Terima kasih, bila pada akhirnya kisah kita bukanlah hal yang kau pilih, sebab aku mengerti pasti bagaimana perihal hati yang hancur. Denganku kamu tak sungguh-sungguh bahagia, lantas apa aku tega membiarkanmu bersusah payah menyeimbangkan langkah sementara debar dadamu biasa saja saat kau tepat berada di sebelahku. Aku selalu percaya beberapa masalah selalu mampu ku selesaikan tanpa sedikitpun kata menyerah, tapi bagaimana mungkin jika masalah itu datang darimu, dari kamu yang terluka karena mencintaiku.
Aku selalu suka berjalan denganmu menyusuri setiap sudut kota, menjelajah hanya untuk membuktikan pada semesta betapa sebenarnya kita sangatlah tangguh, tapi aku salah, tanganmu menyimpan duri di balik genggaman yang kau bungkus dengan kelembutan, bagaimana bisa aku menjadi penyeimbang langkahmu jika kau tak ingin sepadan denganku, menyeimbangkan langkahmu itu sulit sebab aku harus terjatuh dan bangkit. Tapi tak apa, asal denganmu aku tetap merasa bahagia namun kau tak pernah suka jika aku disebelahmu sebab itu kau justru berlari menyeret ku seakan kau tak punya hati
Kau paham betul, betapa menurutku kau adalah semesta tapi dengan tega kau luluh lantakkan hatiku patah tak tersisa. Apa kau suka? Membuatku mencinta lalu seketika kau ganti dengan luka. Terima kasih hati, kau pernah sangat tabah mengiringi langkahnya meski pada akhirnya cinta tak selalu berbalas sama.
-R.Majid-
KAMU SEDANG MEMBACA
@Semua tentang Hujan.Cinta & Luka
RomansaTentang seseorang yang memaknai cinta sebagai sesuatu yang serius, hingga ia bahkan mengorbankan apa pun untuk cinta itu. Sebab ia mencintainya teramat serius sampai pada suatu ketika ia harus kehilangam cinta yang selama ini ia perjuangkan kehilang...
