18

5.1K 620 161
                                        

[ Time to Love ]

Malamnya, pesta kembali dilanjutkan. Bahkan tidak ada kata istirahat bagi kedua pasangan yang hari ini resmi menyandang status suami - istri. Kim Taehyung ingin sekali mengajak istrinya beristirahat ketika melihat wajah lelahnya, walau senyum selalu terpantri diwajahnya yang berlapis make-up tipis, Taehyung sangat tahu bahwa istrinya begitu kelelahan. Ia tidak mengharapkan adanya pesta dimalam hari namun sanak saudaranya malah memaksa hingga mau tidak mau Taehyung membuatnya tak kalah meriahnya seperti pesta pernikahannya.

Taehyung dengan tuxode biru dan kemeja putih serta dasi kupu - kupu yang berwarna merah membuat penampilan pria itu terlihat gagah dan berwibawa. Berani bersumpah bahwa Kim Taehyung kembali membuat beberapa wanita disana histeris dan berbisik - bisik mengangumi ketampanannya yang tidak semua orang bisa memilikinya. Tak hanya tampan, Taehyung dimasa mudanya sudah sukses membuatnya semakin sempurna dimata para kaum hawa yang menggilainya. Bahkan banyak yang kecewa sebab Taehyung menikahi wanita yang terlihat biasa - biasanya saja, mungkin hanya kecantikannya saja yang bisa diambil. Mereka mengira Taehyung akan menikahi super model atau anak dari salah satu koleganya. Memang Kim Taehyung adalah tipikal pria yang sulit ditebak.

“Kau nampak kelelahan sekali.” ujar Taehyung dengan bisikan tepat ditelinga sang istri. Tamu undangan datang berbondong - bondong untuk menghadiri acara meriah ini. Membuat keduanya tidak bisa merehatkan tubuh mereka walau sejenak.

“Aku tidak apa - apa. Kau tidak usah khawatir.” Taehyung hanya bisa mengangguk saja. Memaksa sang istri yang keras kepala seperti ini sia - sia saja karena memaksapun tidak akan mengubah semuanya. Irene akan tetap menyambut tamu sampai acaranya selesai.

“Hey brother,” seorang pria datang dengan wanita yang ia peluk posesif. Wanita itu terlihat begitu elegant dan menawan tak lupa juga dengan kecantikannya membuat siapa saja yang melihatnya pasti akan akan langsung jatuh hati namun harus digaris bawahi bahwa Kim Taehyung bukanlah tipikal lelaki yang semudah itu jatuh hati karena hatinya sudah untuk Irene dan hanya wanita itu.

“Aku tidak menyangkah kau datang jauh - jauh dari London. Kau bilang kau tidak akan datang tapi apa ini —,” Kim Jongin terkekeh mendengar lontaran sepupunya. Mana mungkin ia tidak datang diacara paling bersejarah dalam kehidupan sepupunya. Ayah dan ibunya saja datang, masa dirinya sendiri tidak.  Oh ya,  Jongin datang bersama dengan tunangannya — Kim Jennie.

“Sepupuku menikah. Mana mungkin aku tidak datang.” ujar Jongin seraya memeluk tubuh sepupunya. Menepuk punggungnya dengan bangga.

“Artinya kau membohongiku?” Jongin mengedikan bahunya acuh tak acuh.

“Ini istriku. ” Taehyung memperkenalkan Irene kepada sepupunya. Wanita itu mengulurkan tangannya kepada Jongin dan dibalas dengan senang hati oleh pria itu,

“Irene,” ujar Irene memperkenalkan dirinya.

“Aku bangga dengan sepupuku. Pilihanmu memang yang terbaik, Tae.” Taehyung tersenyum bangga mendengarnya. Tidak dapat dipungkiri juga bahwa pilihannya ini adalah yang terbaik. Secara fisik Irene adalah perpaduan yang cocok bila disandingkan dengan dirinya.

Irene lalu mengulurkan tangannya kepada Kim Jennie — wanita yang merupakan tunangan dari sepupu suaminya. Irene menyerngit, merasa dari tatapannya, Jennie seolah tidak menyukainya. Menelisik dirinya dari bawah sampai atas — menilai penampilannya lebih tepatnya. Lama menganggur diudara, akhirnya tangan Irene dibalas oleh wanita itu dengan enggan namun pasti, “Kim Jennie.” ujarnya seraya memaksakan senyumnya.

Time to Love [✓]Cerita yang bikin terobses. Temukan sekarang