17

177 7 0
                                        

~Terkadang luka membuat orang lupa artinya cinta~ Noel.

☆☆☆

"Emang kenapa?" Tanya Noel.

"Gue males ngeladenin fans lo." Ucap Ray seraya meninggalkan Noel.

Noel hanya bisa menatap punggung Ray yang semakin lama semakin menghilang dari pandangannya.

Lain halnya dengan Noel, Ray malah bertabrakan dengan seseorang.

"Eh, sorry." Ucap Ray seraya membersihkan bagian belakang roknya.
Sosok itu mendongakkan kepalanya. "Nathan." Ucap Ray lirih. Tak terasa sebutir air mata sudah lolos dari mata indahnya.

Setelah sosok itu berdiri, dia kaget." Loh, kenapa nangis mbak? Sakit ya?" Tanya sosok itu.

"Nathan!" Ucap Ray seraya menubruk tubuh sosok lelaki itu.

"Eh! Mbak, saya Fathan bukan Nathan." Ucap Fathan.

Fathan merasa kasihan melihat Ray dan akhirnya dia membalas pelukan Ray.

Ternyata ada seseorang yang mengamati kejadian itu, dia Noel. Hatinya terasa sakit dan dia baru merasakannya kali ini.

"Kalo itu buat lo bahagia, gue bakal jauhin lo." Gumam Noel.

Noel langsung meninggalkan Ray dan sosok lain itu dengan hati yang teramat sakit.

Setelah Noel pergi, Ray langsung melonggarkan pelukannya. "Eh, sorry." Ucap Ray. Tiba-tiba bayangan Noel melintas dipikirannya, dia merasa tidak enak kepada Noel.

"Santai aja. Gue Fathan." Ucapnya sambil mengulurkan tangannya.

"Rayna, panggil aja Ray." Sahut Ray seraya menjabat tangan Fathan.

"Emmm, ruang kepala sekolah di mana ya?" Tanya Fathan.

"Oh, gue anter aja gimana?" Ucap Ray. Fathan hanya mengangguk setuju dan mengikuti gadis di depannya.

'Cantik,' batin Fathan. Fathan mengulum senyumya melihat Ray yang sangat baik padanya apa lagi saat melihat senyum manis dari Ray.

Setelah mengantar Fathan ke ruang kepala sekolah, Ray berniat untuk kembali ke kelasnya, tapi ada satu pemandangan yang membuat hatinya memanas. Dia melihat Noel dan Sely yang sedang berangkulan.

Ray merasa hatinya sakit, tak terasa pipinya menghangat oleh air mata. Dengan penuh kekuatan Ray berlari menjauhi kedua sosok itu.

♡♡♡

"Thanks, udah bantuin gue." Ucap Sely.Noel hanya bergumam, Sely hanya tersenyum masam mendengar jawaban Noel yang tidak lagi sama dengan dulu.

"Gue balik dulu." Ucap Noel seraya menutuo pintu UKS. Dia baru saja menolong Sely, karena kaki Sely terkilir dan itu gara-gara Noel. Jadi dia harus tanggung jawab atas perbuatannya.

Di perjalanan menuju kelasnya, dia masih memikirkan kejadian Ray tadi.

Apa dia sanggup jauh dengan Ray? Pasti tidak. Tapi Noel sudah membulatkan tekad untuk menjauhi Ray dan mungkin ia ingin membatalkan perjodohan mereka.

Rayna(Completed)Tempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang