Setiap tempat punya daya tarik sendiri untuk menarik orang-orang untuk datang atau bahkan tinggal ditempat itu. Tapi tanah kelahiran punya alasan yang lebih kuat untuk mengatakan bahwa kau tak perlu daya tarik untuk kembali. Seoul, korea selatan. Tanah kelahiranku 21 tahun yang lalu.
Namaku Jung Jaehyun, lahir 14 Februari, 21 tahun yang lalu. Aku terlahir sebagai putra pertama dari Jung Yoon Ho salah satu pemilik saham terbesar di Rumah Sakit Haneul dan dokter spesialis bedah terbaik dinegeri ini. Aku baru menginjakkan kakiku lagi di tanah kelahiranku setelah hampir 6 tahun tinggal di Amerika bersama dengan pamanku. Aku telah menyelesaikan gelar sarjana kedokteranku dan aku ingin kembali untuk menyegarkan pikiranku sementara waktu sebelum aku kembali menempuh pendidikan untuk gelar masterku di Amerika juga.
Aku terlahir didalam keluarga yang sangat bahagia dan penuh kasih sayang. Ayahku adalah kebanggaanku karena itulah aku memutuskan untuk mengikuti jejaknya menjadi seorang dokter. Ibunya seseorang berhati lembut yang sangat mencintaiku. Ibu mendidikku menjadi anak yang berbakti dan tahu bagaimana harus menjalani hidupku.
Tapi semuanya berubah ketika ada orang ketiga yang masuk ke dalam keluarga kami. Kepercayaan ayahku dan aku dipertaruhkan, ketika semua tuduhan menunjuk ibuku. Aku kecewa dan aku memutuskan untuk menolak ibuku dan bahkan memintanya pergi seperti yang ayahku lakukan. Perpisahan itu terjadi ketika aku berusia 8 tahun. Aku masih ingat air mata ibuku mengalir begitu deras dalam diam. Ibu tak pernah mencoba membela dirinya, ibu pergi dari hidupku dan ayah dalam kebisuan. Membiarkan kami terluka atas tuduhan yang sebenarnya tak pernah dilakukan ibuku.
Ketika usiaku 14 tahun, tepatnya 6 tahun setelah perpisahan itu. Ayah dan aku akhirnya tahu bahwa ibuku sama sekali tak bersalah. Ibu hanya dituduh berselingkuh agar ibu tiriku (wanita yang dinikahi ayahku 1 tahun setelah perceraiannya, Jung Soo Yeon) bisa menikahi ayahku. Ayah dan aku marah dan kecewa tapi saat itu kami hanya ingin ibu kembali. Kami mencari ibu dan berharap ibu memaafkan kami. Kami menemukan ibu tapi ibu telah menikah kembali dan hidup bahagia. Ketika itu, aku hanya menginginkan ibuku. Aku tak mau pulang dan ingin tinggal bersama ibuku, tapi ayah marah besar, ayah melampiaskan kekecewaannya karena ibu tak mau kembali Dengan menyeretku pulang. Aku meronta hingga tanpa sengaja aku berlari ke jalanan dan tanpa aku sadari adikku mengejarku dan kami akhirnya kecelakaan.
Itu adalah ingatan terakhirku tentang ibu. Setelah aku sembuh, ayah tak pernah mau membicarakan ibu denganku dan bahkan melarangku mencari ibu lagi. Hidupku terasa hampa, penyesalanku pada ibuku tak akan pernah berakhir. Aku ingin meminta maaf dan memeluknya dengan hangat. Mengatakan padanya betapa aku sangat mencintainya dan menyesal telah melanggar janjiku. Janjiku untuk menjadi anak yang baik, mengambil keputusan dengan penuh pertimbangan dan tidak mudah percaya pada ucapan orang lain. Dan kini, aku kembali untuk ibuku. Aku kembali untuk bertemu dengan ibu dan memeluknya. Aku mencintaimu omma.
***
"Selamat datang di rumahmu Jung Jaehyun", oh betapa aku sangat merindukan rumah dan juga pelukkan hangat dari ayahku. Ayah terlihat semakin tua dan juga kelelahan. Ayah pasti sangat sibuk di rumah sakit sementara ibu tiriku bersenang-senang dirumah.
"aku merindukanmu nak", ayah memelukku begitu erat dan aku bisa merasakan betapa rindunya ayah padaku.
"aku juga ayah... aku merindukanmu",
"kau tumbuh begitu baik nak... lihatlah betapa tampannya dirimu", aku ingin sekali mengatakan jika aku tumbuh dengan baik karena kasih sayang ayah dan ibu tapi aku tahu ayah masih tak mau membicarakan ibu. Aku tahu jauh didalam hatinya, ayah masih sangat mencintai ibu. Ketika ayah tahu ibu sebenarnya tak bersalah, penyesalan sangat menghantuinya. Tapi kecemburuannya setelah tahu ibu menikah lagi membuatnya seolah menutup mata. Ayah marah dan lupa bahwa dia lah yang menyakiti ibu hingga ibu memilih menikah lagi. Ayah tak pernah berfikir bahwa ibuku juga berhak bahagia bersama orang yang mencintainya. Keangkuhannya juga membuat ayah buta dan tak peduli dengan pendapatku, ayah tak mau menceraikan ibu tiriku meski tahu semua hal jahat yang telah dia perbuat. Tapi aku juga tahu jika ayah memikirkan ji sung, adikku yang paling kecil. Dia adikku dari pernikahan ayah dan ibu tiriku.

KAMU SEDANG MEMBACA
Everything For You
FanfictionAku tahu segalanya tentangmu tapi aku takut kau akan membenciku jika kau tahu semuanya -Jung Jaehyun Hidupku penuh Kemalangan sejak orang tuaku pergi tapi aku mendapatkan kebahagiaan ketika kau datang.... bahkan meski kau hanya orang asing dalam hid...