Bab Lapanpuluhtujuh .

800 47 4
                                        

Heyy im backeuu hehe . Okay sebenarnya author nak edit cerita ni balik but tak secara menyeluruh , hanya beberapa bab sahaja sebab author nak tukar sikit jalan ceritanya . Jangan marah yah muah ! Enjoy your reding !

-

Eja . 🐸

Tunggu dekat KM , gerak sama sama ke airport . Aku dah on the way ni . Ah by the way , bawak babysitter masing masing bagi yang ada babies tu k ? Aku tak ada support bab babysitter korang okay ?

Pesan Ezzah di group chat Alphaha SquekSquad . Atul menutup telefonnya selepas membalak ' k ' . Selepas itu dia terus menerjah ke arah Fara dan B yang sedang sibuk makan .

Atul mengeleng . Ini tah dah siap ke belum tak tahulah makan je tahunya lepastu gemuk meroyan macam mati laki padahal kahwin pun belum .

Segera Atul menegur mereka berdua . " Hoi dah siap belum ? Ada baca chat Eja dalam group tak ? "

Dua gadis itu mengeleng . " Belum baca . Phone kat atas , sis . By the way kitaorang dah siap okeh tinggal tunggu jejaka jejaka tu sampai je ! "

" Ha yelah jap lagi diaorang sampailah tu . " Ujar Atul sambil menghirup sedikit teh yang dibuat oleh Puan Salwa sebelum pergi ke laman belakang untuk menyiram pokok bunga . Beri sarapan kepada pokok katanya .

Pon ! Pon !

" Girls !! Diaorang dah sampai . " Pekik Encik Zafran dari ruang tamu .

Terkocoh kocoh mereka bertiga membasuh cawan dan pinggan yang mereka gunakan tadi .

" Ya coming , papa !! " Cepat mereka berlari naik ke atas mengambil beg dan turun semula ke bawah .

Dengan termengah mengah mereka menuju ke arah jejaka kembar itu dan Encik Zafran .

Tiga jejaka itu memandang pelik ke arah tunang mereka manakala Encik Zafran mengelengkan kepala .

" Macam budak budak ! " Komen jejaka jejaka itu .

" Heeee . " Tiga gadis itu tersengih menampakkan gigi sambil menunjuk peace .

" Hah dah nak pergi ke ? " Tegur Puan Salwa .

Tumpuan mereka jatuh pada Puan Salwa . " Haah , ma . Salam , maaa . " Gadis gadis itu menghulurkan tangan .

Puan Salwa menyambut huluran tangan anak anaknya . " Hati hati kat sana . Apa apa bagitahu mama cepat tau . "

" Orite maam . " Mereka bersalaman dan berpelukkan sekejap sebelum beralih kepada Encik Zafran dan jejaka kembar itu pula menyalami tangan Puan Salwa .

" Nanti kalaulah terjumpa Wawa , bagitahu dia mama rindu . " Puan Salwa tersenyum tawar . Kembar itu freeze seketika sebelum membalas senyuman mamanya.

Encik Zafran memeluk bahu isterinya . Dia juga merindui anaknya nan seorang itu . Harap Wawa baik saja kat sana . Papa mama sentiasa sayang Wawa .

" Jangan risau . Satu hari nanti Wawa mesti balik . Saya tahu dia mesti rindu kita juga . No worry . " Kembar itu merenung ke dua orang tua mereka . Mama papa makin tua . Kedutan di wajah mereka menunjukkan yang mereka sememangnya sudah tua . Muka mama pula kelihatan cengkung dan tubuh mama kurus . Rindu Wawa . Ya , mama rindu akan Wawa . Kadang kala mama meracau di dalam tidur menyebut nama Wawa . Bilalah Wawa nak balik hm . Wa , aku rindu kau . Bisik hati Fara .

" Hm kami gerak dulu pa , ma . " Pamit mereka sebelum berlalu masuk ke dalam perut kereta .

###

Wawa membelek wajahnya hadapan cermin . Dia memakai sedikit lips balm aloe vera di bibirnya dan sedikit bedak pada mukanya . Cukup simple . Tak perlu pakai make up tebal tebal original is better . Tak adalah fake . Pakaiannya di betulkan ringkas sebelum turun ke bawah sambil membawa beg .

" Mai ? Pergi saing naik aku ? " Tegur Wawa apabila ternampak Mai yang juga telah siap berpakaian pramugarinya .

Mai menoleh memandang Wawa . " Oh no . Tak boleh . Aku ada 1 shift je . Nanti aku nak balik dengan siapa ? " Wawa mengangguk . Ye tak ye .

" Macam tu .. tak apalah . Aku gerak dulu . Bubye , babe . " Mereka berpelukkan sebelum Wawa bergerak keluar .

Encik Mansur awal awal lagi telah keluar ke pejabatnya , Kak Ayu yang berkerja dengan papanya jugak awal awal telah keluar . Abang Amy turut sama tetapi dia menjaga satu lagi pejabat milik papanya . Kak Zura katanya keluar beli barang dapur . Mama ? Mama telah lama pergi semenjak Mai berada di tingkatan 1 lagi . Papalah tempat mereka bergantung dari dulu sehingga sekarang dan selama lamanya .

###

" Good morning , Miss Wawa . " Tegur kawan kawan sekerja Wawa .

" Oh good morning , Alice . Ready for today ? " Gadis mat salleh bernama Alice itu tersenyum . Dia mengangguk dan membuat Thumb Up bermaksud ready .

" Hi baby . Good morning . " Tegur satu suara garau pula . Seorang lelaki yang segak memakai baju juruterbang dengan topi di atas kepalanya . Beg di kepit di ketiak .

" Assalamualaikum , Encik Edward . Stop calling me baby . Im not a baby yet . " Balas Wawa . Dia mengulingkan biji matanya .

" Oh Waalaikumusalam , Wawa . Im sorry . But , you' re still a baby for me . " Jawab Edward tanpa rasa bersalah . Dia mengenyitkan matanya pada Wawa . Dia adalah salah seorang dari 3 orang yang berasal dari Malaysia tetapi dia berdarah kacukkan .

Wawa menjelirkan lidah . Urgh buat sakit jiwa je cakap dengan mamat half malay half british ni . Baby baby babi kang . Nasib baik kau handsome macam Jungkook Bts tahu tak ? Kalau muka kau pakat penyangak pecah rumah memang aku pecah pecahkan muka kau guna playar . Bolehkan pecahkan muka guna playar ?

Walaupun Wawa agak annoy dengan Edward , tetapi Edward tetap salah seorang dari kawannya . Kalau Edward tak ada , mesti berbelit lidahnya asyik berspeaking dua puluh empat jam . Kang nanti balik Malaysia cakap bahasa melayu pelat English , buad malu orang melayu jee .

" So , baby girl ? "

" What ? " Jawab Wawa tanpa memandang wajah Edward . Malas nak cakap pasal baby baby tu . Dah berkali kali cakap bukan nak dengar . Dia tak tahu ke aku ni tunang orang ? Err .. bekas tunang orang . Maaf terlupa .

" You dah ready nak pergi Paris then Malaysia ? " Soal Edward .

" You ke bawak kapal terbang sepanjang kita ke Paris then Malaysia ? " Wawa mengangkat keningnya memandang pilot tersebut . Soalan di jawab soalan .

Edward mengangguk laju . " Yep . Pandai you ni . " Edward mengosok kepala Wawa .

" Don't touch me . Berapa kali i nak bagitahu ? " Marah Wawa . Muka kacak Edward di jeling . Sesuka hati kau je gosok kepala aku . Habis rosak rambut aku grr .

Edward membuat muka bersalah . Alamak macam mana aku boleh lupa minah ni tak bagi sentuh dia ?

" Im sorry , baby girl . Im forget . " Wawa membuat muka .

" Whatever . " Wawa terus bangun dan berlalu naik ke kapal terbang . Sekejap lagi mereka akan bergerak terbang ke Paris . Dia perlu melihat apa apa yang patut di dalam kapal terbang tersebut sebelum penumpang naik .

Cinta Si Kembar . Tempat di mana cerita hidup. Terokai sekarang