[COMPLETE]Flora Callia Valerie, atau sering dipanggil Flora. Cewek populer, cantik, tapi ditakuti cowok. Cewek tomboy yang jagonya berantem. Tapi kalau urusan pelajaran, dia mundur. Bukan karna gak pinter, hanya karna malas. Walaupun terkenal serem...
Ratu Sinetron 👑 : Suami gue baru aja abis masakin sup asparagus. Ya ampun makin cinta. Lah, lo kapan dijadiin sama Farsh?
Flora mendengus, kemudian menyesap cangkir tehnya. Ia membalas pesan Citra sebentar dan kembali berkutat dengan laptopnya.
Flora Callia : Gue wanita karir. Emang elo.
Flora menghela nafasnya ketika membuka pesan e-mail yang menumpuk. Banyak pesan masuk dari klien yang ingin membuat janji pembuatan gaun pengantin.
Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.
Flora memang meminta semua klien membuat janji melalui e-mail saja, karena ia tidak suka berkomunikasi dengan klien menggunakan handphone, kecuali sangat urgent. Beberapa klien juga langsung pergi ke butiknya hanya untuk membuat janji dan ada pula yang menghubungi Flora melalui karyawan-karyawan Flora.
Handphone Flora bergetar lagi, pesan balasan dari Citra.
Ratu Sinetron 👑 : Plis deh ya, gue mah sambil kerja sambil ngurus suami. Lo nya aja tuh yang takut nikah. Umur lo udah 25 tahun Flor. Nikah udah sana. Masa lo ngurusin gaun nikahan orang mulu, lo nya kagak bikin gaun sendiri.
Flora geleng-geleng kepala. Luar biasa Citra. Flora sampai bingung untuk membalas pesan itu. Tapi, bila dipikir-pikir, ada benarnya juga. Flora tak lain hanyalah takut menikah, bukan ingin mengejar karier. Apa... ia juga harus memikirkan pernikahannya? Apa perlu ia memberi kode pada Farshad? Mungkin... ini sudah waktunya. Tapi, tetap saja Flora masih takut menikah.
Flora Callia : Hahahaha bingung gue mau balas apa. Iya, gue takut nikah. Tapi, mendingan lo punya baby duluan deh ya.
Ratu Sinetron 👑 : Hahaha proses cyin. Harus ya gue ceritain gimana romantisnya suami gue? Hehehe kalau pulang kerja kode mulu minta diboboin :v
Flora Callia : Anjir diam lu ah. Udah gue mau kerja. Ganggu mulu.
Ratu Sinetron 👑 : Anak kita jodohin aja kuy unyu keknya.
Flora Callia : Lo kira jaman nenek lo main jodoh-jodohan. Ogah. Anak gue terlalu cantik atau ganteng ntar kalau dihodohin sama anak lo.
Flora terkekeh sendiri. Ia kembali membaca pesan e-mail itu satu per satu kemudian mulai mengatur jadwal perjanjian dengan kliennya. Ia butuh libur dari penatnya bekerja dan membuat gaun. Untung saja ia memiliki banyak karyawan yang bisa diandalkan. Meskipun begitu, ia tetap tak bisa melepaskan design gaun pernikahan milik kliennya sembarangan kepada karyawannya, ia tetap harus memantau dan terkadang ikut turun tangan.
Handphone Flora bergetar lagi. Kali ini bukan pesan dari Citra melainkan dari pujaan hatinya selama beberapa tahun ini, Farshad.