20.BALASAN DARINYA

489 14 5
                                        

Cukup isi lah amunisi itu,sampai dia mulai menata kembali sasaran yang akan ia jaga.Bukankah begitu lebih menyenangkan? Ketimbang meninggalkan seseorang di perantauan halusinasi?

-TariFathma-

○○○

Folkafe

Aroma cappuccino menyerbak hingga merasuk ke dalam indra pernafasan.Dentingan musik melo yang melantun,membuat satu nyawa yang hinggap di pojok ruangan melamun dan berusaha meredakan pikiran kacau saat ini.Sendiri,menata hari yang sepi,meragukan imajinasi yang kini tidak dapat terkendali.Berulang kali ia mengecek ponselnya.Bahkan,sangat berharap bahwa seseorang akan memberikan kabar baik untuknya.

Tari mulai menekan-nekan layar nya.Mengetikkan sesuatu di dalamnya yang tak seorang pun tahu apa isi di dalamnya.

Tuttt...tuttt

Tersambung.Senyum Tari melunglai saat ini.Merasa bahwa sebuah keajaiban abadi akan datang dari seseorang yang sudah terkhianati.Suara serak seorang laki-laki terdengar jelas di telinganya.Berusaha jika Tari tidak akan gerogi saat itu,ia langsung menancap gas untuk membalasnya.

"Halo.."

"Hai,apa kabar?"

"Gue kenal sama suara ini."

"Iya,udah pasti.Gue kangen,lo dimana?"

"Angkasa." Jawabnya singkat sampai muka Tari benar-benar memerah.

"Gue serius Dio."

"Gue hilang dari kenyataan Tari,gue capek,gue nggak tahu harus gimana lagi sekarang."

"Maaf,semua ini salah gue."

"Bukan salah lo,Tari.Gue pergi karena ada hal penting yang harus gue kerjakan.Gue nggak ada niatan buat marah sama lo."

"Beneran? Gue takut Dio."

"Bener sayang."

"Yaudah,gue lega sekarang.Tapi,urusan penting apa sampai lo harus buru-buru pergi ke luar negeri?"

"Ada pokoknya.Lo jaga diri ya di sana,jangan lupa makan,minum,belajar,olahraga,dan sholat.Gue sayang sama lo,Tari.Bahkan,gue kepikiran lo terus saat ini.Kalo ada orang jahat dengerin aja kata-kata Dilan.Jangan bilang ada yang menyakitimu,nanti orang itu akan hilang.Paham nona?"

"Hahaha,iya tuan!dasar pecandu gombalan nya Dilan,ya?"

"Bukan.Gue cuma ingin berusaha bikin lo bahagia dan cinta sama gue."

"Gue udah bahagia dan cinta sama lo,Dio.Kan udah pacaran,masa udah pacaran tapi nggak ada inisiatif untuk mencintai?"

"Itu Vino,hahaha.Oh iya,lo lagi sama Vino?"

"Enggak,2 hari yang lalu.Gue ke bandara sama si Vino nyariin lo.Sampai gue bolos sekolah."

"Beneran? Kenapa lo bisa tahu gue pergi?"

"Gue dateng ke rumah lo,terus satpam bilang kalo lo udah pergi satu jam yang lalu.Gue syok banget waktu itu,gue takut kehilangan lo."

END OF SADNESS [ON GOING]Cerita yang bikin terobses. Temukan sekarang