Keesokan hari...
Aku terbangun pada jam 4 pagi, aku langsung ngambil wudhu dan tadarusan al-quran sambil menunggu adzan shubuh.
Allahu Akbar! Allahu Akbar!
Setelah adzan shubuh berkumandang, aku segera menyudahi tadarusku kemudian aku turun ke bawah untuk sholat berjamaah bersama Abang dan Bundaku. Sedangkan Ayah? Ayah lagi piket malam.
Selesai sholat, seperti biasa aku langsung mandi dan bersiap untuk ngampus. Selesai sarapan, aku berpamitan sama Bunda.
"Bun, Zahra berangkat ngampus dulu ya." ucapku sambil menyalami tangan Bunda
"Iya, kamu hati-hati ya Dekk. Itu tadi dicariin sama abangmu" ucap Bunda
"Dicariin? Tumben. Dimana abang Bunda?" tanyaku
"Itu dia ada didepan." jawab Bunda
"Zahra! Dekk!" teriak abangku dari halaman depan
"Itu kan, gih sana samperin!" suruh Bunda
Aku pun melangkahkan kaki ku ke halaman depan.
"Apaan sih, bang? Pagi-pagi udah teriak-teriak aja, emang nya ini hutan apa?" omelku saat di depan halaman
"Eh lagian dari tadi abang panggilin gak disahutin. Itu tuhh ada yang mau nganterin kamu ngampus" ucap abangku sambil menuju ke arah luar pagar
"Siapa? Bella ya? Kenapa gak disuruh masuk sih!" ucapku sambil berjalan ke depan pagar
"Eh bukan, dek." ucap bang Adit
Aku menghentikan langkah dan berbalik badan, "Terus siapa?" tanyaku heran
"Nahh tuhh orang nya" ucapnya sambil menunjuk kearah belakangku
Aku pun menoleh kebelakang, "Kak Rasyid!"
"Assalamualaikum Zahra. Mau ke kampus ya?" ucapnya sambil tersenyum..
Huuhh senyuman nya itu lohh, kece badai.
"Wa'alaikumsalam. Iya aku mau ngampus. Kakak ngapain disini?"
"Aku mau nganterin kamu ngampus. Boleh kan?" tanya nya
"Hmm gak boleh." jawabku serius
Aku melihat wajah nya berubah menjadi kecewa.
"Ohh ya sudah. Kalau gitu kakak ke kantor dulu ya!" ucapnya sambil membalikkan badan nya
"Ehh maksudnya gak boleh nolak tawaran orang." ucapku sambil terkekeh..
Ia pun membalikkan badan dan menghadapku..
"Eh serius nihh, Ra." ucapnya
"Iya serius, duarius malah. Hehe" ucapku
"Ya udah yukk kita langsung meluncur aja yuk!" suruh nya menarik tanganku
"Eh sebentar, aku belum pamitan sama abang."
"Iya dah, gua dicueki sama lu Ras. Gua ini abang nya Zahra lohh, gak liat dari tadi gua disini. Main asal bawa pergi aja" omel abangku
"Hehe sorry Dit, terlalu semangat gua." ucapnya terkekeh
"Ya udah, aku berangkat ya. Assalamualaikum" ucapku
"Wa'alaikumsalam"
Ketika sampai di parkiran kampus, Bella datang menghampiri ku.
"Heyy Ra, assalamualaikum" sapa dan salam Bella
"Heyy juga Bel, wa'alaikumsalam" jawabku
"Eh sebentar deh kok aku kayak kenal sama abang yg ini sih.. Hmm aku ingat-ingat dulu." ucap Bella sambil memandangi kak Rasyid dari bawah sampai atas
KAMU SEDANG MEMBACA
Dia Tentara Ku
AcakPerjalanan cinta yang tidak semulus oleh kebanyakan orang diluaran sana. Penasaran kan??? Yukk, di baca dan tambahkan diperpustakaan kalian! Jangan lupa vote and comment ya!
