34

6.2K 236 0
                                        

1 minggu kemudian~

Drtt...Drtt...Drt...

Aleya mengerjapkan matanya saat cahaya matahari menembus jendela kamarnya.

Ia meraba raba nakas disampingnya untuk meraih handphone-nya yang bergetar. Ia mencoba mengumpulkan nyawa untuk membaca id penelfon.

Jeisha.

Dengan segera Aleya menggeser tombol hijau.

"Halo?"

"Ck dasar kebo!buruan turun gua dibawah nih"

"Hah?maksud lu?"Tanya Aleya bingung.

"Dasar lemot!gua udah di rumah Grandma lu Aleyaraaa!!!"

"WHAT THE-

Aleya membanting ponselnya kesegala arah dengan sigap ia mengambil handuk dan segera membersihkan diri.

•••
"Heh sepupu jelek!Jam segini baru bangun!"Ketus Dion. Gilang yang juga ikut mengantar perjalanan kesini melempar Kripik yang ia makan.

"Kaya lu udah bangun dari tadi aja si gembel!!" Dion meringis malu karena ucapan Sepupu laknatnya ini.

Saat ini Aleya memakai Celana training dengan baju berwarna pink tua dengan rambut yang ia gulung menyisahkan beberapa helai anak rambut.

"Aleyaa tau gak si gua nungguin lu sampe lumutan!"Ucap Meli sambil cemberut. Aleya mendengus.

"Salah kalian sendiri gabilang bilang gue kalo mau kesini"

"Kan biar suprise gitu"Celetuk Jeisha.

"Suprise mbahmu!"Omel Naya sambil memainkan handphone-nya.

"Lu tau gaksi ya?Beberapa hari ini Naya chattingan terus ama si Arka"Ceplos Meli. Naya menggeram kesal.

"Brisik nene gayung"

"Hah?serius?dulu aja gamau katanya ilfiel"Goda Aleya sambil tersenyum meledek.

"Ih kan dulu"Kesal Naya.

"Oh dulu toh mbaknya"Lanjut Jeisha.

"Halah udah dasar cewek kalo lagi ngumpul ngomongin cowoknya mulu"Ucap Gilang tiba tiba.

"Yee bilang aja lu sirik!pengen diomongin juga kan?!Dasar getok lindri"Omel Meli.

"Dasar mbah gayung"

"Nenek gayung somplak"

"Shitt!!Pagi pagi rumah gua udah kedatengan Gengster"Pekik Dion sambil mengacak rambutnya frustasi.

"Apa lu bilang hah?!"Ucap Meli dan Gilang bersamaan.

"Ekhm gila tenggorokan gua ada kecoanya" Meli dan Gilang langsung menatap Naya yang sedang mengelus elus tenggorokannya.

Naya yang merasakan hawa tidak enak langsung menunjukkan gigi putihnya lalu lari menuju dapur.

•••
"Halo?Gimana Ar?"

"Halo Kev,ini gua udah sampai di depan rumah Nyonya besar Jorge kayaknya orang ada papannya. Jadi kebetulan besar Aleya ada disini"

"Oke bagus. Nanti kita nyusul ke sana sekarang lu balik takut ketauan sama orang orang disana"

Tut.

Mobil Fortuner hitam pergi melaju meninggalkan kediaman Nyonya besar Jorge.

"Gimana keadaan Alvin tante?"

"Dia koma. Tante gak tau sampai kapan"Ucap Mama-nya Alvin terisak.

"Keberadaan Aleya belom dapet kabar?"Tanya Bryan frustasi.

PLAYBOYSHIT~Tempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang