Patah Hati

9.7K 373 4
                                        

"Jika kamu di kecewakan dan dipatahkan maka bangkitlah, tetap tersenyum jadilah pribadi yang semakin kuat dan semakin baik hingga Mentari datang tuk menyinari hidupmu"






"Sebenarnya aku juga udah bosan sih sama Arkha dia mah pacarannya gak romantis kaya kamu Wa" Ujar wanita yang sedang duduk di bangku sana bersama seorang pria.

"Yaudah kalau gitu kamu putusin aja" senyum manis yang muncul dari bibir brengsek itu.

"Sialan" batin Arkhan.

Bughhhhhhh..

"Sialan yah lo berani- beraninya pegang- pegang pacar gue lo bangsat" pukul Arkha dengan emosi yang memuncak sampai Dewa pun tak berdaya dihadapanya yang sudah tergeletak kesakitan.

Dewa pun tersenyum sinis "sebelum lo ngatain gue bangsat sebaiknya lo tanya sama pacar lo itu dia lebih milih gue atau lo"

"Ahhhh gak usah banyak bacot lo"

"Arkha stopppp berhenti jangan pukul Dewa!!"
Aulia pun mendekat dan membantu Dewa berdiri.

"Gue udah gak sayang ataupun cinta lagi sama lo karena gue udah ada rasa sama Dewa dan sekarang kita gak ada apa-apa lagi kita putus"

Jleeeeeebbbb

Bagai tertusuk ribuan jarum, Arkhan tak mampu lagi berucap apapun dia hanya melihat Aulia dan Dewa yang pergi menjauh.

Lidahnya sudah tak mampu untuk malawan bahkan berucap dengan rahang mengeras dan tangan mengepal Arkha tidak bisa berbuat apapun. Semua nya sudah hancur semudah itukah Aulia mengatakan putus?

Arghhhhhhh Sialll!!

#*#*#*#*#*#*#*#*

Kriiiiiiiingggggggggg.....

Bel masuk berbunyi menandakan jam istirahat pertama telah usai. Dan semua murid harus kembali ke kelas untuk mengikuti pelajaran yang melelah kan seperti semula.

"Assalamualaikum anak-anak selamat siang"

" Siang bukk"

"Ra, ara hei bangun dong mam Agus udah masuk nih" Ujar Reva berusaha membangunkan ara yang masih tertidur pulas tanpa menghiraukan dunia.

"Ada apa itu diujung ribut-ribut hah?"

"Waduh enak sekali putri salju tidur disiang hari yah serasa tidur siang dikerajaan" seisi kelas berusaha menahan tawa agar tidak lepas yang akan menimbulkan masalah besar, yah seperti Ara sekarang ini sedang berada di masalah besar.

" Ara banguuunnnn!!!!!!"

" Ah, apa sudah siang yah?" Kejut ara dengan nyawa yang masih belum terkumpul. Eh kelepasan deh seisi kelas pun tertawa dengan keras.

"Diam!!"

"Ara sekerang juga kamu lari keliling lapangan depan 10 kali"

"Kapan mam sekarang? Yah mam kalau sekarang kan panas Ara gak kuat mam Ara kan bukan atlet lari"

"Iya Ara kamu memang bukan atlet lari tapi kelas ini bukan kerajaan yang kamu bisa tidur seenaknya di jam pelajaran saya, Cepat Atau saya tambah!!"

Matahari tampak bersemangat menyinari dunia pagi ini padahal baru jam 10.00 pagi tapi terik matahari tampak membuat keringat bercucuran di dahi dan leher Ara.

"Duh..hhh gue udah gak kuat" tunduk nya sambil memegang lutut.

"Nih Minum" tampak air mineral segar dari pegunungan yang ada manis-manisnya yaelah lebay.

"Ekh Bintang lo kok disini bukanya dikelas ada mam Agus yah?"

"Ya abisnya lo sih pakai dihukum segala gue kan jadi gak tega makanya izin ke toilet dan beliin lo minum"senyum tulus ala bintang terpancar manis .

Yah Bintang adalah teman Ara dari awal masuk mpls, Ara akui Bintang emang ganteng dan manis apalagi dia anak karate.

"maksih tang lo baik" senyum tulus Ara.

Flasback On*

"Siapa yang tidak memakai atribut lengkap semacam topi dan lain sebagainya siap-siap apalagi yang cowok!" Ucap galak senior didepan sana sepertinya sang ketos.

Ara menoleh ke anak laki-laki disamping nya nampak sedikit cemas walau tak terlalu terlihat Ara yakin anak ini gugup.

"Nih pakai" terpasang sebuah topi dikepala anak itu.

"Eh tapi ini kan punya lo nanti kalau.."

"Nama Aku Syifa Zahara Ardelli lo bisa panggil aku Ara"senyum manis ara pada anak itu tanpa ada ke khawatiran sedikit pun di wajahnya.

"Hey kamu ngapain senyum-senyum topi kamu mana" tanya senior wanita yang tampak mengerikan.

"Maaf, kak topi Ara ketinggalan di Asrama"

"Ayo maju sini kamu.."

"Dah semoga kita ketemu lagi yah"

Tak terasa lengkungan bibir tertarik ke atas sebuah senyuman kecil muncul dari Anak laki-laki itu "Lo baik cantik lagi...Ara"

Flasback off*

Dan entah keajaiban atau kebetulan Ara dan bintang pun satu kelas sekarang X.Mipa 3 yang menjadikan mereka dekat hingga salah satu dari mereka mempunyai rasa lebih dari sahabat entahlah hanya Ara dan Bintang saja yang tau.

"Sebab Gue sayang dan peduli sama lo"ucapya dalam hati.

*#*#*#*#*#*#*#*#*

——————————————————————————

Gimana suka gak sama ceritanya harapan aku sih pasti taulah kalian mah, nanti yah kita bucin nya nanti sabar dulu wkwkwk:v Jangan lupa like dan komen yah biar aku semangat!!!!!

K1N9 NINETEEN  [SELESAI]Cerita yang bikin terobses. Temukan sekarang