48.SPARKLES

300 15 0
                                        

You know i want you
I'ts not a secret i try to hide
I know you want me
Please don't keep saying our hands are tied
You claim it's not in the cards
But you not able to be
Just you and me within this wall
And you go to not outside
And we go able to be
Just you not after all
What if we rewrite the star's
Say you were made to be mine
Nothing can keep us apart
You be the one i was mine to fine
It's not up to you
It's not up to me

🎶Rewrite The Stars🎶

[]JANGAN LUPA FOLLOW,VOTE DAN KOMENTAR.INGAT,HATI BOLEH SEPI,KOLOM KOMENTAR JANGAN HEUHEU❤

48.SPARKLES

"Untuk siswa-siswi kelas dua belas saat ini,harus taat pada peraturan yang sudah ada," ucap Pak Mitro pada saat upacara berlangsung.Pak Mitra ini,selalu membuat para siswa mengeluh ketika Pak Mitro mendapat tugas untuk menjadi pembina upacara.Karena beliau selalu bicara panjang lebar,sampai matahari meneteskan apinya.

"TIDAK BOLEH YANG NAMANYA GENG GENG LAGI APA ITU,HARUS FOKUS BELAJAR SUPAYA MENJADI ALMAMATER KARTAB YANG HEBAT DAN SUKSES.ITU BUAT PARA LELAKI YANG DI POJOK ITU,ENGGAK USAH MAIN-MAIN LAGI.ENGGAK USAH BOLOS DI ROOFTOP.MULAI SAAT INI,PINTU MENUJU ROOFTOP AKAN DIGEMBOK!" Lanjutnya,sambil menunjuk-nunjuk anggota OSCAR yang berbaris di pojokan.Memilih tempat yang di penuhi oleh pepohonan supaya tidak terkena terik matahari.Alamak,pake sunscreen dong bang.

"ENGGAK USAH PACARAN.PUTUSIN SAJA PACAR KALIAN ITU.BUAT KALIAN ENGGAK FOKUS PELAJARAN SAJA.PAHAM ANAK-ANAK SAYA TERCINTA?" ujar Pak Mitro lagi,wajahnya terlihat kinclong karena terpantul cahaya dari atas mimbar.

"PAHAM PAK..."

"SIAP PAHAM!"

"HAMPA PAK,"

"Kasihan pacar gue lah,enggak salah apa-apa gue putusin.Jangan-jangan pengin diembat sama pak Mitro!" Ujar Vino.

"Yeee fitnah lo Vin.Sama orang tua juga,ntar kuburan lo dipenuhin sama jenggot nya pak Mitro tahu rasa," ucap Arnold yang berbaris di belakang Vino.

"Biarin aja,entar gue cukur sekalian.Kan lumayan lah pak Mitro enggak bayar," kata Vino lalu beranjak membolos dari upacara.Ia memberanikan dirinya untuk membolos ke kamar mandi.Dan pastinya,dia tidak sendirian.Ada Dio,Arnold,dan Ganang bersamanya.

"Bolos mana nih? Kantin pernah,Rooftop sering,toilet cowok sering,yang belum..." ucap Arnold sambil berpikir lagi.

"TOILET CEWEK!" Jawab mereka bertiga serempak,lalu terbahak-bahak dengan keanehannya sendiri.

Mereka lalu melesat ke arah koridor A untuk meraih markas bolos terbarunya.Suasana kini,masih sangat sepi.Hanya ada suara gerakan menyapu pak Darat.Tukang kebun legendaris KARTIKA ABADI yang betah sebetah betahnya dibetahin sama mbak Melati.

Mereka berdiri berhadapan di depan cermin full body yang biasa digunakan para siswi untuk bercermin.

Tibalah beberapa menit kemudian,terdengar suara siswi-siswi yang sedang berjalan ke arah toilet.Namun,apa daya karena Dio,Vino,Arnold dan Ganang masih berada di dalamnya.Hingga suara decitan pintu terdengar.

Cuitt..

"AAAAAAAAA!" Jerita semua siswi yang hendak berganti pakaian untuk jam olahraga mereka.

"PAK MADIIIII,INI ADA ANAK BOLOS PAK!" Seru salah satu siswi.

"IYA NIH PAK,DIO GANTENG ROMANTIS COOL BADAI MEMBAHANA DEKAKA!!!"

Vino menepuk dahinya.Ia langsung memberi kode pada kawanannya untuk segera keluar dari toilet berlogo wanita.

"KABUR GANNNNNNN!" Jerit Ganang,lalu disusul ketiganya untuk kabur keluar dari jeruji besi para wanita.

END OF SADNESS [ON GOING]Cerita yang bikin terobses. Temukan sekarang