Apa gue harus jadi prudential?
Biar always standing and always listening?
-ARNOLD MILKAGANA-
-o0o-
Semua pasukan Oscar yang ikut serta dalam pertandingan basket sudah bersiap-siap di halaman sekolah.Setiap pasukan hanya beranggotakan 4 orang saja sesuai dengan ketentuan yang telah di tetapkan Reynold.Ternyata banyak juga murid-murid Kartika Abadi yang datang pagi ini.Apa hanya karena ingin melihat cowok cool main basket saja? Huum,rasanya iya.
"Nold,lo beli aqua dulu deh di pak Abdul.Satu kardus buat tim yang main,terus beli makanan kecil juga.Uangnya pake uang lo dulu ya,ntar gue tuker pake kas Oscar." Ujar Dio agar Arnold bergegas membelikan beberapa makanan dan minuman untuk tim yang bermain.Arnold mengangguk paham dan langsung bergegas menancap gas menuruti ucapan Dio.
"Emm,yang lain langsung aja ke SMA Rajawali.Tempatnya di lapangan basket utama," lanjut Dio lagi.
"Oke,"
"Ashiap!"
"Ocekai zeyeng!"
Banyak sekali murid yang bubar dari kerumunan.Mereka langsung bergegas menuju SMA Rajawali.Ada yang naik motor,naik mobil mereka,bahkan ada yang hanya memilih untuk berjalan kaki saja karena jarak nya hanya beberapa meter dari Kartika Abadi.
"Jersey kamu bolong ogeb!" Itu suara khas Vino.Ia berjalan menuju Dio yang sedang membenarkan tali sepatunya.Memang benar ucapan Vino kalau jersey yang dikenakan Dio bolong di bagian punggung nya.
"Mana?" Ucap Dio singkat sambil meneliti di bagian manakah yang bolong."Itu di belakang mamank,bolong tuh jadi seksi!" Ujar Vino lagi sambil tertawa terbahak-bahak melihat reaksi Dio yang kebingungan.Apakah ini memalukan? Rasanya tidak haha.
"Seksi-seksi ndul mu!"
"Abwang Dio memang seksi,seksi semuanya pokok nya dari atas sampai bawah duh,bahenol,bahenol,bahenol yeayy!" Goda Vino sambil menari ala cute girl.
"DIEM PALA PEANG! Gimana nih terus baju gue? Masa pake kaos item gue?" Bingung Dio sambil menggaruk-garuk kepalanya.
"Oh tenang saja babang Dio.Ambil aja di Markas nya anak-anak basket.Kan banyak jersey disana.Yah,terus anak-anak lain suruh ganti baju lagi," ujar Vino.
"Repot.Mending gini aja deh,jersey bagus nggak menentukan tim buat menang kan? Yang penting gentle!" Bantah Dio.
"Gentle mannnn!!" Sahut Arnold yang baru datang dengan beberapa kardus mineral di tangannya.Arnold yang penurut.Disuruh apa-apa selalu mau melakukan."Aku lelah abang Dio," lanjut Arnold yang kemudian terkapar begitu saja di lantai.
"Cowok gentle banyak ngeluh dasar lemah!" Ketus Dio.Arnold langsung bangkit lagi dan menggerak-gerakkan badannya seperti sedang pemanasan."Oh tidak jadi capek deh Arnold,nih semangat lagi mang!" Ucap Arnold.
-o0o-
Tari menunggu angkot yang sama sekali tidak lewat.30 menit lagi pertandingan akan dimulai.Tari tidak mau terlambat datang kesana.Ia harus mendukung Dio,memberikan dia semangat agar mereka bisa bersama lagi.Sesempatnya,ia langsung meraih ponsel di saku celana jeans nya.Ojek online salah satu jalan keluarnya untuk bisa pergi ke SMA Rajawali.
Tak lama kemudian,driver ojol itu datang dan menancap gas menuju tempat yang akan di tuju.Sesampainya di SMA Rajawali,terlihat tim Kartika Abadi sudah bersiap-siap di pinggir tribun untuk bertanding.Bahkan,wasit juga sudah meniup peluit nya untuk mengawali pertandingan.
KAMU SEDANG MEMBACA
END OF SADNESS [ON GOING]
Teen Fiction-HARAP FOLLOW DULU SEBELUM BACA- (Dilarang copast🚫) Mengira bahwa Dio adalah Monster abadi di sekolah,membuat banyak orang menjauh darinya.Namun,sebuah tarikan bermunculan saat pria tersebut tiba-tiba bersikap lembut.Dengan paras yang memukau kaum...
![END OF SADNESS [ON GOING]](https://img.wattpad.com/cover/156699456-64-k901008.jpg)