Saat Afgan menunggu, dirinya berjalan ke arah keluar untuk melihat dalam Mall Jakarta yang sudah lama dia tinggalkan dari tempat membeli perhiasan tersebut. Matanya menelusuri setiap penjuru Mall, dan tiba-tiba Afgan tatapannya tidak sengaja melihat seseorang yang sudah dirinya tinggalkan begitu saja setelah orang itu jujur padanya.
"Ocha! " gumamnya pelan saat melihat wanita yang memakai dres berwarna merah mudah,apalagi dua wanita yang berbeda usia. Siapa lagi kalau bukan Rossa, Afgan menatap dalam diam dan selalu mengikuti setiap langkah Rossa dan wanita yang masih kelihatan muda itu menelusuri pakaian bayi yang tak jauh dari toko tersebut.
"Ocha! " ucapnya sekali lagi. "Ngapain dia berada di toko perlengkapan bayi" tanyanya pada diri sendiri. Tiba-tiba Dahinya mengernyit saat wanita yang berada di sampingnya terlihat khawatir saat Rossa memegang perutnya seperti kesakitan. Tubuh Afgan tiba-tiba menegang melihat Rossa dengan perut yang buncitnya.
"Nggak mungkin, ocha hamil" ucapnya sambil menatap Rossa yang masih di toko tersebut. Saat akan berjalan ke arah Toko bayi tersebut tiba-tiba seorang datang menyerahkan bingkisan tersebut.
"Tuan,pesanan anda sudah selesai. Tolong segera di bayar" ucap nya dengan lembut.
Afgan menggeram kesal,setelah ituAfgan segera mengambil baper bag tersebut dan segera masuk untuk membayarnya. Dia ingin segera mengejar dan memastikan jika dia tidak salah lihat. Setelah selesai, Afgan buru-buru keluar dari toko tersebut dan berjalan dengan cepat untuk mengikuti Rossa dan wanita yang tak di kenalnya. Afgan berjalan di belakang kedua wanita itu sedikit jauh, takut jika dirinya ketahuan.
"Mau kemana mereka! " tanyanya pada diri sendiri sambil mengikuti kedua wanita itu.
Setelah sampai di tempat orang yang di ikuti berada, Afgan segera mengambil tempat duduk tak jauh dari mereka berdua. Afgan hanya cuma memastikan apa yang di lihatnya tak mungkin salah.
"Benar, dugaan ku dia ocha! " ucapnya pelan. "Aku yakin jika aku tidak salah melihat, ya aku yakin!" ucap Afgan menatap Rossa dengan diam. Dia mengambil ponselnya dan mengirim pesan untuk orang yang menyuruhnya menemuinya.
"Temui, aku di restoran seafood"
Setelah pesan terkirim, Afgan mengarahkan ponselnya ke arah Rossa yang duduk menghadap wanita di depannya.
Cekrek...
Setelah memotret Rossa, Afgan segera berpindah tempat duduk. Dia menatap layar ponsel tersebut dan mengusapnya pelan. Dia menghembuskan nafasnya dengan pelan setelah itu memasukan ponselnya ke dalam saku celana.
Baper bag yang dia bawa dia letakkan di atas meja dan menunggu seseorang.
***
Rossa dan Gina, sampai di restoran Seafood, saat ini mereka sedang membuka menu makanan yang akan di pesannya. Rossa, walau pagi di rumah sudah makan tapi nafsu makan Rossa sedikit meningkat.
"Mama mau makan apa? " tanya Rossa kepada Gina.
"Mama masih kenyang sayang, kamu aja yang pesan mama pesan minuman saja" jawan Gina dengan lembut.
"Baiklah kalau gitu" .
Rossa memanggil pelayan di restoran tersebut.
"Mbaknya mau pesan apa? " tanya pelayan itu ramah.
"Aku mau nasi goreng spesial, lobster sama jus jeruknya 2 " ucap Rossa sambil melihat menu makanan. Gina hanya menggelengkan kepalanya.
"Itu saja atau mau ada lagi".
"Udah cukup" jawab Rossa menatap pelayan itu.
"Baiklah, jadi mbaknya pesan nasi goreng spesial + lobster dan dua jus jeruk" ulang Pelayan itu Rossa mengangguk. "Baiklah kalau begitu tunggu sebentar ya mbak".
KAMU SEDANG MEMBACA
MY BABY BOY (SLOW UPDATE)
Fiksi PenggemarCover by @vitafatma Rossalina harus rela berhenti sekolah di saat usianya masih 19 tahun di karenakan hamil di luar nikah dan harus menjadi orang tua tunggal untuk bayi yang ada di dalam perutnya saat ini.Yang paling menyedihkan lagi Ayah dari anak...
