Mimi sudah bersiap untuk pergi ke kampus, sedangkan rendy sudah lebih dulu berangkat ke kantornya. Dengan pakaian yang luar biasa simple ditambah rambut sedikit lebih rapih dari biasanya, membuat kesan cantik natural dari mimi.
Sedikit demi sedikit mimi merubah gaya hidupnya. Tidak lain karna rendy. Ia terus mengajarkan mimi untuk menjadi lebih baik. Begitu pun mimi hanya bisa nurut pada rendy. Mimi fikir tidak ada yang lebih baik padanya selain rendy. Rendy selalu membelanya, selalu melindunginya. Tidak perduli siapapun yang mengusik mimi, dia akan membuat orang itu menyesal. Perlakuan nya yang memanjakan mimi, tidak pernah marah pada mimi dan selalu lembut pada mimi membuat hati mimi luluh dan selalu ingin membuat suaminya itu bahagia karnanya.
Mimi mengendarai mobilnya untuk pergi ke kampus. Ia memakai kacamata hitam untuk melindungi matanya dari pantulan sinar matahari.
Tidak lama akhirnya mimi berhenti di tempat parkiran kampus, mimi keluar dari mobil dan berjalan sambil membuka kacamatanya.
"Hei hei siapa dia. Bagaimana bisa orang ini berubah jadi seperti ini? Hahaa" sindy menghentikan langkah mimi
"Berhentilah berbicara. Aku sedang tidak ingin berdebat dengan setan" santai mimi membuat sindy kesetanan karna dibilang setan
"Hei! Apa kau bilang? Aku bukan setan! Kamu yang setan! Berubah-ubah kaya jin" teriak sindy membuat mimi menutup kupingnya sebelah dengan santai
"Apa aku harus baca ayat kursi agar setannya hilang?" tanya mimi mengalihkan pandangannya kearah sindy dengan penuh penekanan
"Kau!!!" sindy melayangkan tangannya berniat menampar mimi namun berhasil dihalang oleh seseorang
"Masih aja suka kekerasan!" ucap seseorang itu membuat sindy dan mimi bengong terheran2
"Kau.." sindy
Mimi hanya melihat orang itu tanpa bertanya atau mengucapkan kata2.
"Apa aku harus melaporkan ini kepada dosen mu? Ah sepertinya akan lebih seru kalau aku melaporkan ini kepada kepala yayasan" ujar orang itu dengan santai
"Apa ini? Kau membela madu mu?" tanya sindy terkekeh meremehkan orang itu
"Madu? Selain kampungan kau juga kurang pintar yaa. Kau harus lebih belajar lagi dalam mengucapkan sesuatu yang bahkan kamu gatau artinya" masih dengan santai orang itu berbicara pada sindy
"Waww, lihat ini. Wanita yang membela istri dari mantannya, hahaa" sindy tertawa menyebalkan
"Apa kau juga akan memberi ku uang setelah mengurusi hidupku?" kali ini orang itu berbicara penuh penekanan pada sindy
Ya, dia adalah Shella, mantan rendy. Dan mimi sama sekali tidak bereaksi bahkan sulit baginya untuk berkedip.
"Yang benar saja, kau membela orang ini. Kau tau dia sangat.." terpotong
"Pergilah, aku tidak ingin berbicara dengan orang yang tidak selevel dengan ku" santai shella yang membuat sindy benar2 kesal dan hanya bisa pergi meninggalkan mereka karna sindy tau siapa shella
Shella sangat disegani dan sedikit ditakuti oleh para mahasiswa dikampus. Ia benar2 sangat dingin. Ia hanya berbicara pada orang2 yang menurutnya penting. Dan tidak pernah menyapa pada siapapun termasuk pada dosen yang kerap kali berpapasan dengannya. Bagi shella, ia tidak perlu membuat orang lain menilai baik karna pencitraannya.
Mimi masih dengan posisinya yang terus memandang shella. Tanpa berniat berbicara pada shella.
"Aku tidak meminta kau untuk berterima kasih" ucap shella
"Aku juga tidak berniat untuk berterima kasih kepadamu. Jaga saja mulutmu, kau terlalu banyak bicara hari ini" ucap mimi dan langsung pergi sambil memasangkan kacamata hitam nya. Benar2 keren, shella yang mendapatkan julukan wanita populer dan sangat keren hari ini dikalahkan oleh mimi, karna mimi lebih keren dari nya
Shella melongo melihat tingkah mimi, bagaimana bisa mimi mengacuhkan shella. Apa mimi tidak ingin tau tentang mantan pacar suaminya itu, atau sekedar ingin tau kenapa shella membantunya tadi. Tapi mimi merasa ia tidak dibantu.
Mimi dengan acuh melenggang pergi, membuat shella penasaran dengan tingkah mimi.
"Sudah aku bilang, dia benar2 menarik" suara yang membuyarkan pandangan shella pada punggung mimi yang menjauh darinya
"Kau belum pergi?" tanya shella pada juan
"Aku sedang menyaksikan film. Benar2 luar biasa. Seorang mantan yang dicampakkan oleh istri mantannya. Uhh sangat memarik ceritanya" juan bertepuk tangan seraya salut dengan apa yang ia saksikan
"Pergilah!" shella tidak menggubris sepupunya yang menyebalkan itu, shella langsung pergi meninggalkan juan yang cengengesan
.
.
.
KAMU SEDANG MEMBACA
Crazy Wife
Roman d'amourMenjadi seorang istri dari pria yang kadar ketampanannya itu melebihi dewa. Bagaimana rasanya? . .
