Hai teman-teman tersayang. Selamat membaca dengan tenang lanjutan cerita ini, jangan lupa untuk vote dan komentar, terima kasih.
➖➖➖
SUARA kikikkan dari Airysh tidak reda-reda dari tadi akibat cerita yang dilontarkan oleh Rino yang ada di hadapannya itu barusan.
Dia benar-benar ngakak dengan Rino yang mengatakan bahwa Kelvin nangis sampai tersedu-sedu di pinggir jalan sambil protes keras dan marah-marah sama Rino.
Sekarang mereka lagi ada di taman belakang kawasan komplek perumahannya Airysh.
Rino yang duduk di atas pelosotan anak-anak pun memberengut kesal pada Airysh yang masih saja ketawa kayak nenek sihir.
Enak aja Airysh ketawa-ketawa kayak gitu, sedangkan Rino malah kena imbas dan jadi korban akibat dari apa yang cewek itu lakukan.
Rino doain semoga kotak suaranya Airysh pecah, supaya dia mingkem kayak di film kartun Spongebob.
Lah, jadinya lari ke kartun. Maklum ya teman-teman, Rino mah gitu. Tampang aja udah gede, tapi jiwanya masih cenderung melekat anak-anak.
Dia nggak munafik deh, emang gitu dirinya. Sampai sekarang Rino emang masih suka nonton kartun bareng mamanya.
Kalau soal kartun, dia dan mamanya sejalan dan sehati. Sementara itu, papanya yang sering marah gara-gara mereka, jadinya beliau tidak bisa nonton berita.
"Ketawa aja terus lo sampe malaikat hitam menjemput!" Seru Rino emosi dan bangkit berdiri mengacak-ngacak rambutnya Airysh dengan gemas bercampur geram.
Dan spontan tawanya Airysh mereda dan cewek itu berdelik emosi pada Rino. Suka banget sih berantakin rambut orang, capek tau rapiinnya! Padahal tadi pagi Airysh udah catok rambutnya, dia harap biar imut kayak Kim Sae Ron gitu.
"Jangan suka-suka lo aja ya pegang-pegang rambut gue! Tangan lo tuh penuh kuman!" Hardik Airysh lalu ikut bangkit berdiri dari bangku kayu panjang yang didudukinya.
Kedua matanya Rino segera terbelalak melebar. "Eh nenek sihir, mestinya lo bersyukur karena bisa dipegang sama cowok terganteng nomor satu di dunia!" Seru Rino berkacak pinggang sambil tersenyum dengan penuh rasa berbangga diri.
Langsung saja rasanya Airysh ingin memuntahkan batagor yang tadi ia makan sewaktu di kantin sekolah pada mukanya Rino.
Amit-amit dah, Airysh benar-benar geli banget dengan cowok satu ini. Dia heran kok anak itu bisa percaya diri banget sih?
Kaca mana ya? Ingin Airysh memberikan seratus kaca untuk Rino supaya dia bisa sadar diri.
"Heh kakek gayung! Perut gue mules puter-puter denger cakap lo barusan!" Cibir Airysh menatap penuh jijik pada Rino.
Terdengar helaan napasnya Rino. "Udah deh, kita jangan ribut terus ya. Intinya itu lo harus minta maaf sama Kelvin!"
Spontan kedua alisnya Airysh saling berkedut sama lain. "Lah, ngapain gue minta maaf mah dia?!"
"Berani berbuat, harus berani minta maaf juga!" Sahut Rino kemudian.
Keningnya Airysh kian makin berkerut dalam. Males banget minta maaf sama ketua kelasnya itu, siapa suruh dia jadi orang resek banget gitu?
Dan sebenarnya Airysh nggak akan nonjok Kelvin, kalau dia nggak cari gara-gara. Hmm.. Kalau di pikir-pikir, Airysh nonjok Kelvin karena ngebelain Rino kan.
Entah kenapa aja, Airysh nggak suka dan kesal sewaktu Kelvin bilang kalau Rino itu di bawah keteknya. Ya artinya kan, berarti dia mengatakan bahwa Rino itu takut sama perempuan dan nggak berani ngelakuin apa-apa, alias cemen.
KAMU SEDANG MEMBACA
Bendahara VS Sweet Gamer (Completed)
Humor[Completed] [Sequel Ketua Kelas VS Perusuh Kelas] Siap-siap gemas dengan Rino gamer manis yang setiap hari bikin Airysh yang merupakan bendahara kelasnya jengah. Kerjaannya Rino itu hanyalah main game dan sangat susah sekali membayar uang kas. Dan s...
