Stay safe ya semuanya,nggak usah keluar rumah kalo ga penting,mending baca wattpad aja ya😁
Oh iya,fyi sekarang itu lagi ribut tentang novel pdf itu.Jadi,buat kalian atau temen-temen kalian yang masih nyebarin novel bentuk pdf itu tolong dihentikan ya.Karena ini merugikan penerbit juga penulisnya.So thanks bgt buat kalian yang gak nyebarin broadcast itu,love u all.Mendingan baca wattpad atau novel di google play book aja ya soalnya udah dijamin LEGAL xixi♥️
>>Vote&comment jangan lupa ya♥️
-o0o-
Masih di malam itu,Tari belum juga sadar meskipun sudah melewati beberapa jam.Sonya pergi pulang kerumahnya untuk mengambil beberapa pakaian ganti untuk Tari.Sedangkan dirumah sakit sekarang hanya terdapat Dio dan Vino yang terduduk di koridor.Dokter bilang kalau Tari kehabisan banyak darah.Dan kabar buruk lainnya adalah,golongan darah Tari sangat langka (A-).
Bagaimana darah Sonya? Kenapa mamanya nggak donorin?
Darah Sonya dan darah Tari itu beda.Tari membawa gen dari papanya yang kini entah dimana keberadaannya.Sedangkan Dio juga berbeda golongan darah.Akan sulit untuk menggabungkan darah yang memang pada aslinya berbeda.Itu semua akan membahayakan nyawa Tari sendiri.
"Ke kantin kuy,"
"Ayolah Yo,Lo nggak harus sedih terus gini.Gue yakin,Tari itu kuat dan dia bakalan sembuh." Ujar Vino.
"Nggak tega gue liatnya Vin,"
"Semuanya udah takdir Yo," kata Vino lagi. "Mendingan,Lo makan dulu gih.Ayo ke kantin sama gue," Vino langsung menarik tangan Dio.Dengan malas,Dio menuruti saja ajakan Vino.
Untung saja kantin di bangsal rumah sakit ini buka 24 jam meskipun makanannya terlihat seperti makanan orang yang sedang sakit.Hanya ada bubur,sup ayam,dan beberapa salad sayur yang terlihat tidak enak dimakan oleh orang yang sehat.Hanya dua gelas teh hangat dan satu mangkuk sup ayam lengkap dengan nasi untuk Vino.Dio bahkan ogah-ogahan makan-makanan yang tidak begitu ia sukai.
"Lo beneran kaga mau makan? Enak lho!"
"Ogah," Vino mendenguskan nafasnya.Salah siapa jadi orang ngeyel banget disuruh makan.Dari pagi pun Dio belum sarapan.
"Terserah lu deh,kalau laper ntar tengah malem rasain aja." Ujar Vino lalu melanjutkan menikmati makanannya.
"Gue udah kebal ya asal Lo tau,"
"Heleh sok-sok an Lo,Yo." Kata Vino.
"Emang gitu realita nya,"
-o0o-
Group Chat
Ciwi-ciwi cantik & para buaya
Tasya : Gue takut nih guys
Mega : Takut napa lu
Mega : Marahin bapak lagi?
Arnoldtampan : Ngapa lu Sya?
Tasya : Marahin bapak mbah lu Meg!
Gue khawatir soal Tari
Mega : Yah,lu kaga ke rumahsakit?
Tasya : Gue ditinggal Vino anjir
Arnoldtampan : tega lu bre @aldebragans
Mega : jahat Lo kutil kerbau @aldebragans
Dio meneguk teh hangatnya sambil membaca celotehan teman-temannya di Group Chat.Ia tidak lagi kaget kalau memang Vino itu suka tergesa-gesa.Tapi,Tasya juga suka ngaret sih.Intinya dua-duanya salah deh.
KAMU SEDANG MEMBACA
END OF SADNESS [ON GOING]
Teen Fiction-HARAP FOLLOW DULU SEBELUM BACA- (Dilarang copast🚫) Mengira bahwa Dio adalah Monster abadi di sekolah,membuat banyak orang menjauh darinya.Namun,sebuah tarikan bermunculan saat pria tersebut tiba-tiba bersikap lembut.Dengan paras yang memukau kaum...
![END OF SADNESS [ON GOING]](https://img.wattpad.com/cover/156699456-64-k901008.jpg)