Bab Tujuhpuluhempat .

895 54 5
                                        

" Wawa !!! "

" Rayyan ? Bangun . " Puan Rayna menepuk bahu anaknya yang tertidur di sofa hospital .

" Astagfirullahal'azim . " Rayyan mengucap panjang sambil meraup mukanya .

" Mimpi pasal Wawa lagi ? " Soal Puan Rayna . Dia memandang sayu wajah anaknya .

" Hm . Sorry omma , Yan tertidur . " Rayyan cuba mengubah topik . Wawa yang kaku sedang ' tidur lena ' di katil hospital di tenung .

" Yelah . Ni Rayyan dah makan belum ? " Soal Puan Rayna .

" Hm . Omma dari mana ni ? Mama , papa , appa , nuna , hyung , Afran , Rayziq , Rayzif , Raykal , Fara , B dengan Atul mana ? Kawan kawan tak datang ke ? " Puan Rayna mengelengkan kepala .

" Kenapa tak makan lagi ? Pergilah makan . Amboi hafal semua eh . Diaorang semua tengah kat cafe tu . Makan . Omma pon dari cafe ni ha . Kawan kawan pon tengah berkumpul dekat cafe tu . Katanya diaorang dah dapat tawaran belajar . " Kata Puan Rayna teruja .

Rayyan tersenyum . " Hehehe . Baguslah . "

" Ha Rayyan pergilah makan sana . Nanti perut kosong masuk angin . Sakit nanti . " Nasihat Puan Rayna .

" Habis tu Wawa ? "

" Wawa biar omma jaga . Omma kan ada . "

Rayyan menghela nafas . " Hm nae . Sebelum tu , Rayyan nak masuk tandas jap basuh muka . " Sebelum melangkah ke bilik air , Rayyan melangkah ke katil Wawa dahulu .

Muka Wawa yang pucat , kaku di tenung . Bila kau nak bangun , Wa ? Aku rindu kau . Bangunlah , Wa . Dah sebulan kau koma . Dah sebulan kau terbaring macam ni . Kitaorang semua rindu kau . Kau tak nak bangun ke , Wawa ? Tak nak tengok kitaorang lagi ? Kesian dekat mama dengan papa selalu sedih menangis tengok kau terbaring kaku atas katil ni . Aku tahu kau kuat . Aku tahu kau akan bangun . Aku tahu kau rindu kitaorang . Aku percaya . Aku akan tunggu . Rayyan melangkah ke arah bilik air .

Tak lama kemudian dia keluar dengan rambut hadapan dan muka yang basah . Nampk macho gitu auch . Dia melangkah ke arah almari . Tuala di dalam beg di capai dan di lap ke muka .

" Omma , Rayyan pergi cafe dulu eh . " Puan Rayna hanya mengangguk sebelum kembali membaca majalah wanita yang di belinya tadi .

Baru Rayyan mahu memutar tombol pintu . Tiba tiba mesin yang di pasang pada Wawa berbunyi panjang .

Tittttttttttttt .

Badan Wawa mengejang .

" Ya Allah Wawa !! "

" Wawaa !! "

" Rayyan panggil doktor . Cepat !!! " Keadaan menjadi panik . Segera Rayyan berlari ke luar untuk memanggil doktor .

Alphaha SquekSquad kecuali gadis kembar yang sedang berjalan menuju ke ward yang di tempatkan Wawa cuba menegur Rayyan tetapi Rayyan tidak membalas . Dia segera berlari ke arah kaunter .

" Pe .. pesakit ... ward .. ward 3 ! 3 !! " Rayyan kehabisan nafas . Dia panik sehingga tidak dapat bercakap dengan betul . Nurse itu faham . Nurse yang berada di kaunter itu segera berlari memanggil doktor dan lantas bergerak ke arah ward Wawa .

" Ke .. kenapa ni ? Kenapa dengan Wawa ?! " Soal Alphaha SquekSquad . Rayyan hanya mengeleng sambil terduduk di kerusi yang di sediakan di luar ward .

" Ya Allah . Wawa macam mana ? " B , Atul , Fara , Puan Salwa , Encik Danny , Encik Zafran , Ecah dan Fariq bersama anak mereka sampai . Puan Rayna di tuju .

" Tak .. tak tahu . Dia .. dia tiba tiba kejang . Mesin dia .. berbunyi panjang . " Puan Rayna menjawab tersekat sekat kerana menangis .

" Ya Allah anak aku ! Ya Allah , mohonlah jangan apa apakan anakku Ya Allah . " Kata Puan Salwa . Dia hampir jatuh . Tetapi nasib Ecah pantas menyambut .

Cinta Si Kembar . Tempat di mana cerita hidup. Terokai sekarang