Vegas
Eleanor, Megan, Max dan yang lainnya sampai di Vegas. Mereka mengambil koper mereka lalu segera keluar dari bandara.
"Kalian tunggu disini. Aku akan cari taksi dulu." ujar Max lalu beranjak pergi.
Eleanor pun segera mengambil ponselnya lalu menelpon Momnya. Setelah itu ia menelpon Louis.
"Baby, kau sudah sampai?"
"Sudah. Sekarang kami lagi tunggu taksi." ujar Eleanor.
"Baiklah. Kau jaga diri disana. Dan, jangan bergaul dengan orang yang tak dikenal, trutama cowok."
"Memangnya kenapa?"
"Aku tak mau kau disana menemukan penggantiku, El. Yang lebih tampan dariku."
"Hahahaha, Louis. Aku gak akan melakuin hal itu."
"Promise?"
"Promise."
"Ele, Megan! Cepatlah! Taxi sudah ada." ujar Max.
"Oh, Louis. Max sudah memanggilku."
"Bolehkah aku berbicara dengan Max? Jangan tanya 'ada apa'. Langsung saja berikan ponsemu ke Max."
Eleanor mengangguk lalu memberikan ponselnya pada Max.
"Siapa, El?" tanya Max.
"Louis. Dia ingin berbicara denganmu." ujar Eleanor.
Max pun menerima ponsel Eleanor dan mulai berbicara dengan Louis.
"Yes, Bro?"
"....."
"Baiklah, Louis."
"....."
"Iya. Kau tenang saja." ujar Max. "Kalau dia macam-macam aku akan mengurungnya di toilet atau kamarnya."
Max tertawa. Eleanor pun menatap Max dengan pandangan 'kenapa?'. Max hanya menggeleng.
"......."
"Aku bercanda, Louis. Okay."
"......."
"Bye."
Max mengembalikan ponsel milik Eleanor.
"Ada apa Max?" tanya Eleanor.
"Urusan laki-laki. Perempuan tak boleh tahu." ujar Max. "Cepatlah. Taksi sudah menunggu."
"Dasar laki-laki main rahasiaan segala." cibir Eleanor.
"Nanti kita main rahasiaan juga dari Max, El." tawa Megan.
"Hahahhaha. Yuk, Max sudah menunggu kita. Jangan sampai ia tambah kurus karena terlalu menunggu kita." tawa Eleanor.
~~~~~~~~~
Sementara itu...
London, Inggris
Louis keluar dari cafe. Ketika ia hendak menuju ke mobilnya, tiba-tiba ia tak sengaja menabrak seseorang wanita hingga terjatuh.
"Maafkan aku, aku tak sengaja...." Mata Louis terbelalak melihat wanita yang dihadapannya. "Sierra?"
"Lihatlah apa yang kau buat, Louis! Kakiku jadi berdarah." gerutu Sierra.
"Sudah ku bilang, maafkan aku." ujar Louis ketus. Moodnya berubah jadi kesal karena bertemu Sierra. "Baiklah, aku mau pulang."
Sierra menahan tangan Louis. "Hey! Kau harus tanggung jawab. Aku tak bisa pulang dan jalan kaki. Kalau kau menelantarkan aku dalam kondisi seperti ini, aku akan melaporkan dirimu ke polisi. Dan akan tersebar di media bahwa seorang Louis Tomlinson tak bertanggung jawab karena telah melukai seorang gadis, dan setelah itu karirmu akan hancur, dan akhirnya k-..."
KAMU SEDANG MEMBACA
Right Now [COMPLETED]
Fanfic'Walau kini ia sudah jadi artis, namun sifanya tidak berubah. Ia tetap orang yang ku kenal dulu.' -Eleanor Jane Calder- 'Aku akhirnya bertemu lagi dengannya, dia yang mempunyai senyuman manis itu. Jika dia tersenyum, aku bahagia.' -Louis William Tom...
![Right Now [COMPLETED]](https://img.wattpad.com/cover/66857914-64-k928940.jpg)