Part 10

183 47 3
                                        

Selamat membaca....

Motor Justin baru saja berhenti di halaman parkir SMA Nusantara, laki-laki itu baru saja melepas helmnya. Sementara gadis yang ia bonceng sudah melepas helmnya dan masih sibuk merapikan rambutnya. Justin berdiri dari motornya kemudian meraih tangan Queen dan menggandengnya masuk ke dalam sekolah.

Pemandangan keduanya berjalan bersama bukan hal baru lagi di SMA Nusantara. Pasangan kaya raya satu ini sudah dikenal oleh seluruh siswa bahkan guru. Dua anak pemilik yayasan SMA Nusantara itu sudah terbiasa mengumbar hubungan mereka karena tak mau kejadian yang lama terulang lagi.

"Liat Karin nggak tadi? Gila, caper banget."

"Emang dasarnya geng mereka itu tukang cari perhatian, dikasihanin gimanapun juga percuma."

"Gila, lo lihat nggak anak baru itu juga nempel-nempel sama Andre."

"Mereka ngarep jadi primadona sekolah?"

"Tapi bukannya Karin jadi nggak tau diri banget yah?"

Langkah Queen terhenti saat mendengar semua pembicaraan sekelompok siswi di ujung tangga. Mata gadis itu memicing tajam seolah bersiap mencabik-cabik mulut siswi-siswi itu. Gadis itu bahkan sudah melepas tautan tangannya pada tangan Justin.

"Biarin."

Ucapan Justin membuat Queen menoleh menatap laki-laki itu tak suka. Entah punya kekuatan apa sampai-sampai laki-laki itu selalu tau apa yang akan Queen lakukan hanya dengan melihat gerak-gerik gadis itu. Justin kembali menarik lengan Queen agar gadis itu berdiri sejajar dengannya.

"Jangan dilabrak, nanti gosipnya malah makin jadi," ucap Justin lagi, laki-laki itu berusaha sebaik mungkin memperingatkan Queen

Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.

"Jangan dilabrak, nanti gosipnya malah makin jadi," ucap Justin lagi, laki-laki itu berusaha sebaik mungkin memperingatkan Queen.

"Tapi mereka ngomongin temen-temen gue," kesal Queen.

"Bukan cuma lo yang denger, gue juga denger. Mending lo langsung ke kelas, kayanya ada yang nggak beres," jelas Justin.

Queen menghela nafas pelan, ia selalu kalah berdebat dengan Justin. Gadis itu mengangguk pelan kemudian menaiki anak tangga menuju kelasnya. Sementara Justin masih menatap punggung gadis itu sampai benar-benar hilang dari pandangannya.

Pandangan Justin kini beralih pada sekelompok siswi yang baru saja selamat dari cabikan Queen.

"Nggak tau malu banget emang!"

Justin melangkah mendekat, menatap satu persatu siswi itu. Ia masih mendengarkan dengan baik gosip yang sedang mereka bahas.

Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.
Who Are You? ✔️Cerita yang bikin terobses. Temukan sekarang