Cara Anak-anak Kelas 2-C Merayakan Lebaran

2.5K 278 240
                                        

EXTRA CHAP MENYAMBUT HARI RAYA!!!
DOUBLE APDET BWT HARI INI!!!  (jika tidak terjadi gangguan koneksi :"))

*USSS*

"Pak! Bu! Kuenya dibeli! Murah murah! Silakan dipilih! Enak loh!!"

Senra berseru sambil mengangkat papan kayu bertuliskan 'Obral Kue Lebaran'. Sakata dan yang lain sibuk natain kue-kue lebaran di meja depan rumah.

Rumah udah bersih, rapi. Sehari sebelumnya mereka bagi tugas bersihin rumah. malem takbiran bikin-bikin kue di dapur buat dijual ba'da Shalat ied.

*KashiAmaRib*

Rib ngetok pintu apartemen Ama. Ama membukanya dengan senang. "Selamat Idul Fitri Ama!!!" seru Rib senang. Ama ikut seneng, "Selamat Idul Fitri Rib!! Ayo masuk dulu!"

Ibunya Ama udah nyiapin opor ayam. Kashi duduk di kursi makan sambil makanin opor. Rib duduk di sampingnya. Kashi lalu menyodorkan kaleng berbentuk kotak warna merah dengan gambar ibu dan dua anaknya di ruang makan – yang mana ketiganya tersenyum aneh – sambil menawarkan, "Mau biskuit?"

Rib langsung menyambar kaleng itu dengan semangat. Ketika membukanya, ia terdiam.

"Kashi, kok isinya kerupuk udang??"

*EveSou*

Eve itu ternyata diem-diem lumayan licik, sedangkan Sou terlalu polos. Kakek mereka itu matanya udah rabun jadi harus pake kacamata. Ntu kacamata diumpetin sama si Eve.

Kemudian Eve menghadap sang kakek. Setelah salaman, sudah menjadi tradisi membagikan 'angpao' lebaran. Kakek memberi Eve satu.

Setelah itu Eve pergi, tapi balik lagi. Dia salaman lagi sama si kakek. Kakeknya kemudian ngasih dia uang lagi. Selang beberapa lama, Sou datang menghadap si kakek.

"Lho, tadi kan Sou udah?" tanya kakek bingung. Sou memiringkan kepalanya, "Oh, udah ya?" dan dengan geblegnya dia manut sama kekeknya.

Duit lebarannya dijarah sama si Eve.

*LuzKrad*

"Eh, gue minta maaf ya selama ini banyak salah sama lo" ujar Ayahnya Luz sambil mengajak Ayahnya Kradness salaman. Ayahnya Krad tersenyum lalu membalas uluran tangan Ayahnya Luz.

"Gue juga, ya, selama ini ngajak ribut lo mulu."

Luz dan Krad tersenyum. Jadi Ayah mereka damai, nih? Mereka berdua jingkrak-jingkrak kesenengan.

"Eh, makan opor buatan istri gue, yuk. Opor dia yang paling enak, loh..." tawar Ayah Krad. Ayah Luz memicingkan matanya, "Eh, enakan juga opor bikinan istri gue..."

Ayah Krad melotot. "Apa lo bilang? Jadi lo ngajak ribut??"

"Oh! Kuy lah, GELUD!"

Luz dan Kradness hanya bisa tepok jidat liat kelakuan bapak mereka.

*Araki dan Nqrse*

"Maafin Nqrse ya, Araki. Soalnya Nqrse selalu ngerepotin Araki..." gumam Nqrse yang saat itu sedang dikunjungi Araki dan Ayahnya.

"Araki juga minta maaf yaa..."

Mereka lalu bersalaman. Tak lama kemudian Ayahnya Araki memanggil mereka.

"Nih... jatah buat kalian..." ujar beliau sambil membagikan dua buah amplop besar pada mereka. Araki dan Nqrse melompat kegirangan. Langsung saja mereka buka amplop itu, tapi...

"Eh? Isinya amplop lagi?"

Mereka membuka amplop yang lebih kecil itu dan ternyata isinya amplop lagi. Mereka masih sabar membuka amplop itu. Dan ternyata isinya kosong.

Ayahnya Araki nyengir, "Lumayan buat wadah uang dari tetangga..."

*SoraMafu*

Soraru bertandang ke rumah Mafu. Setelah salam-salaman sama Mafu dan Ortunya, Soraru mengajak Mafu main keluar.

Di tengah jalan, mereka ketemu dengan seseorang yang tiba-tiba mendatangi mereka.

"Dek... minta lebarannya Dek... kasihani saya..."

Mafu dan Soraru saling pandang. Kemudian Soraru melihat keadaan orang itu. Sehat wal afiat. Bajunya bagus pulak. Mereka akhirnya memutuskan untuk mengabaikannya.

Eh, ternyata si pengemis ini gigih banget. Dia terus mendatangi sambil mengatakan hal yang sama berkali-kali. Sampe pengemis itu geram sendiri.

"Woey! Jadi anak ngga pengertian banget sam orang susah, ya??!! Dasar anak jaman sekarang!" omelnya keras. Soraru pasang tampang kalem.

"Kan tadi Omnya mintanya lebaran, bukan duit. Kita ngga punya lebaran, Om, makanya ngga bisa ngasih. Yang punya lebaran itu Allah..."

***

Weheh... Ini chapter bikin dadakan pas hari raya kemaren. Gomen baru dipublish sekarang. Hehe... Anggep aja ini extra chapter. Berhubung sejak kemarin readers terphpkan terus oleh apdetan tag. Maafkan saya.

Selanjutnya, kembali ke cerita awal! Yyyeeeaaa!!!

Little Utaite and Their School [END]Cerita yang bikin terobses. Temukan sekarang