Rasa

162 4 0
                                        

Pelan-pelan kutata lagi hatiku.
Pelan-pelan ku perbaiki lagi langkahku, kutatap wajahku dicermin dan berkata jika tanpamu aku tak kan terlalu rapuh seperti ini.
Meski hatiku tak pernah benar-benar merelakanmu tapi ku tahu cintaku juga tak kan pernah benar-benar kamu anggap lagi, sebab dulu saat kau pergi kau berlari dengan sebuah belati yang kau tancapkan di dada ini.
Aku tak sehebat kamu perihal melupakan, tak setangguh kamu yang mampu meninggalkan sebab segala cinta yang ada tak pernah benar-benar mampu kutanggalkan.

Sungguh, aku hanya perlu waktu bukan untuk melupakanmu tapi berdamai dengan masa lalu, apa artinya aku melupakanmu jika semakin kucoba bayangmu justru selalu ada. Aku hanya perlu ikhlas meski pada akhirnya luka-luka itu tetap membekas.
Aku terlalu rapuh untuk kau buat utuh sebab pergimu membawa separuh warasku. Aku hanya berusaha tak terlihat lemah bahkan saat kau telah berbahagia dengan dia yang anggap sempurna.

-R. Majid-

@Semua tentang Hujan.Cinta & LukaTempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang