Semenjak mengetahui siapakah yang menjadi tunang mereka , Rayyan kerap kali tersenyum sendirian . Gila . Itulah yang di katakan oleh kedua adik dan abangnya serta sepupu merangkap kembar angkatnya .
Tetapi , mereka bertiga juga sama gila . Kadang kala sama juga suka senyum seorang diri . Lagi teruk kadang kadang ketawa sendirian . Lagi gilakan ? Di tambah pulak , tadi mereka ada terserempak ketika sedang berjalan di Kluang Mall .
Flashback .
" Gais , jom karok ? Dah lama tak tonjolkan bakat yang terpendam ni . " Ajak Zainur . Terkinja kinja dia memberikan cadangan .
" Ei suara kau sedap sangat ke nak menyanyi ? Aku dengar kau cakap pon sebijik macam bunyi katak . " Balas Harriz selamba . Sengaja mahu menaikkan amarah Zainur .
Zainur menjeling . " Eh budak kau pahal ek asyik tak puas hati dengan aku ? Suka hati aku ah . And hell o , suara aku sedap ok . Tah tah suara kau yang macam katak . Ong gedek gedek . "
" Bila masa aku tak puas hati dengan kau ? Aku cuma cakap benda betul ok ? Yang kau tiba tiba naik angin ni pahal ? Hakalah lu minah . Heh suara aku yang sedap lagikan macho ni kau kata macam katak ? Kau memang pekak . " Harriz membuad muka .
" What ? Kau ni pahal hah ?! " Zainur berjalan ke arah Harriz dan ..
" Adoi ! Sakitlah , setan ! " Jerit Harriz mengaduh sakit . Dia jatuh terduduk akibat di tendang oleh Zainur . Zainur mengejek sebelum menarik kawan kawannya berjalan ke arah pusat karaoke .
" Minah niii ... "
" Sabar , Riz sabar . Dah bangun bangun . Malu orang tengok kau duduk tengah tengah Kluang Mall ni . " Haiqal menarik tangan Harriz untuk menolong Harriz bangun .
" Aih kalau dia adik aku , dah lama aku belasah dia ! " Haiqal mengelengkan kepala sebelum menarik Harriz untuk jalan kerana mereka berdua saja yang tertinggal di belakang .
" Weh Wawa , Fara , B ! " Panggil Atul . Dia menarik tangan Wawa , Fara dan B . Automatik kaki mereka semua berhenti berjalan . Yang di panggil tiga orang je tapi yang berhenti semua sekali apakah ini . - .
" Apa ? "
" Tu .. nampak tak siapa yang aku nampak ? " Tanya Atul . Mulut di muncungkan menunjuk ke satu arah . Semua kepala menjengah ke arah yang di tunjukkan Atul .
" Omaygad !!! That him ? Mamat Korea tu ? Omg omg !! They are so handsome !! " Semua dah terkinja kinja seperti beruk bila ternampak empat orang jejaka di hadapan mereka kecuali empat gadis kembar itu .
Terpaku . Terkejut . " Bukan ke tu .. kita hm ? " Tanya B . Dia menarik adik adiknya menjauhi kawan kawan yang lain seketika dan suara juga di perlahankan sedikit takut di dengari oleh orang lain .
" Aah . Tulah diaorang . " Atul menjawab soalan B . Sesekali dia memandang ke arah kawan kawannya yang nampak.seperti beruk mak yeh .
" Weh jom.tegur diaorang ?! " Cadangan gila Ezzah . Dia mara ke hadapan sebelum berpatah balik .
" Malu do . "
" Hala kau . Ha jomlah semua . Tegur ramai ramai . " Ajak Yana . Di tariknya tangan kawan kawan . Para jejaka di tinggalkan di belakang .
" Diaorang tinggalkan kita sebab mamat mamat tu ? " Soal Khairil . Yang lain hanya diam membisu sedih melihat pujaan hati pergi ke orang lain .
" Err hi ? " Tegur Aleya .
" Hm ? Hi , girls . " Rayzif membalas sambil memberikan senyuman kepada mereka . Oh bukan mereka tetapi pada Atul . Namun , Hampir semua mereka cair termasuk kembar itu penangan senyuman Rayzif .
Wawa memandang ke arah Rayyan . Rayyan pon memandang Wawa . Wow ! Mereka bereyes contact untuk beberapa saat sebelum masing masing memandang ke arah lain . Comel je muka mereka malu !
Raykal memberikan senyuman dan kenyitan mata pada Fara . Fara tersenyum malu . Blushing gais !
B dan Rayziq pula sama sama memberikan pandangan dingin dan sama sama berpusing ke arah bertentangan . Tak habis habis lagi perang mereka ? Hm .
" Hm did you guys remember us ? " broken eng lol . Tanya Nad . Dia memberanikan diri untuk bertanya .
" Hm ? Im not maybe diaorang , yes . " Jawab Rayzif . Kerana dia paling peramah jadi dialah yang menjawab sapaan gadis gadis itu . Kalau Raykal yang jawab ? Ha mintak number fonla yang di jawab . Rayziq ? Malu malu kucing . Rayyan lagi jangan harap sampai kiamat kau cakaplah dengan bangku Mall ni .
" Yes ofcouse saya ingat awak semua . Sekolah , kan ? " Jawab Raykal . Sengaja dia senyum semanis mungkin agar gadis gadis itu cair .
" Yes ! Wahhh awak pandai bahasa melayulah ! " Puji Joy dan Ezzah saing . Gedik plus excited . Mood fangirling on lah katakan .
" Hm gais ? Jom pergi sekarang ? Kesian diaorang tunggu kat sana . Kami mintak diri dulu . " Pamit Atul sopan . Dia memberikan isyarat mata kepada B , Wawa dan Fara agar menarik mereka untuk pergi .
Mereka semua memprotes apabila di heret pergi . Orang baru nak berkenalan dengam diaorang ! Marah mereka dalam hati .
" Asal tarik ?! Aku baru nak kenalkan anak kucing aku pada bakal abang ipar dia ! " Marah Aina .
" Ehem . " Saufi berdehem sedikit kuat . Sakit pulak tekak eh bukan tekak tapi hati . Mohon sabar hati .
" Jangan mengada eh ? Aku piat seekor seekor kang . " Marah B . Dia baru mengacah mahu memiat telinga kawan kawannya namun cepat cepat mereka melarikan diri dari B .
" Ha dah jom pergi karok . Jap gi nak balik . " Segera mereka bergerak ke tujuan asal .
End Flashback .
" Weh Kal , kau pahal ketawa seorang seorang ? Gila ke ? " Tegur Rayyan . Daripada tadi dia memerhatikan adik kembar bongsunya ketawa seorang diri . Naik seram eden .
" Ha ? Tak ada apa apa . Cuma aku teringat Fara . Dia comel do . Hahahaha . " Jawab Raykal jujur .
" Kau semua perempuan comel . "
" Haah tunang kau pon comel . Kalau macam nilah kan , aku nak je mintak appa kahwinkan kita esok . Hahahaha . " Bahagia eh kau , Raykal .
" Gatal ! " Pap ! Sebijik bantal yang di baling Rayzif tepat mengenai muka Raykal . Tersengih sengih Rayzif memandang Raykal . Rayziq sudah bantai gelak berguling guling melihat muka Raykal .
" Apahal kau ni ! "
" Diamlah ! " Pap ! Sambil marah , Rayyan sempat membaling sebijik bantal ke arah Raykal .
" Woi ! Sakitlah ngok ! " Kesemua bantal di baling oleh Raykal .
" Woi woi apa ni ? Kau memang nak kena ni budak ! " Maka bermulalah pertandingan memukul bantal antara empat kembar itu . Masing masing macam budak budak . Childish . Ei umur dah nak 20 tahun pon still perangai tak matang . Dah jadi tunang orang dah pon ! Sampai terkeluar isi dalam bantal tu di buad dek mereka !
" Astagfirullahalazim ! Rayziq ! Rayzif ! Rayyan ! Raykal ! Apa jadi ni ?! " Terkejut Puan Rayna melihat keadaan bilik anak ank bujangnya . Habis bersepah bantal , isi bantal semua !
" Ya Allah korang ni dah habis sekolah pon perangai tak berubah - ubah lagi . Macam budak budak . Dah jadi tunang orang pulak tu . Tak lama nak jadi suami orang , bapak orang . Aish Rayziq as leader pon sama je ! Bila nak matangnya ha ? Sekarang ni omma tak nak tengok bilik ni bersepah macam ni . Kalau tak , jangan harap dapat keluar minggu ni . Arraseo ?! " Bebel Puan Rayna . Dia memiat telinga keempat empat jejaka tersebut bergilir gilir .
" Aduh aduh duh omma . Sakit ! Nae nae ! Arraseo , omma ! Aduh lepas , omma lepas . " Sejurus Puan Rayna melepaskan mereka terus mengusap perlahan telinganya yang merah . Kesian ! Puan Rayna mengorak langkah keluar dari bilik itu . Mereka terus mengemas bilik yang bersepah sehingga bersih . Perfect ! Inilah bakal suami yang bagus !
ANDA SEDANG MEMBACA
Cinta Si Kembar .
RomansaBudi Yang Ditabur Ketika Susah Bukanlah Kosong Semata . Ianya Perlu Di Balas Semula Dengan Satu Perjanjian Yang Telah Dipersetujui Oleh Mereka Suatu Ketika Dulu Sebelum Anak Anak Masih Didalam Rahim Ibu Lagi . Akibat Budi , Anak Anak Terpaksa Mengor...
