Siwon menutup pintu rumahnya dan menuntun adiknya untuk duduk di kursi teras rumahnya. Tidak ada alasan lain selain Siwon yang hanya mencari aman karena tidak mau kalau sampai Taehyung melihat kedatangan adiknya. Keadaan Taehyung sedang buruk jadi Siwon tidak berani ambil risiko.
"Jadi apa maksud kedatangan mu ke sini?" Pandangan mata Siwon cukup tajam memperhatikan tingkah adiknya yang sama sekali tidak merasa bersalah.
Bahkan Siwon lebih melihat tatapan menantang dibandingkan dengan tatapan penuh dengan kesalahan. Entah apa yang ada di pikiran adiknya tapi itu cukup membuat Siwon takut.
"Kak Siwon tidak ingin mengucapkan sesuatu? Terima kasih misalnya?"
Raut kekhawatiran Siwon berubah dirinya bahkan tanpa sadar menekan giginya dengan kuat, kesal minta ampun menghadapi Kibum yang kini sudah tersenyum layaknya seorang psykopat yang ingin melukai targetnya.
Siwon berdecak menatap lawan bicaranya dengan remeh, mengabaikan jantungnya yang berpacu agak cepat menerima tatapan mengerikan itu.
"Aku rasa aku tidak perlu berterima kasih kepada orang yang sudah membuat kehidupan ku kacau seperti sekarang ini!"
Wajah Kibum berubah datar ketika Siwon melawannya, Kibum tidak terima rencananya di anggap mengacau seperti yang di pikirkan sang kakak.
"Apanya yang kacau, aku sudah berbaik hati memberhentikan mu bekerja hanya untuk fokus kepada anak itu, jika itu soal biaya aku yang akan menanggung nya selama hasil tes belum keluar."
Oh, ayolah Kibum merasa dirinya kurang baik apa kepada Siwon hingga membuat Kakaknya itu menyalahkan kehendaknya.
"Kau memang yang harus menanggungnya, Kau penyebab kenapa ada pembengkakan di pembuluh darah di otaknya!"
Siwon membentak membuat Kibum seketika diam, wajahnya tidak banyak berekspresi. "Apa maksudnya? Aku salah apa memangnya?" Tanya Kibum santai.
Sedangkan Siwon sudah mati-matian menahan amarahnya. Kalau saja Siwon tidak ingat yang di hadapannya ini masih berstatus adik kandungnya mungkin Kibum sekarang sudah di larikan ke rumah sakit karena Siwon pasti sudah menghabisi nya.
"Apa maksud kedatanganmu?"
Siwon mengalihkan pembicaraan agar emosinya mereda, biacara dengan Kibum sejak dulu pasti saja akan berakhir dengan perdebatan dan Siwon sudah terlalu hafal soal itu, tapi tidak dengan Kibum yang masih penasaran dengan ucapan Siwon seolah baginya kemarahan Siwon bukanlah hal besar baginya.
"Kak, aku salah apa?" Kibum kembali bertanya, rupanya anak itu masih penasaran dengan perkataan Siwon, raut mukanya bahkan kembali normal sama seperti saat dia datang.
"Lupakan, dan pergi dari sini secepatnya!"
Siwon beranjak, lalu masuk ke dalam rumahnya tanpa mempedulikan Kibum yang masih duduk di teras rumah nya. Siwon bahkan mengunci pintunya dan pergi ke kamar Taehyung untuk memeriksa anak itu.
...
Sesaat Siwon mencoba menenangkan dirinya dengan meminum air putih dengan banyak, memikirkan Kibum hanya akan membuatnya emosi saja.
Siwon lalu melirik ke dapur dimana peralatan masak membuatnya mengingat sesuatu.
Taehyung nya belum makan siang, dan niatnya meninggalkan anak itu adalah untuk membuat makan siang, Siwon mendesah merasa bersalah kepada Taehyung. Siwon akhirnya memutuskan untuk melihat keadaan Taehyung di bandingkan harus bergelut dengan peralatan dapur.
Siwon masuk kedalam kamar Taehyung dan menemukan Adiknya itu terduduk di samping ranjang dengan kekacauan di sekitarnya.
"Tae!"
KAMU SEDANG MEMBACA
Fall For You
FanficTaehyung bayi kecil yang harus terbuang karena suatu hal yang terjadi dengan kedua orang tuanya, mengantarkannya bertemu seorang pria yang memiliki hati bak malaikat. takdir begitu manis berjalan, hingga ketika saat petaka itu datang tak seorangpun...
