tiga puluh enam

1.5K 80 1
                                        

Athaya memasukkan baju-bajunya ke dalam koper. Ia menghembuskan nafas lega akhirnya ujian kenaikan kelas telah berakhir dan inilah saatnya untuk berlibur

Athaya sibuk mengemasi pakaiannya ke dalam koper sedangkan tiga orang idiot sedang menonton tv di bawah, di apartemen Athaya

Setelah semuanya selesai Athaya menghela nafas dan menepuk tangannya pertanda beres. Ia menarik kopernya dan bersiap turun kebawah. Raihan bilang bahwa ia mengganti rencananya, mereka akan menginap di rumahnya di Bandung karena ibunya memaksa Raihan untuk bilang kepada teman-temannya untuk menginap

Baru saja Athaya sampai di lantai bawah, tawa Farrel pecah karena kelakuan konyol Alika

"ANJIR KETAUAN ATHAYA LO DI GANTUNG AL!" teriak Dimas sambil tertawa keras

"Apa ketauan Athaya?" tanya Athaya

Semuanya diam, perlahan mereka bertiga memutar kepalanya melihat Athaya yang menyilangkan tangannya di dada

"Ehehe, anu Thay, itu- anu-" Alika menggaruk lehernya

"Dia nyuri jus stroberi lo terus jusnya tumpah ke sofa, hahahaha- makanya izin dulu kalo minta" ucap Farrel

"Lo bertiga bersihin sofanya, abis itu ganti jus stroberi gue" ucap Athaya, "loh ko kita jugaa" protes Farrel

"Kan dia yang salah sayangg" eluh Dimas

"Lo Sadim! Gantiin jus stroberi gue 2 dus karena udah manggil sayang, gue gasuka dipanggil sayang" ucap Athaya berbohong, padahal jantungnya hampir lepas dipanggil sayang oleh Dimas

Gue lama-lama jadi anak alay njir

"Marvel, Lily sama Raihan belom dateng?" tanya Athaya yang kini sudah duduk di sebelah Dimas. Dimas merangkul Athaya

"Belom, masih di jal--"

Brak.. Brak..!

"SAMLEKUMMM!!" mereka tau siapa ini, Marvel memukul mukul pintu apartemen Athaya dengan sangat kuat

"Marvel berisik tauga" ujar Lily

Athaya membuka pintu dan melihat Marvel yang hendak memukul pintunya kembali, "gue kepukul sama lo, leher lo gue penggal" ucap Athaya

Marvel hanya bisa meneguk saliva nya dan menyengir tidak jelas, "hai Thay" Lily memeluk Athaya

"Hai Ka Lil" Athaya membalas pelukannya

"Gue udah bisa berjalan dan berlari loh Thay" ucap Raihan yang sedang melompat-lompat. Athaya hanya terkekeh, Raihan hendak memeluk Athaya tapi tidak jadi karena teriakan Dimas

"ITU CEWE GUE!" teriak Dimas

"Dimas! Raihan sahabat gue juga kali" ucapan Athaya cukup membuat Raihan sakit, tapi Raihan bisa menerimanya. Akhirnya Athaya pun memeluk Raihan

Setelah mengobrol tidak jelas dan tertawa, mereka pun langsung keluar dari apartemen Athaya dan menuju mobil yang sudah di tentukan. Athaya bersama Raihan, Alika dan Dimas. Sedangkan Marvel dengan Farrel dan Lily

Keadaan di mobil Farrel saat perjalanan sangat tenang. Bahkan Farrel dan Lily berbicara sangat pelan dan lembut, itu membuat Marvel hanya mendengarkan musik di hpnya dan tertidur pulas saking bosannya

Berbeda jauh dengan keadaan di mobil Raihan yang--

"WOOOOO OOO!!! WOOO OOO!! SHE LOOKS SO PERFECT STANDIN THERE WITH MY AMERICAN APPAREL UNDERWEAR!!" Raihan, Dimas dan Alika tidak henti-hentinya menyanyikan lagu ber-genre rock, lebih tepatnya berteriak

AthayaTempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang