"Lo tadi ngomong apa aja sama bokap gue?" Tanya Airysh dengan nada penuh curiga, tapi membuang muka pada Rino.
Airysh diam-diam merasa salah tingkah banget dekat-dekat dengan Rino, apalagi ditambah tadi pertemuan canggungnya antara dirinya dan ayahnya yang merangkul Rino di depan ambang pintu rumah.
Itu kejadian yang paling tak terduga dan paling canggung yang pernah dialami Airysh.
Kini ayahnya ada di dalam rumah bersama Kak Ari, dan cewek itu tadi sangat panik saat ayah mengira Rino adalah pacarnya. Karena itu, Airysh tadi dengan sangat grogi dan panik cepat-cepat mengatakan bahwa Rino bukan pacarnya, lalu cewek itu segera menarik Rino keluar dari rumahnya dan membawanya ke taman belakang komplek perumahannya.
Rino yang berdiri memunggungi batang pohon beringin yang rindang tersenyum tipis. "Gue cuman bilang mau jumpa mah lo aja kok."
Airysh yang duduk di bangku kayu panjang, menatap sebentar Rino. "Mau apa lagi lo?"
"Gue pengen tau mau sampe kapan lo ngejauh dari gue?"
Airysh langsung menghela napas panjang dengan berat, lalu bangkit dari bangku taman itu. Dia paling benci lagi-lagi Rino membahas soal hal itu, karena Airysh takut hatinya akan goyah.
"Gue balik dulu, males gue dengerin bacot lo lagi.." Tukas Airysh setegas mungkin dan berbalik badan, meninggalkan Rino yang sedang bersender di pohon besar itu.
Ketika Airysh mulai berjalan menjauh dari Rino, seketika dia terhenti karena Rino yang mendadak membuka suara.
"Gue senang bisa pernah jumpa nyokap sama bokap lo.."
Airysh tertegun, cewek itu membalikkan badan secara kaku.
Rino tersenyum getir. "Gue sama nyokap bokap lo punya kesamaan, lo tau nggak apa?"
Sebelah alisnya Airysh terangkat, ia keheranan. "Hah?"
Rino tak langsung menjawab, melainkan berjalan perlahan-lahan melewati Airysh sedikit, lalu cowok itu berhenti memunggungi Airysh.
"Kesamaan kami tuh sama-sama sayang sama lo.."
Airysh terkesiap dan jantungnya berdegup sangat kencang saat mendengar perkataan yang Rino ucapkan. Namun saat Airysh menoleh, Rino sudah berjalan meninggalkannya tanpa berbalik ke belakang sama sekali.
Melihat Rino yang pergi tanpa mengajaknya, membuat hatinya Airysh terasa sakit. Air matanya mulai berjatuhan, dan ia menunduk menatap sandal flipper-nya.
➖➖➖
"Yuk sini Rysh, kita makan sama-sama enak loh nih pizza chicken nugget-nya."
Airysh tersenyum kaku pada ayahnya dan ia menatap sekilas ibu yang tengah duduk di sampingnya Kak Ari.
Apakah ini mimpi? Semalam ayahnya pulang dan siang ini dia melihat meja makannya penuh. Ada ayah, ibu, Kak Ari yang sedang menunggunya untuk makan bersama menyantap pizza pesanan.
Mereka kelihatan seperti keluarga normal biasanya, layaknya tidak ada masalah apapun dalam rumah tangga mereka. Ayah dan Kak Ari sibuk saling cerita tentang klub sepak bola, sementara itu ibu sibuk membuka saos saset tomat dan sambal ke dalam piring kecil.
KAMU SEDANG MEMBACA
Bendahara VS Sweet Gamer (Completed)
Humor[Completed] [Sequel Ketua Kelas VS Perusuh Kelas] Siap-siap gemas dengan Rino gamer manis yang setiap hari bikin Airysh yang merupakan bendahara kelasnya jengah. Kerjaannya Rino itu hanyalah main game dan sangat susah sekali membayar uang kas. Dan s...
