mengililingi rumah besar miliknya.

Bagai raga tanpa jiwa, kedua mata kelabunya meredup dengan pandangan kosong, setiap detik begitu memuakan dia rasakan. Hari ini Dante bahkan telah menghabiskan berbotol-botol minuman beralkohol tinggi di dalam ruanganya sambil menghabiskan berbungkus-bungkus rokok miliknya di atas sofa tanpa memperdulikan lagi kesehatan fisiknya.

Dante terkekeh lagi. Sambil bertelanjang dada kali ini dia menaikan kedua kakinya ke atas meja dan menyandarkan punggung kokohnya pada kepala sofa sambil menghisap pelan rokoknya.

Sedangkan tangan lainnya terus memegangi botol berisi alkohol dengan tatapannya yang lurus dan datar ke arah depan.

Oh dia bahkan sering tak keluar dari ruangannya selama dua bulan ini. Setiap malam pria itu hanya akan duduk di atas sofa, memandang kosong pada gelapnya malam sambil menghabiskan berbotol-botol minuman dan juga rokoknya.

Di mana di malam selanjutnya dia akan melakukan hal yang sama dan sanggup duduk berjam-jam di dalam ruanganya sampai dia mabuk dan tertidur. Dante pikir kepergian wanita itu hanyalah mimpi buruk belaka. Dan Dante berharap ketika dia membuka pejaman matanya wanita itu akan berada di hadapannya sedang menatapnya lalu setelah itu Dante akan menyerang wanita itu dengan ciman-ciuman memabukannya dan berakhir menyetubuhi wanita itu di sepanjang hari di setiap sudut ruangan ini.

Dante pikir tidak akan ada lagi rasa sakit setelah dia benar-benar akan melepaskan Anna dan mengisi kekosongan hatinya dengan Vallen. Namun setelah kepergian Vallen__ nyatanya hatinya sekarang Jauh berlipat-lipat lebih sakit dia rasakan. Bahkan saat kedua matanya tetutup pun hanya ada vallen yang selalu hadir ke dalam mimpinya.

Vallen... Baby. I miss you fucking so much!

Rasa bersalah itu masih menggelayuti hatinya.

Vallen adalah istrinya.

Vallen adalah miliknya.

Gairah, kepemilikan, hasrat, ketakutan dan rasa cinta yang paling gelap kini bagai membentuk lingkaran tak berujung yang semakin mencekik obsesinya pada wanita itu.

Hingga rasa sakit itu mampu melemahkan seorang Dante Petterson. Seorang anak yang tumbuh keras di dunia gelap dan berjuang keras untuk menuju puncak tertinggi demi kelangsungan hidupnya. Hingga dia harus rela kehilangan segalanya dalam proses menyakitkan yang harus dia tempuh, terutama setelah ibu kandungnya pergi meninggalkan dirinya entah kemana. Hingga mau tidak mau Dante harus tumbuh dan besar bersama dengan sang ayah yang mendidiknya dengan sangat keras. Bahkan hidupnya bisa di katakan jauh dari kehidupan normal, keluarga normal atau pun memiliki drama normal seperti orang-orang normal lain di luar sana. Karena bagi Dante segala sesuatu yang dia miliki dan sayangi dulu_ telah lama hancur berkeping-keping dan mati dalam ketidak pastian yang menganga lebar.

Hingga ketika sebuah kematian tak terduga mempertemukannya dengan Pablo Petterson ayahnya. Sehingga pada akhirnya kematian Pablo benar-benar telah mengubah seluruh jalan hidup seorang Dante Petterson dengan menjadikannya seorang calon pewaris dari outfit yang terkenal sangat kejam. Dante Petterson, telah di latih sejak lahir oleh ayahnya sebagai pemberontak diam-diam dalam dunia kegelapan para mafia.

Ia belajar menyembunyikan kekejamannya di balik pesonanya yang mematikan untuk bisa menyusup masuk ke dalam sindikat kejahatan dengan penuh kekerasan. Hingga memaksanya untuk mempertaruhkan kebebasan dan juga nyawanya demi bisa memasuki wilayah-wilayah para musuhnya.

OBSESSEDTempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang